Suara.com - CEO Apple, Tim Cook sebelumnya mengindikasikan bahwa toko akan dibuka kembali pada pertengahan Mei mendatang. Karena tingkat infeksi telah menurun, negara tersebut telah mulai melonggarkan ketentuan Lockdown.
Per outlet Jerman Heute, pembukaan toko kembali akan dilakukan dengan hati-hati. Banyak langkah yang dilakukan untuk memastikan kesejahteraan konsumen dan karyawan.
Seorang juru bicara Apple telah mengkonfirmasi berita tersebut.
Apple Store di Austria akan menjadi yang pertama di Eropa untuk melanjutkan aktivitas setelah penutupan selama seminggu.
Sebagaimana dilansir laman Phonearena, Selasa (5/5/2020), toko Apple akan beroperasi dalam jam terbatas, dari jam 11 pagi hingga 6 sore dan buka hanya sampai Sabtu.
Physical distancing pun diberlakukan di toko Apple ini. Artinya, hanya sejumlah kecil pengunjung akan diizinkan masuk pada waktu tertentu. Sedangkan yang lainnya harus mengantri di luar.
Kabarnya, setiap pengunjung juga diwajibkan mengenakan masker dan dilakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki toko. Perangkat yang dipamerkan serta tempat itu sendiri akan didesinfeksi secara teratur.
![Ilustrasi jajaran iPhone. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/01/16/74228-ilustrasi-jajaran-iphone.jpg)
Untuk saat ini, penekanannya adalah pada penyediaan layanan dan dukungan untuk pemilik perangkat keras yang mengalami masalah. Konsumen yang ingin melakukan pembelian disarankan untuk berbelanja online.
Di luar China, Toko Apple Wina akan menjadi yang pertama dibuka kembali setelah satu-satunya toko perusahaan di Korea Selatan.
Cook juga mengatakan bahwa beberapa toko di AS dapat dibuka kembali pada paruh pertama Mei mendatang.