Dibantu Warga, Astronom Temukan Katai Cokelat Terdekat dari Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 04 Juni 2020 | 15:00 WIB
Dibantu Warga, Astronom Temukan Katai Cokelat Terdekat dari Bumi
Katai Cokelat, W1200-7845. [Ou.edu]

Suara.com - Para astronom menemukan katai cokelat baru berkat bantuan warga setempat. Katai cokelat sering disebut sebagai bintang gagal, karena objek ini terlalu besar untuk disebut planet dan terlalu kecil untuk menjadi sebuah bintang.

Katai cokelat memiliki unsur-unsur yang mirip bintang, tetapi kekurangan massa untuk memulai fusi nuklir pada intinya.

Katai cokelat yang dinamai W1200-7845 baru-baru ini diidentifikasi oleh para astronom dari MIT dan Universitas Oklahoma, dibantu dengan laporan warga.

Katai cokelat tersebut menarik perhatian para tim ahli karena ini adalah katai cokelat terdekat dari Bumi dengan cakram yang lebih muda dari 5 juta tahun. Artinya, cahaya redup dari W1200-7845 akan lebih memudahkan para astronom untuk menyelidiki detail pada objek kosmik ini.

"Kami menemukan piringan katai cokelat termuda dalam 102 parsec (332 tahun cahaya) Matahari. Tidak ada banyak contoh katai cokelat muda yang begitu dekat dengan Matahari, sehingga W1200-7845 adalah penemuan yang menarik," ucap Maria Schutte, seorang mahasiswa pascasarjana di Universitas Oklahoma yang terlibat dalam penemuan ini, seperti dikutip dari IFL Science, Kamis (4/6/2020).

W1200-7845 pertama kali menjadi perhatian para astronom pada 2016 ketika seorang warga yang tertarik dengan sains memindai melalui gambar luar angkasa, sebagai bagian dari proyek Disk Detective NASA yang mengklasifikasikan objek tersebut sebagai disk atau piringan.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Schutte dan tim mengarahkan intrumen inframerah pada teleskop Magellan di Las Campanas Observatory di Chili untuk mempelajari objek tersebut. Pengamatan yang dihasilkan menyebutkan bahwa katai cokelat itu terletak 332 tahun cahaya di sekelompok bintang, yang melakukan perjalanan melintasi langit bersama-sama atau disebut juga kelompok bergerak.

"W1200-7845 berada dalam kelompok bergerak yang berusi sekitar 4 juta tahun, yang menempatkannya pada usia ideal untuk menjadi objek patokan dalam hal menyelidiki pembentukan dan evolusi awal katai cokelat," tambah Schutte.

Tim ahli yang mengumumkan penemuan ini pada pertemuan virtual American Astronomical Society berharap dapat menggunakan teleskop, seperti Atacama Large Millimeter Array (ALMA) di Chili untuk mempelajari lebih dalam ke piringan atau cakram katai cokelat dan menganalisis potensinya untuk menghasilkan planet.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbentuk Cincin, Astronom Temukan Galaksi Langka

Berbentuk Cincin, Astronom Temukan Galaksi Langka

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 13:30 WIB

Astronom Temukan Bukti Planet Baru Dilahirkan

Astronom Temukan Bukti Planet Baru Dilahirkan

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2020 | 06:30 WIB

Komet Atlas Meredup, Masih Bisakah Terlihat dari Bumi?

Komet Atlas Meredup, Masih Bisakah Terlihat dari Bumi?

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 11:00 WIB

Terbaru, Astronom Bagikan Gambar Resolusi Tertinggi Matahari

Terbaru, Astronom Bagikan Gambar Resolusi Tertinggi Matahari

Tekno | Senin, 13 April 2020 | 09:18 WIB

Berada di Luar Galaksi, Astronom Temukan Lubang Hitam Langka

Berada di Luar Galaksi, Astronom Temukan Lubang Hitam Langka

Tekno | Sabtu, 04 April 2020 | 10:58 WIB

Astronom Temukan Cara Abadikan Gambar Lubang Hitam Lebih Jelas

Astronom Temukan Cara Abadikan Gambar Lubang Hitam Lebih Jelas

Tekno | Minggu, 22 Maret 2020 | 14:39 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×