Ngenes! Berjalan 14 Ribu Km Mencari Pasangan, Serigala Ini Ditemukan Mati

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 13 Februari 2020 | 10:35 WIB
Ngenes! Berjalan 14 Ribu Km Mencari Pasangan, Serigala Ini Ditemukan Mati
Serigala. [Shutterstock]

Suara.com - Seekor serigala betina yang hampir punah berusia 4 tahun yang berjalan sejauh 8.700 mil atau sekitar 14 ribu kilometer untuk mencari pasangan, ditemukan mati di California timur laut pada 5 Februari lalu.

Dikenal sebagai OR-54, serigala ini berjalan rata-rata sekitar 21 kilometer setiap hari, menyusuri perbatasan California dan Oregon. Matinya serigala ini diketahui dari kerah radio pada leher OR-54 berhenti berfungsi pada Desember lalu.

Menurut Wolf Management Update, hingga kini penyebab kematian masih belum diketahui.

"Kami sedang menyelidiki keadaan di sekitar lokasi kematian OR-54. Kami mengingatkan masyarakat bahwa membunuh serigala adalah kejahatan potensial dan dapat dikenakan hukuman serius termasuk penjara," tulis Departemen Ikan dan Satwa Liar California.

OR-54 merupakan anakan dari OR-7, serigala abu-abu kelahiran Oregon yang berjalan menuju selatan dan menghabiskan hari-harinya di wilayah California timur laut. Pada April 2013, serigala itu menemukan pasangan dan pulang ke Oregon dan membuat keluarga.

Departemen Ikan dan Satwa Liar Oregon memakaikan kerah pelacak pada anak serigala seberat 38 kilogram pada tahun 2017 sebelum serigala itu menyebrang ke California untuk pertama kalinya.

Serigala. [Shutterstock]
Serigala. [Shutterstock]

Serigala itu pun berkeliaran di Butte, Lassen, Modoc, Nevada, Plumas, Shasta, Sierra, Siskiyou, dan Tehama. Perjalanannya mewakili lokasi serigala paling selatan yang diketahui di negara bagian itu sejak serigala kembali ke California pada tahun 2011.

"Seperti ayahnya, serigala OR-7 yang terkenal datang ke California bertahun-tahun yang lalu, OR-54 adalah harapan yang menunjukkan bahwa serigala dapat kembali dan berkembang di sini. Kematiannya sangat menyedihkan, apapun penyebabnya," ucap Amaroq Weiss, seorang pendukung serigala Pantai Barat di Center for Biological Diversity, seperti dikutip dari IFL Science.

Canis lupus (genus mamalia yang terdiri dari sembilan spesies hewan karnivor yang isinya meliputi serigala, koyote, dan jackal) diburu hampir punah pada awal abad ke-20. Saat ini, populasi berkeliaran bebas di sembilan negara bagian Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Salah Minum Obat, 17 Bayi di Spanyol Derita Sindrom Manusia Serigala

Akibat Salah Minum Obat, 17 Bayi di Spanyol Derita Sindrom Manusia Serigala

Health | Rabu, 04 September 2019 | 18:41 WIB

Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus

Pejabat Pakistan Bertengkar Gara-gara Serigala Kurus

News | Jum'at, 26 Juli 2019 | 14:09 WIB

Masih Utuh, Kepala Serigala Berusia 40 Ribu Tahun Ditemukan di Rusia

Masih Utuh, Kepala Serigala Berusia 40 Ribu Tahun Ditemukan di Rusia

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:04 WIB

Di Luar Dugaan! Ditemukan Spesies Baru Evolusi DNA 3 Makhluk Sekaligus

Di Luar Dugaan! Ditemukan Spesies Baru Evolusi DNA 3 Makhluk Sekaligus

Tekno | Kamis, 03 Januari 2019 | 10:01 WIB

Bantai Kambing, Serigala Diburu dan Jantungnya Gantian Dilahap Warga Desa

Bantai Kambing, Serigala Diburu dan Jantungnya Gantian Dilahap Warga Desa

Lifestyle | Kamis, 20 Desember 2018 | 08:45 WIB

Terkini

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard

43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Juni 2026: Panen 5.000 Gems dan 150 Shard

Tekno | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:04 WIB

47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2

47 Kode Redeem FF Terbaru 13 Juni 2026: Panen 200 DM Gratis dan SG2

Tekno | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:51 WIB

3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet

3 HP AI Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026, Fitur Pintar Melimpah Buat Dana Mepet

Tekno | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:35 WIB

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:58 WIB

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:24 WIB

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:57 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:16 WIB

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:59 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:47 WIB