Studi: Banyak Nonton TV dan Main Gadget Bikin Balita Rentan Idap Autisme

Rabu, 22 April 2020 | 04:05 WIB
Studi: Banyak Nonton TV dan Main Gadget Bikin Balita Rentan Idap Autisme
Ilustrasi autisme. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi ilmiah kontroversial mengungkapkan ada hubungan antara intensitas menonton televisi dan bermain gadget dengan risiko gangguan autisme pada bayi.

Di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang mengharuskan orang-orang lebih banyak tinggal di dalam rumah, membuat penggunaan gadget dan televisi meningkat.

Para peneliti dari Drexel University di Philadelphia mengkhawatirkan bahwa kondisi itu bisa meningkatkan risiko gejala gangguan spektrum autisme (ASD) pada balita.

Dilansir Daily Mail, penelitian yang dipimpin Dr. Karen Heffler, menemukan bahwa anak-anak berusia satu tahun yang kerap menghabiskan sebagian waktunya melihat layar TV dan gadget menunjukan gejala autisme di usia dua tahun.

"Studi kami memperluas penelitian sebelumnya dengan menghubungkan pengalaman media sosial dan layar awal dengan gejala seperti ASD," ujar Dr. Karen Heffler dilansir Daily Mail, Selasa (21/4/2020).

Temuan itu mengungkapkan bahwa peran orang tua untuk mengajak anak-anaknya bermain menjadi sangat penting, apalagi dalam masa karantina atau lockdown diberbagai negara. Hal itu dikatakan Dr. David Bennett yang juga ilmuan dari Drexel University.

"Temuan ini memperkuat pemahaman kita tentang pentingnya waktu bermain antara orang tua dan anak-anak," ujarnya.

"Penelitian ini merupakan peluang besar untuk mengkampanyekan kesehatan bagi masyarakat dan juga dokter agar mendidik dan memberdayakan orang tua untuk meningkatkan interaksi dengan anak-anaknya," tambahnya.

Penelitian yang dilakukan Drexel University ini melibatkan 2.000 anak-anak yang telah berlangsung sejak tahun 2009.

Baca Juga: Temui Donald Trump, Andrew Cuomo: Masa Bodoh, Katakan Saja Apa Adanya!

Namun, banyak pihak yang meragukan hasil penelitian ini. Banyak ilmuan lain yang mempertanyakan validitas dan integritas dari hasil penelitian Drexel University.

"Tidak masuk akal untuk mengklaim, berdasarkan hasil ini, bahwa waktu menatap layar (gadget) memiliki hubungan dengan autisme seseorang," tegas Dr. James Cusack, Direktur Sains di Autistica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI