Mega Turbin Angin Bakal Dibangun di Lepas Pantai

Dythia Novianty

Minggu, 02 Agustus 2020 | 12:00 WIB
Mega Turbin Angin Bakal Dibangun di Lepas Pantai
Ilustrasi: Turbin angin. (Shutterstock)

Suara.com - Teknologi baru akan diperkenalkan oleh NewX Pty. Ltd. (NewX Energy), yang mencakup turbin angin, sebagai upaya pengurangan limbah dan penghematan energi bagi jutaan konsumen.

Rencananya akan dibangun mega turbin angin lepas pantai terapung pertama di Malaysia, tepatnya di perairan Laut China Selatan, yang didukung teknologi IoT di Asia Tenggara. Mega turbin angin ini diperkirakan mampu menghasilkan daya hingga 500 megawatt.

Proyek ini ditargetkan rampung pada semester 1 2021 dan proyek turbin angn berikutnya direncanakan dibangun di Indonesia.

Berdasarkan kontrak usaha patungan dengan PT Bintan Power Plant Group (PTBPP), NewX Energy akan menggunakan sistem Internet-of-Things (IoT) dengan menanamkan perangkat lunak dan sensor cerdas ke dalam seluruh jaringan dan aset daya PTBPP untuk menilai dan menganalisis produksi energi, mendistribusikan data, serta memanfaatkan Big Data Analysis ke dalam Smart Grids untuk mendorong penghematan yang signifikan bagi konsumen.

Terobosan dalam teknologi ini digunakan untuk kepentingan seluruh ekosistem energi dan diharapkan dapat mengurangi biaya konsumsi energi untuk konsumen di seluruh Asia Tenggara hingga 40 persen.

"Di era sekarang ini, implementasi teknologi di sektor energi menjadi hal yang sangat krusial. Termasuk solusi manajemen energi yang lebih baik dan pemahaman konsumsi yang lebih cerdas, harus terus diprioritaskan dengan peningkatan sistem," kata Pendiri NewX Energy, Christien New melalui keterangan resminya.

Saat ini, dia menambahkan, lebih dari 50 persen energi yang dihasilkan terbuang karena ketidakefisienan dan peralatan yang semakin tua.

Seperti sektor lain yang telah berhasil membuat langkah secara digital, dunia juga mengharapkan langkah revolusioner di sektor energi untuk memperbaiki masalah ini.

"Dengan fokus pada teknologi canggih, keberlanjutan dan inovasi, solusi kami akan membawa perubahan besar bagi sektor energi, khususnya bagi konsumen, bisnis, dan masyarakat," ujarnya.

Pasar energi di Asia Tenggara berkembang pesat. Dengan jutaan pelanggan baru mendapatkan akses ke listrik, permintaan secara keseluruhan telah meningkat sebesar 80 persen sejak 2000.

baca juga

Hasilnya, permintaan yang meningkat ini akan menciptakan tekanan semakin besar pada industri energi untuk menciptakan penawaran lebih kompetitif dengan akses lebih mudah ke sektor energi.

Saat ini, sebagian besar permintaan dipenuhi oleh penggandaan penggunaan bahan bakar fosil, yang mengarah pada peningkatan CO2. Tren ini tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, industri dan masyarakat diharapkan dapat memilih solusi energi yang lebih berkelanjutan.

Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).
Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).

Menggunakan teknologi dan analitik data, NewX Energy bertujuan engubah infrastruktur energi menjadi sebuah peluang yang berharga bagi konsumen dan bisnis. Dengan meminimalkan perantara dan meningkatkan efisiensi energi lewat solusi berbasis data, NewX Energy mampu mengubah pasokan energi menjadi berbagai layanan berbasis teknologi seperti smart homes, smart metering, dan smart finance. Fasilitas ini mampu memberdayakan konsumsi energi yang tumbuh dengan nilai nyata.

Dengan penyerapan energi yang lebih efisien dan ekosistem yang lebih cerdas, NewX Energy berharap dapat memberikan kontribusi positif untuk melawan pemanasan global serta menjadi penyedia energi masa depan untuk Asia Tenggara.
"Komitmen terhadap keberlanjutan ini juga merupakan salah satu alasan utama NewX Energy untuk membangun pertanian mega turbin angin lepas pantai terapung pertama di Asia Tenggara dengan PTBPP," tutup Christien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apple Targetkan Bebas Karbon pada 2030

Apple Targetkan Bebas Karbon pada 2030

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:30 WIB

Sampah Elektronik Bekas Bernilai Ratusan Miliar

Sampah Elektronik Bekas Bernilai Ratusan Miliar

Video | Rabu, 15 Juli 2020 | 11:35 WIB

Negara Ini Tolak Pasarkan Suzuki Jimny, Apakah Alasannya?

Negara Ini Tolak Pasarkan Suzuki Jimny, Apakah Alasannya?

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:14 WIB

Sejak Mei, Karbon Dioksida Capai Konsentrasi Tertinggi dalam Sejarah

Sejak Mei, Karbon Dioksida Capai Konsentrasi Tertinggi dalam Sejarah

Tekno | Kamis, 11 Juni 2020 | 10:30 WIB

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:15 WIB

Pakai Masker Bisa Bikin Sesak Napas. Keracunan Karbon Dioksida?

Pakai Masker Bisa Bikin Sesak Napas. Keracunan Karbon Dioksida?

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:54 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×