Canggih, Alat Tes Covid-19 Ini Bisa Diagnosis Kurang dari 2 Jam

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 26 April 2020 | 06:30 WIB
Canggih, Alat Tes Covid-19 Ini Bisa Diagnosis Kurang dari 2 Jam
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan berhasil membuat alat pengujian berbasis DNA terbaru yang dipasangkan dengan ponsel. Perangkat ini dapat digunakan untuk mendiagnosis Covid-19 dalam waktu kurang dari dua jam.

Perangkat yang diberi nama Point of Care Kit for The Entire Test (POCKET) ini mengidentifikasi perubahan dalam DNA yang memberi sinyal penyakit secara langsung dari sampel darah, urin, atau air liur.

Alat ini terdiri dari dua komponen, yaitu chip terintegrasi 3D-cetak atau i-chip, dan sebuah kotak kecil yang akan diletakkan di atas bagian belakang ponsel yang berfungsi sebagai pemanas, detektor, dan pembacaan hasil.

POCKET, yang harganya kurang dari 10 dolar AS (sekitar Rp 155 ribu) pun bisa dengan mudah dibawa kemana saja, karena ukurannya yang relatif kecil dan bisa dimasukkan ke dalam kantong plastik kecil.

Dengan berat sekitar 3 ons dan berukuran kurang dari 10 inci, alat tes virus corona itu bisa menjadi vital untuk memerangi pandemi di masa depan. POCKET juga dapat digunakan untuk melakukan tes DNA di tempat perawatan untuk pertanian, perlindungan lingkungan, dan keamanan pangan.

"POCKET yang sangat murah dan sangat portabel ini dapat menjadi platform pengujian serbaguna untuk diagnostik klinis, keamanan pangan, perlindungan pertanian, dan pemantauan lingkungan," kata penulis studi, Dr Ming Chen, dari Universitas Kedokteran Angkatan Darat di Chongqing, China, seperti dilansir laman Daily Mail, Minggu (26/4/2020).

"Kami mendeteksi berbagai jenis DNA dari klinik ke lingkungan ke makanan ke pertanian. Sistem ini berpotensi digunakan untuk deteksi cepat dan pelacakan penyakit menular seperti Covid-19," imbuhnya.

Chen menuturkan, POCKET memikiki tingkat sensitivitas yang tinggi untuk mendiagnosis virus corona.

"Alat ini bisa mendeteksi secara sensitif, akurat, dan cepat karena bisa mendiagnosis kurang dari dua jam. Ini juga stabil, dengan masa simpan lebih dari 10 minggu," ungkap Chen.

baca juga

Alat uji Covid-19 ini dianggap menjadi jawaban atas upaya sebelumnya untuk membuat sistem pengujian yang terhambat oleh ukuran peralatan dan biaya besar, seperti sentrifugal.

Di sisi lain, POCKET murah dan mudah dibawa, tanpa perlu menghabiskan peralatan laboratorium besar yang biasanya diperlukan untuk tes Point of Care (POC).

Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)
Virus corona baru dari China (2019-nCoV) berpotensi mengancam kesehatan global. (Shutterstock)

Sedangkan untuk teknisnya, POCKET mereplikasi DNA virus atau bakteri dalam jumlah kecil dan lantas dimurnikan dalam proses yang disebut amplifikasi.

Proses ini membutuhkan pemanasan sampel ke suhu tepat di samping bahan kimia tertentu. Oleh karena itu, sampel darah, urin, atau air liur akan dimasukkan ke dalam kotak kecil yang sebelumnya sudah diisi zat kimia tertentu.

Karena pengujian memerlukan temperatur panas, kotak kecil berisi sampel tersebut diletakkan di atas punggung ponsel yang mengeluarkan suhu panas dari ponsel. Seperti yang diketahui, ponsel mengeluarkan suhu panas sebagai efek dari proses kerja prosesor di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Orang Ini Mengaku Penjelajah Waktu

Empat Orang Ini Mengaku Penjelajah Waktu

Tekno | Kamis, 23 April 2020 | 12:33 WIB

Amerika Serikat Izinkan Tes Covid-19 Pertama di Rumah

Amerika Serikat Izinkan Tes Covid-19 Pertama di Rumah

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 15:00 WIB

Ilmuwan Sebut Wabah Pertama Covid-19 Mungkin Tersebar Lebih Awal

Ilmuwan Sebut Wabah Pertama Covid-19 Mungkin Tersebar Lebih Awal

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 12:00 WIB

Diuji ke Manusia Besok, Vaksin Covid-19 Ditargetkan Tersedia September

Diuji ke Manusia Besok, Vaksin Covid-19 Ditargetkan Tersedia September

Tekno | Rabu, 22 April 2020 | 10:59 WIB

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Ilmuwan Turki Gandeng AS Kembangkan Proyek Obat Virus Corona

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 07:00 WIB

Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Sebut Dunia Waspadai Pandemi Lain

Covid-19 Belum Usai, Ilmuwan Sebut Dunia Waspadai Pandemi Lain

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:02 WIB

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

News | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

Mendag Klaim MBG Tak Bikin Harga Pangan Naik: Telur Surplus Justru Terserap

News | Senin, 21 September 2026 | 10:59 WIB

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Minyak Dunia Turun Meski Timur Tengah Memanas, Pasokan Saudi Jadi Penahan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:58 WIB

×