Array

Ilmuwan Temukan Eksoplanet yang Memiliki Hujan Besi di Dalamnya

Jum'at, 13 Maret 2020 | 06:00 WIB
Ilmuwan Temukan Eksoplanet yang Memiliki Hujan Besi di Dalamnya
Ilustrasi eksoplanet. [Shutterstock]

Suara.com - Sekelompok ilmuwan menemukan eksoplanet dengan hujan besi di dalamnya. Disebut WASP-76b, planet ini terletak 640 tahun cahaya di konstelasi Pisces dan memiliki berat 284 kali Bumi, serta mengorbit bintangnya hanya dalam waktu lebih dari 43 jam.

Planet gas raksasa ini sedikit lebih kecil dari Jupiter dan memiliki lingkungan yang unik karena satu sisi planet ini selalu menghadap ke arah bintangnya, sementara sisi lainnya selalu berada di dalam kegelapan.

Menurut pengamatan baru yang diterbitkan di Nature mengungkapkan bahwa dua wajah planet ini juga memiliki sifat berbeda secara signifikan.

Sisi siang harinya memiliki suhu 2.400 derajat Celcius, suhu yang cukup panas untuk menguapkan logam di atmosfernya. Hal ini terlihat dari terminator yang ditemukan para ilmuwan, sebuah wilayah yang memisahkan kedua wajah planet.

Pada terminator malam hari, para ahli menemukan keberadaan zat besi di atmosfer yang bergerak cukup cepat, kemungkinan besar disebabkan oleh angin dan rotasi planet.

Tetapi saat tim ahli melihat terminator pagi hari, ilmuwan menemukan bahwa zat besi itu menghilang. Para ilmuwan menduga bahwa suhu yang lebih dingin di sisi malam membuat zat besi mengembun di awan dan jatuh dalam bentuk hujan di malam hari.

"Sebagian kecil dari zat besi ini disuntikkan ke sisi malam karena rotasi planet dan angin atmosfer. Di sana, zat besi bertemu dengan lingkungan yang lebih dingin, mengembun dan hujan turun," ucap María Rosa Zapatero Osorio, seorang astrofisikawan di Pusat Astrobiologi di Madrid, Spanyol.

Penampakan planet Jupiter terbaru dengan menggunakan hubble. [NASA]
Penampakan planet Jupiter terbaru dengan menggunakan hubble. [NASA]

Dilansir laman IFL Science, para ilmuwan menggunakan instrumen ESPRESSO (Echelle SPectrograph for Rocky Exoplanets and Stable Spectroscopic Observations) pada Very Large Telescope milik European Southern Observatory di Chili, untuk mendeteksi dan mempelajari variasi kimia di seluruh permukaan planet ini.

ESPRESSO pada awalnya dirancang untuk berburu planet yang mirip Bumi, tetapi para peneliti menemukan bahwa instrumen ini juga dapat mempelajari atmosfer planet asing.

Baca Juga: Situs Virus Corona Dilumpuhkan Peretas, Pemprov Jakarta: Ada yang Sengaja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI