Terungkap Alasan Mengapa Penyu Kerap Makan Plastik

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:18 WIB
Terungkap Alasan Mengapa Penyu Kerap Makan Plastik
Ilustrasi petugas memeriksa penyu hijau. [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya]

Suara.com - Para ilmuwan telah lama mencatat bahwa penyu memakan plastik di laut karena salah mengira bahwa plastik itu secara visual mirip dengan ubur-ubur dan memakannya. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa penyu mungkin mengira aroma plastik sebagai makanan.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Florida mengungkapkan bahwa bakteri dan alga seringkali dapat terakumulasi pada pencemaran plastik di laut, suatu proses yang disebut sebagai "biofouled" dan ini memberikan kesan aroma makanan bergizi.

"Kami menemukan bahwa penyu menanggapi bau dari plastik biofouled dengan cara yang sama seperti mereka menanggapi bau makanan. Hal ini menunjukkan bahwa penyu mungkin tertarik pada plastik tidak hanya karena tampilannya tetapi dengan baunya," ucap Joseph Pfaller, penulis utama penelitian dalam sebuah pernyataan.

Para ilmuwan menggunakan 15 penyu muda yang dibesarkan dalam lingkungan laboratorium dan menguji reaksi penyu-penyu tersebut, terhadap empat aroma berbeda yang disemprotkan ke udara di atas tangki penyu tersebut. Keempat aroma itu adalah tepung ikan dan udang, plastik biofouled, air deionisasi netral, dan plastik bersih.

Ubur-Ubur terlihat di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta, Rabu (9/10). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ubur-Ubur terlihat di Pantai Lagoon, Ancol, Jakarta, Rabu (9/10). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Hasilnya, seperti yang tertulis dalam jurnal Current Biology, para ilmuwan menemukan bahwa penyu tampaknya bereaksi terhadap potongan plastik biofouled, dengan cara yang sama persis dengan cara mereka merespons makanan. Faktanya, penyu-penyu itu mengeluarkan hidungnya dari air untuk mengendus plastik tiga kali lebih lama dari aroma makanan.

"'Perangkap penciuman' ini mungkin membantu menjelaskan mengapa penyu laut menelan dan terjerat dalam plastik begitu sering," tambah Pfaller, seperti yang dikutip laman IFL Science.

Penemuan ini tentu menjadi masalah besar, mengingat banyak polusi plastik yang terus bertambah di lautan global dan mengancam hampir 700 spesies hewan laut, mulai dari hiu, pari, hingga penyu dan paus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ciptakan Sex Doll untuk Penyu

Ilmuwan Ciptakan Sex Doll untuk Penyu

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 11:45 WIB

28 Penyu Mati dalam Tiga Bulan di Perairan Bengkulu, Ada Apakah?

28 Penyu Mati dalam Tiga Bulan di Perairan Bengkulu, Ada Apakah?

Tekno | Rabu, 05 Februari 2020 | 05:29 WIB

Ngenes, Ilmuwan Temukan 13 Gram Sampah di Perut Penyu Hijau Ini

Ngenes, Ilmuwan Temukan 13 Gram Sampah di Perut Penyu Hijau Ini

Tekno | Selasa, 04 Februari 2020 | 13:33 WIB

Melihat Klinik Penyu di Banyuwangi

Melihat Klinik Penyu di Banyuwangi

Foto | Sabtu, 28 Desember 2019 | 07:30 WIB

Bangkai Penyu Hijau Ditemukan Terdampar di Pantai Pangumbahan Sukabumi

Bangkai Penyu Hijau Ditemukan Terdampar di Pantai Pangumbahan Sukabumi

Jabar | Rabu, 25 Desember 2019 | 04:00 WIB

Bayi Penyu Ini Ditemukan Mati dengan Ratusan Plastik di Perutnya

Bayi Penyu Ini Ditemukan Mati dengan Ratusan Plastik di Perutnya

Tekno | Selasa, 08 Oktober 2019 | 15:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×