Terungkap Hubungan Tingkat Kepercayaan pada Teori Konspirasi Covid-19

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 19 Juni 2020 | 14:30 WIB
Terungkap Hubungan Tingkat Kepercayaan pada Teori Konspirasi Covid-19
Ilustrasi teori konspirasi. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan dari King's College London melakukan survei pada masyarakat Inggris, untuk melihat apakah ada hubungan antara tingkat kepercayaan orang terhadap teori konspirasi tentang virus Corona (Covid-19).

Para ahli mengungkap bahwa orang-orang yang mendapatkan sebagian besar informasi dari media sosial, cenderung lebih percaya pada teori konspirasi dan cenderung melanggar aturan lockdown.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Medicine melakukan survei pada 2.254 orang, yang berusia antara 16 hingga 76 tahun secara online pada 20-22 Mei lalu. Penelitian ini menanyakan kepada mereka apakah tujuh pertanyaan seputar virus Corona dalam survei benar atau salah.

Para ahli menemukan bahwa mayoritas percaya pada berbagai teori konspirasi virus Corona dan misinformasi atau informasi yang salah lainnya.

Dari banyaknya teori konspirasi yang ada di luar sana, 30 persen bepikir Covid-19 dibuat di laboratorium, angka ini naik dari 25 persen pada awal April. Tak hanya itu, persentase yang sama juga berpikir bahwa kebanyakan orang di Inggris sudah terinfeksi Covid-19 tanpa menyadarinya.

Hal tersebut sangat tidak mungkin, mengingat hasil awal dari Survei Infeksi Statistik Nasional Kantor Inggris menunjukkan, sekitar 0,06 persen dari populasi terinfeksi virus Corona antara 25 Mei dan 7 Juni.

Sedangkan teori lainnya, sebanyak 30 persen percaya bahwa angka kematian Covid-19 di Inggris sengaja dikurangi atau disembunyikan oleh otoritas.

Sedangkan sebanyak 14 persen orang mengira korban tewas di Inggris sengaja dibesar-besarkan oleh pihak berwenang, 13 persen setuju dengan pernyataan "pandemi saat ini adalah bagian dari upaya global untuk memaksa semua orang divaksinasi", 8 persen berpikir Covid-19 terhubung dengan jaringan 5G, dan 7 persen percaya tidak ada bukti kuat bahwa Covid-19 benar-benar ada dan hanya akal-akalan.

Para ilmuwan juga menemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara orang-orang yang percaya pada teori konspirasi dengan menggunakan media sosial sebagai sumber informasi.

Sebanyak 60 persen dari orang-orang yang percaya Covid-19 disebabkan oleh radiasi jaringan 5G mengatakan, mereka mendapatkan informasi tersebut dari YouTube. Sedangkan sebanyak 56 persen orang yang percaya tidak ada bukti kuat bahwa Covid-19 ada mengatakan mereka mendapatkan informasi virus Corona dari Facebook.

Menariknya, orang-orang yang mendapatkan informasi tentang virus Corona dari platform media sosial adalah orang-orang yang paling sering melanggar aturan lockdown.

Sebanyak 58 persen orang yang menggunakan YouTube sebagai sumber informasi utama mengaku pergi ke luar rumah saat mengalami gejala Covid-19.

Pengguna YouTube juga lebih cenderung tidak mematuhi aturan jarak physical distancing 2 meter.

Orang-orang yang mendapatkan informasi dari Facebook, lebih sering mengunjungi keluarga dan teman-teman di rumah mereka, daripada orang yang mendapatkan informasi di platform lain.

Ilustrasi media sosial di iphone
Ilustrasi media sosial. 

Orang-orang yang meyakini teori konspirasi yang lebih ekstrem juga lebih cenderung melanggar peraturan. Sebanyak 35 persen dari orang-orang yang percaya tidak ada bukti kuat keberadaan Covid-19 berada di luar rumah, ketika mereka seharusnya melakukan karantina, dan 38 persen mengatakan mereka memiliki keluarga dan teman yang mengunjungi mereka di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Tipe C Virus Corona pada Kasus Baru Beijing

Ilmuwan Temukan Tipe C Virus Corona pada Kasus Baru Beijing

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 12:00 WIB

Terungkap, Berapa Lama Mantan Penderita Covid-19 Kebal Virus Corona

Terungkap, Berapa Lama Mantan Penderita Covid-19 Kebal Virus Corona

Tekno | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:00 WIB

Ilmuwan: Membilas Toilet Bisa Sebarkan Virus Corona ke Udara?

Ilmuwan: Membilas Toilet Bisa Sebarkan Virus Corona ke Udara?

Tekno | Kamis, 18 Juni 2020 | 14:15 WIB

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

Wabah Covid-19 di Indonesia Berakhir September, Ini Penjelasan Ilmuwan

News | Senin, 15 Juni 2020 | 13:01 WIB

Ilmuwan Klaim Covid-19 Muncul di Wuhan Lebih Awal, Ini Buktinya

Ilmuwan Klaim Covid-19 Muncul di Wuhan Lebih Awal, Ini Buktinya

Tekno | Minggu, 14 Juni 2020 | 14:45 WIB

Warna Air Danau Berubah Menjadi Merah dalam Semalam, Ini Alasannya

Warna Air Danau Berubah Menjadi Merah dalam Semalam, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 14 Juni 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Prediksi Harga Xiaomi 18 Series Melonjak: Tembus Rp24 Juta, Siap Tanding iPhone dan Samsung?

Prediksi Harga Xiaomi 18 Series Melonjak: Tembus Rp24 Juta, Siap Tanding iPhone dan Samsung?

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 12:02 WIB

Oppo Pad Mini Usung Chipset Snapdragon Performa Kencang, Saingi Xiaomi Pad Mini

Oppo Pad Mini Usung Chipset Snapdragon Performa Kencang, Saingi Xiaomi Pad Mini

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:48 WIB

Cara Hemat Setelah Ramadan 2026, Fitur Baru ShopeePay Bantu Atur Pengeluaran Harian

Cara Hemat Setelah Ramadan 2026, Fitur Baru ShopeePay Bantu Atur Pengeluaran Harian

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:25 WIB

56 Kode Redeem FF Terbaru 6 April 2026: Ada Bundle Funny Ring, Panther, dan Diamond

56 Kode Redeem FF Terbaru 6 April 2026: Ada Bundle Funny Ring, Panther, dan Diamond

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:20 WIB

ManageEngine Rilis Sistem Keamanan AI Terbaru, Ancaman Siber Bisa Dihentikan Otomatis!

ManageEngine Rilis Sistem Keamanan AI Terbaru, Ancaman Siber Bisa Dihentikan Otomatis!

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:15 WIB

5 Laptop ASUS Vivobook Termurah 2026, Mulai Rp 4 Jutaan untuk Pelajar dan Pekerja!

5 Laptop ASUS Vivobook Termurah 2026, Mulai Rp 4 Jutaan untuk Pelajar dan Pekerja!

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:07 WIB

7 Rekomendasi Smartwatch yang Bagus, Awet Dipakai Bertahun-tahun

7 Rekomendasi Smartwatch yang Bagus, Awet Dipakai Bertahun-tahun

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 11:04 WIB

33 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 April 2026, Hadiah Gems dan FC Points hingga 9.999.999

33 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 April 2026, Hadiah Gems dan FC Points hingga 9.999.999

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 10:50 WIB

Riset Kaspersky 2026: 84% Pengguna Simpan Data Sensitif Secara Digital, Ini Risiko dan Cara Aman

Riset Kaspersky 2026: 84% Pengguna Simpan Data Sensitif Secara Digital, Ini Risiko dan Cara Aman

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 10:42 WIB

HP Rp1 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Masih Worth It Dibeli Tahun 2026

HP Rp1 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Masih Worth It Dibeli Tahun 2026

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 10:35 WIB