Rekor 10 Juta Kasus Covid-19, di Negara Mana Meningkat Pesat atau Menurun?

BBC

BBC

Selasa, 30 Juni 2020 | 07:26 WIB
Rekor 10 Juta Kasus Covid-19,  di Negara Mana Meningkat Pesat atau Menurun?
[BBC].

Di Ekuador, di mana pada satu tahap jenazah dibuang di jalan-jalan karena pihak berwenang tidak bisa mengatasinya, sebuah laboratorium utama kehabisan bahan kimia yang diperlukan untuk menguji virus corona.

Dan di mana ekonomi sudah lemah, memaksakan lockdown untuk mengekang virus berpotensi membawa risiko yang jauh lebih besar daripada di negara maju.

Dr Nabarro mengatakan masih ada peluang untuk memperlambat penyebaran infeksi tetapi hanya dengan dukungan internasional yang kuat. "Saya tidak suka memberikan pesan yang menyedihkan," katanya, "tetapi saya khawatir tentang persediaan dan keuangan sampai bagi mereka yang membutuhkannya."

Sudut pandang politik

Namun hal tersebut bukan satu-satunya hal yang mendorong peningkatan kasus virus corona. Banyak politisi telah memilih alasan mereka sendiri untuk tidak mengikuti saran dari ahli kesehatan.

Presiden Tanzania mengambil langkah berani dengan menyatakan bahwa negaranya sebagian besar telah mengalahkan virus tersebut. Sejak awal Mei ia telah memblokir rilis data yang tepat tentang itu, meskipun tanda-tanda bahwa ancaman Covid-19 masih sangat besar.

Di AS, Presiden Trump telah mengecilkan Covid-19 atau menyalahkan China dan WHO untuk itu, serta mendesak pembukaan kembali cepat ekonomi Amerika.

Dia memuji gubernur Partai Republik Texas, Greg Abbott, karena termasuk orang pertama yang memutuskan negaranya keluar dari lockdown, suatu langkah yang sekarang berbalik ketika kasus-kasus meningkat.

Bahkan pemakaian masker di tempat publik, yang telah menjadi rekomendasi resmi pemerintah AS sejak awal April, menjadi simbol perpecahan politik.

baca juga

Abbott telah menolak untuk mengizinkan walikota Texas untuk mendesak mereka sehingga, seperti yang ia katakan, "kebebasan individu tidak dilanggar". Sebaliknya gubernur California, yang berasal dari partai Demokrat, mengatakan "sains menunjukkan bahwa masker berperan". Sementara itu, Trump menolak untuk mengenakannya.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro, telah terjebak dalam argumen yang sama. Setelah menganggap Covid-19 sebagai "flu ringan", dia berulang kali mencoba untuk menghentikan pejabat melakukan apa pun yang dapat mengganggu perekonomian. Dan setelah secara teratur tampil di depan umum tanpa masker, dia sekarang diperintahkan oleh pengadilan untuk mengenakannya.

Sikap seperti inilah yang mendorong kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, untuk memperingatkan bahwa ancaman terbesar bukanlah virus itu sendiri melainkan "kurangnya solidaritas global dan kepemimpinan global".

Di manakah kasus Covid-19 terkendali?

Sebagai pulau terpencil di Pasifik, Selandia Baru dapat mengisolasi diri dengan mudah, dan pemerintahan Jacinda Ardern telah dipuji secara luas atas tanggapan agresif yang baru-baru ini mengarah ke periode 24 hari tanpa ada kasus baru.

Situasi itu berakhir ketika warga mulai kembali dari luar negeri, beberapa dari mereka terinfeksi, dan tindakan lebih lanjut diperlukan untuk memantau orang-orang pada saat kedatangan. Tetapi alih-alih hal ini menjadi pukulan terhadap harapan Selandia Baru untuk bebas Covid-19, banyak ahli melihatnya sebagai bukti sistem pengawasan yang pada umumnya bekerja secara efektif.

Demikian pula, Korea Selatan dipuji karena menggunakan teknologi dan pelacakan kontak untuk menurunkan infeksi ke jumlah yang sangat rendah dan mengalami tiga hari berturut-turut tanpa kasus baru.

Pejabatnya sekarang mengatakan mereka melihat gelombang kedua, dengan klaster-klaster yang berpusat di klab malam di ibukota Seoul, meskipun jumlahnya relatif kecil.

Walikota Seoul telah memperingatkan bahwa jika kasus di atas 30 selama tiga hari, langkah-langkah penjarakan sosial akan diberlakukan kembali. Sebaliknya, Inggris memiliki sekitar 1.000 kasus baru per hari, juga Indonesia memiliki rata-rata lebih dari 1.000 kasus per hari.

Yang paling membanggakan adalah Vietnam, yang mengklaim tidak memiliki kematian sama sekali dari Covid-19. Penguncian cepat dan kontrol perbatasan ketat digabungkan untuk menjaga agar jumlah infeksi tetap rendah.

Apa berikutnya? Yang tidak diketahui adalah apa yang terjadi di sebagian besar negara-negara Afrika, yang dalam banyak kasus belum melihat skala penyakit dibandingkan yang dikhawatirkan.

Sebuah pandangan menyatakan kurangnya infrastruktur untuk pengujian massal mengaburkan penyebaran virus yang sebenarnya. Yang lain adalah bahwa dengan populasi yang relatif muda, jumlah yang tertular cenderung lebih rendah.

Perspektif ketiga adalah bahwa komunitas dengan koneksi yang lebih sedikit ke dunia luar akan menjadi yang terakhir disentuh oleh pandemi.

Di negara-negara yang paling berhasil mengendalikan virus, tantangannya tetap waspada ketika mencoba kemungkinan sejumlah normalitas berjalan kembali.

Tetapi kenyataan bagi banyak kawasan lain adalah ramalan suram Dr Nabarro tentang "peningkatan terus jumlah orang dengan Covid-19 dan penderitaan yang terkait".

Itulah sebabnya ia dan banyak negara lain berharap bahwa negara-negara berkembang akan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, sebelum krisis semakin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPOM Temukan 11 Kosmetik Lokal Berbahaya, Cek Daftar Lengkapnya

BPOM Temukan 11 Kosmetik Lokal Berbahaya, Cek Daftar Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:58 WIB

Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Korea Selatan, Ujian Jelang SEA V League 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Korea Selatan, Ujian Jelang SEA V League 2026

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:50 WIB

Ulasan The 100-Year-Old Man: Petualangan Seorang Kakek yang Absurd dan Penuh Makna

Ulasan The 100-Year-Old Man: Petualangan Seorang Kakek yang Absurd dan Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:00 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh

Bola | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:31 WIB

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:29 WIB

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

The Cat Who Saved Books: Sindiran Menohok untuk Tren Literasi Masa Kini

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere

Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere

Entertainment | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:46 WIB

Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026

Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:48 WIB

Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu

Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:16 WIB

Terkini

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

×