Astronom Temukan Oksigen di Galaksi Lain

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2020 | 06:15 WIB
Astronom Temukan Oksigen di Galaksi Lain
Ilustrasi Oksigen. [Shutterstock]

Suara.com - Para astronom berhasil menemukan molekul oksigen di galaksi lain, tepatnya di sebuah quasar yang dikenal sebagai Markarian 231.

Menurut data yang diterbitkan dalam jurnal The Astrophysical Journal, para astronom percaya bahwa keberadaan molekul oksigen di galaksi lain ini sangat berdampak pada dua hal penting.

Pertama, keberadaan molekul oksigen dapat dimanfaatkan untuk memahami seperti apa pergerakan gas di sekitar galaksi yang aktif dan terang. Karena elemen dan molekul bersinar pada panjang gelombang cahaya tertentu, hal itu dapat membantu para astronom melacak pergerakannya di luar angkasa.

Hal kedua, molekul oksigen bisa berfungsi sebagai pendingin bagi sebuah galaksi. Meskipun model penelitian yang lebih rinci masih harus dilakukan untuk menjelaskan bagaimana molekul oksigen tersebut bisa berada di sana.

Meski begitu, menurut astronom keberadaan molekul oksigen itu disebabkan karena adanya aliran material, yang diciptakan oleh interaksi gravitasi lubang hitam supermasif pada inti galaksi dengan nebula yang kaya molekul di cakram luar Markarian 231.

Keberadaan oksigen di luar angkasa pun bukanlah sesuatu yang baru. Di luar angkasa, oksigen dapat ditemukan dengan sendirinya. Namun, untuk bentuk molekulnya yaitu ketika dua atom oksigen bergabung, jarang ditemukan di luar angkasa.

Markarian 231. [Wikipedia]
Markarian 231. [Wikipedia]

Sebelumnya, para astronom pernah menemukan keberadaan molekul oksigen di dua nebula yaitu Rho dan Ophiuci. Tetapi, astronom belum pernah menemukannya pada objek sejauh Markarian 231 yang memiliki jarak sekitar 581 juta tahun cahaya dari Bumi.

Para astronom menemukan molekul oksigen pada Markarian 231 berkat jarak galaksi tersebut. Karena memiliki jarak yang cukup jauh, cahaya galaksi ini mengalami pergeseran merah. Setiap radiasi elektromagnetik yang dipancarkan dari Markarian 231 juga memiliki panjang gelombang yang sedikit lebih panjang.

Hal itu memungkinkan para astronom dapat mendeteksi molekul oksigen dengan menggunakan teleskop di Bumi milik Institut de Radioastronomie Millimétrique (IRAM), yang memiliki diameter 30 meter di Spanyol dan Northern Extended Millimeter Array Interferometer di Perancis. Kedua teleskop ini dapat mengamati emisi-emisi di alam semesta dalam cahaya milimeter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronom Tumbuhkan Selada di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Astronom Tumbuhkan Selada di Stasiun Luar Angkasa Internasional

Tekno | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:15 WIB

Waduh! Astronom Deteksi Ada Ledakan Besar di Lubang Hitam

Waduh! Astronom Deteksi Ada Ledakan Besar di Lubang Hitam

Tekno | Minggu, 01 Maret 2020 | 10:00 WIB

Astronom Berhasil Temukan Bulan Baru

Astronom Berhasil Temukan Bulan Baru

Tekno | Minggu, 01 Maret 2020 | 07:00 WIB

Binatang Mirip Cebong Ini Bisa Hidup Tanpa Oksigen

Binatang Mirip Cebong Ini Bisa Hidup Tanpa Oksigen

Tekno | Kamis, 27 Februari 2020 | 07:05 WIB

Astronom Temukan Eksoplanet dengan Waktu Orbit Terpendek

Astronom Temukan Eksoplanet dengan Waktu Orbit Terpendek

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 08:06 WIB

Pertama Kalinya Aurora Terdeteksi di Bintang Katai Merah

Pertama Kalinya Aurora Terdeteksi di Bintang Katai Merah

Tekno | Kamis, 20 Februari 2020 | 07:47 WIB

Terkini

Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!

Tips Libur Lebaran 2026 Makin Seru: Andalkan Redmi Note 15 Series, Anti Gagal Bikin Konten!

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:50 WIB

Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan

Vivo Y21 5G dan Y11 5G Resmi Meluncur, Baterai 6500mAh Tahan 5 Tahun dan Layar 120Hz Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:26 WIB

Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa

Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:52 WIB

Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026

Terpopuler: 6 HP Murah Sekelas Redmi 15, Update Harga HP Xiaomi di 2026

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap

6 HP Murah Alternatif Redmi 15, Punya Baterai Jumbo dan Fitur Lengkap

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:46 WIB

6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026

6 Pilihan Tablet Murah Paling Kencang untuk Kerja di 2026

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:13 WIB

Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya

Harga Vivo X300 Ultra Terbaru 2026, Ini Spesifikasi Lengkap dan Jadwal Rilisnya

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:33 WIB

Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh

Bocoran iQOO Neo 11 Pro dan Pro Plus Muncul, Bawa Layar OLED 2K 165Hz dan Baterai 8.000mAh

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:56 WIB

Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung

Xiaomi Resmi Hentikan MIUI Selamanya, Digantikan HyperOS, Lebih Canggih dan Terhubung

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:28 WIB

40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop

40 Juta Serangan Siber Hantam Indonesia di 2025, Kaspersky Ungkap Ancaman dari USB hingga Laptop

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB