Tragis.. Penelitian Terbaru Ungkap Penyebab Badak Berbulu Menuju Kepunahan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 16 Agustus 2020 | 07:46 WIB
Tragis.. Penelitian Terbaru Ungkap Penyebab Badak Berbulu Menuju Kepunahan
Badak Berbulu. [Eurekalert/Albert Protopopov]

Suara.com - Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology mengungkapkan bahwa kepunahan badak berbulu disebabkan oleh perubahan iklim, bukan perburuan. Manusia purba sering dikaitkan dengan punahnya hewan, termasuk mammoth berbulu dan singa gua.

Para ilmuwan dalam studi tersebut menyelidiki populasi badak berbulu di Siberia dengan melihat DNA dari sampel jaringan, tulang, dan rambut dari 14 badak berbulu.

Genom DNA dan mitokondria dari spesimen yang diawetkan secara genetik diurutkan, memungkinkan para ilmuwan untuk memperkirakan ukuran populasi dan keragaman genetik dalam kelompok.

Badak berbulu merupakan spesies badak punah yang umumnya di seluruh Eropa dan Asia utara selama Zaman Pleistosen dan bertahan hingga akhir periode glasial terakhir. Sesuai namanya, badak itu memiliki rambut tebal dan panjang dengan punuk besar.

Hasil analisis para ahli menunjukkan bahwa populasi badak berbulu telah beradaptasi secara genetik selama puluhan ribu tahun sebelum kepunahannya.

Indikator genetik dari ukuran populasi dan perkiraan tingkat perkawinan sedarah menunjukkan bahwa populasi stabil setelah manusia mulai tinggal di Siberia.

Stabilitas tersebut berlangsung dari 29.000 tahun yang lalu pada permulaan periode dingin, hingga 18.500 yang lalu ketika kumpulan data studi berakhir. Badak berbulu belum punah sampai sekitar 14.000 tahun yang lalu.

Sekuensing gen juga menunjukkan mutasi genetik yang mmebantu badak berbulu beradaptasi dengan perubahan iklim, seperti perubahan reseptor kulit yang mendeteksi suhu hangat dan dingin.

Badak berbulu sangat cocok dengan iklim Siberia timur laut yang dingin dan para ilmuwan menjelaskan mutasi "adaptif" ini bisa terjadi pada spesies tersebut ketika periode pemanasan singkat, yang dikenal sebagai Bølling-Allerød interstadial, terjadi sekitar waktu kepunahan hewan tersebut menuju akhir Zaman Es.

baca juga
Badak berbulu. [Sergey FEDOROV / AFP]
Badak berbulu. [Sergey FEDOROV / AFP]

"Awalnya, diperkirakan bahwa manusia muncul di timur laut Siberia pada 14.000-15.000 tahun lalu, sekitar saat badak berbulu punah. Namun baru-baru ini, ada beberapa penemuan situs pendudukan manusia yang jauh lebih tua, yang berusia sekitar 30.000 tahun. Jadi, kepunahan badak berbulu tidak bertepatan dengan kemunculan manusia pertama di wilayah tersebut," kata Love Dalén, penulis senior dan profesor genetika evolusioner di Centre for Palaeogenetics.

Dilansir dari IFL Science, Minggu (16/8/2020), meski begitu masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk mengetahui detail mengenai penurunan populasi badak dan megafauna lainnya.

Para ahli saat ini mencoba mendapatkan lebih banyak urutan genom dari badak yang berusia antara 18.000 dan 14.000 tahun untuk menganalisis penurunan populasi dan pengaruhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun

Ilmuwan Temukan Kerangka Mamut Utuh, Diduga Berusia Ribuan Tahun

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2020 | 18:58 WIB

Akibat Banjir di Taman Kaziranga India, 11 Badak Langka Mati

Akibat Banjir di Taman Kaziranga India, 11 Badak Langka Mati

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 17:59 WIB

Penelitian Konfirmasi Covid-19 Tidak Dapat Disebarkan Nyamuk

Penelitian Konfirmasi Covid-19 Tidak Dapat Disebarkan Nyamuk

Tekno | Selasa, 21 Juli 2020 | 10:30 WIB

Badak Bercula Satu yang Langka Tewas Karena Banjir di India

Badak Bercula Satu yang Langka Tewas Karena Banjir di India

Tekno | Senin, 20 Juli 2020 | 16:01 WIB

Penelitian Terbaru: 1 dari 3 Orang Usia Muda Rentan Terkena Covid-19 Parah

Penelitian Terbaru: 1 dari 3 Orang Usia Muda Rentan Terkena Covid-19 Parah

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 13:00 WIB

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Populasi Dunia Akan Menurun pada 2100

Pertama Kalinya dalam Sejarah, Populasi Dunia Akan Menurun pada 2100

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

×