Pengiriman Alat Tes Covid-19, Disarankan Gunakan Drone

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 26 April 2020 | 08:30 WIB
Pengiriman Alat Tes Covid-19, Disarankan Gunakan Drone
Ilustrasi drone. (Pixabay/Powie)

Suara.com - Guna memotong rantai penyebaran virus corona, para peneliti menyarankan agar pengiriman alat tes Covid-19 dikirim menggunakan drone ke kediaman masing-masing peserta tes.

Menurut para peneliti dari Universitas Linköping Swedia, cara ini akan memudahkan pihak berwenang untuk menentukan siapa saja yang perlu dikarantina. Pada saat yang sama, langkah itu bisa memaksimalkan program physical distancing karena masyarakat tidak perlu mengunjungi fasilitas pengujian yang kemungkinan menimbulkan keramaian, yang justru berpotensi menyebarkan virus corona.

Tak hanya berpendapat saja, para peneliti juga membuat konsep dan dampak pengiriman alat tes virus corona di sebuah kota yang warganya positif terjangkit Covid-19.

Mereka menyarankan agar pemerintah menyiapkan 36 drone yang masing-masing membawa 100 alat tes untuk dibagikan kepada semua orang di kota tersebut yang mempunyai populasi 100.000 jiwa secara berulang, setiap empat hari sekali.

"Jika setiap individu melakukan tes dalam 30 hari, maka ini akan memetakan kurva data yang cukup signifikan," tulis studi tersebut, seperti dilansir laman Daily Mail, Minggu (26/4/2020).

Laporan tersebut juga menulis bahwa penggunaan drone untuk mengirimkan alat tes virus corona akan proaktif untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

"Pengujian massal mungkin terhambat secara serius oleh ketakutan masyarakat untuk mengunjungi fasilitas pengujian karena potensi konsentrasi infeksi yang tinggi di sana," ujar salah seorang peneliti, Leonid Sedov.

"Ketakutan ini dikonfirmasi oleh pejabat kesehatan yang menyarankan agar tidak mengunjungi rumah sakit, kecuali jika diperlukan," lanjutnya.

Setelah alat tes virus corona diberikan dan dipakai oleh masyarakat, pesawat nirawak ini pula yang mengantarkan sampel tes ini kembali ke laboratorium penelitian, untuk diperiksa lebih lanjut.

baca juga
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Berita baiknya adalah tes Covid-19 tidak harus dilakukan di fasilitas yang ditunjuk. Ini adalah sebuah solusi yang baik dengan menggunakan pesawat tanpa awak untuk mendistribusikan tes kepada populasi serta untuk mengumpulkan tes kembali, membawanya ke laboratorium," sambung Sedov.

Setelah diuji di laboratorium, hasil tes bisa dibagikan kembali kepada masyarakat yang bisa diakses secara digital.

"Hasil tes kemudian dapat dikomunikasikan kembali kepada orang-orang secara elektronik, sehingga mereka yang memiliki tes positif menempatkan diri mereka dalam karantina," kata Sedov.

Sedangkan untuk pengaturan dronenya, para peneliti memodelkan rute pesawat tanpa awak ini dengan kapasitas kargo berbeda yang terbang selama 12 jam per hari, agar tidak mengganggu tidur orang, dengan kecepatan 37 mil per jam (60 km/jam).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Canggih, Alat Tes Covid-19 Ini Bisa Diagnosis Kurang dari 2 Jam

Canggih, Alat Tes Covid-19 Ini Bisa Diagnosis Kurang dari 2 Jam

Tekno | Minggu, 26 April 2020 | 06:30 WIB

Kesaksian Pahit Pasien Wuhan Dites Berulang Kali Hasilnya Negatif Corona

Kesaksian Pahit Pasien Wuhan Dites Berulang Kali Hasilnya Negatif Corona

News | Jum'at, 24 April 2020 | 10:21 WIB

Amerika Serikat Izinkan Tes Covid-19 Pertama di Rumah

Amerika Serikat Izinkan Tes Covid-19 Pertama di Rumah

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 15:00 WIB

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Video | Rabu, 22 April 2020 | 11:52 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara dengan Pengujian Covid-19 Terburuk

Indonesia Jadi Salah Satu Negara dengan Pengujian Covid-19 Terburuk

News | Selasa, 07 April 2020 | 15:21 WIB

Waduh! Alat Tes di Inggris Terkontaminasi Virus Corona

Waduh! Alat Tes di Inggris Terkontaminasi Virus Corona

Health | Rabu, 01 April 2020 | 14:16 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

News | Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB

×