Ilmuwan Deteksi Struktur Baru Dekat Inti Bumi

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:00 WIB
Ilmuwan Deteksi Struktur Baru Dekat Inti Bumi
Irisan atau penampang inti (core) Bumi dari rendering NASA. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Para ilmuwan mendeteksi adanya struktur baru yang terletak jauh di bawah Samudera Pasifik antara inti dan mantel Bumi. Meski saat ini masih belum diketahui struktur dan detailnya, tetapi para ilmuwan mencatat satu hal. Yaitu, temuan memberikan peluang untuk lebih memahami proses Bumi berevolusi dan berubah seiring waktu.

Tim ahli mendeteksi struktur baru ini menggunakan rekaman gelombang seismik. Ketika gempa Bumi terjadi, hasilnya adalah gelombang seismik di bawah permukaan Bumi yang mampu melakukan perjalanan ribuan km. Ketika gelombang-gelombang ini mengalami perubahan suhu, komposisi, atau kepadatan batuan, kecepatannya bisa berubah, menekuk, atau menyebar dengan cara menciptakan gema yang dapat dideteksi oleh seismograf.

Ilustrasi hasil deteksi gelombang seismik. [Shutterstock]
Ilustrasi hasil deteksi gelombang seismik. [Shutterstock]

Dengan mengukur waktu dan amplitudo gema ini, bisa terungkap sifat fisik bawah permukaan dan struktur Bumi. Namun penelitian sebagian terbatas dan hanya mampu menggambarkan lanskap dengan cara sedikit demi sedikit.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, ahli geofisika di University of Maryland, Amerika Serikat menganalisis ribuan rekaman gelombang seismik ketika mereka melakukan perjalanan di bawah cekungan Samudera Pasifik dan melihat jenis gelombang tertentu yang disebut gelombang geser yang dinamai bentuk "s".

Gelombang ini bisa sulit dibedakan dari kebisingan yang acak, tetapi menganalisis beberapa perekam memungkinkan para ahli untuk menunjukkan kesamaan dan pola dalam gema dari batas antara inti cair dan lapisan mantel padat di atasnya.

Algoritma pembelajaran mesin yang disebut Sequencer menganalisis 7.000 seismogram dari ratusan gempa Bumi dengan kekuatan 6,5 atau lebih besar yang terjadi di sekitar cekungan Samudera Pasifik antara 1990 sampai 2018 untuk mendeteksi gema seismik secara sistematis.

"Dengan melihat ribuan gema inti-mantel sekaligus, kami mendapatkan perspektif yang baru. Ini menunjukkan kepada kita bahwa wilayah batas inti-mantel memiliki banyak struktur yang dapat menghasilkan gema ini. Karena pandangan yang sempit, kita tidak mempelajari hal itu sebelumnya," ucap Doyeon Kim, seorang rekan pascadoktoral di Departemen Geologi University of Maryland, Amerika Serikat dan penulis utama penelitian, seperti dikutip dari IFL Science pada Jumat (12/6/2020).

Di hampir setengah dari gelombang yang terdifraksi, para ilmuwan menemukan struktur tiga dimensi di dekat batas inti-mantel. Secara khusus, fitur vulkanik besar yang terletak di bawah Kepulauan Marquesas di Samudera Pasifik, kemungkinan adalah hasil dari akar plume, fitur vulkanik yang bertanggung jawab untuk menciptakan banyak pulau vulkanik.

"Kami menemukan gema di sekitar 40 persen dari semua jalur gelombang seismik. Itu mengejutkan karena struktur anomali pada batas inti-mantel jauh lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya," kata Vedran Lekik, profesor geologi di University of Maryland, Amerika Serikat dan rekan penulis penelitian.

baca juga

Pandangan komprehensif yang sangat mendetail dari batas inti-mantel ini terletak jauh lebih banyak di bawah permukaan daripada yang diperkirakan sebelumnya, dan memberikan wawasan tentang cara lempeng tektonik telah membentuk Bumi selama jutaan tahun. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:59 WIB

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:11 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB

Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot

Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 11:40 WIB

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:28 WIB

Madonna dengan Mantel Bulu: Saat Luka Cinta Membunuh Jiwa Perlahan

Madonna dengan Mantel Bulu: Saat Luka Cinta Membunuh Jiwa Perlahan

Your Say | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:10 WIB

Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD

Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:24 WIB

Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru

Bahlil Jadi Ketua Harian Dewan Energi Nasional, Ini Struktur DEN Terbaru

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:42 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×