Begini Risiko dan Amannya Bepergian Naik Pesawat Selama Pandemi

Kamis, 20 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Begini Risiko dan Amannya Bepergian Naik Pesawat Selama Pandemi
Aman Naik Pesawat Terbang di Tengah Pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang pasti bertanya-tanya apakah berisiko, naik pesawat saat pandemi virus Corona (Covid-19) berlangsung. Hal ini mengingat hanya ada sedikit penelitian ilmiah tentang risiko perjalanan udara dan penularan Covid-19.

Salah satu studi kasus paling komprehensif, tim ilmuwan dari Universitas Goethe di Jerman merinci bagaimana Covid-19 tampaknya telah menyebar di antara berbagai kelompok turis dalam penerbangan komersial.

Laporan tersebut menunjukkan bagaimana tujuh orang dalam penerbangan itu terinfeksi Covid-19 dan kemungkinan besar menularkan virus ke dua orang lain dalam dua baris terdekat.

Artinya, ada dua kasus yang diduga kuat berasal dari tujuh orang yang terinfeksi, tetapi risikonya mungkin tidak setinggi yang diperkirakan.

INFOGRAFIS: Panduan Naik Pesawat di Masa Transisi New Normal
INFOGRAFIS: Panduan Naik Pesawat di Masa Transisi New Normal

"Kami mendeteksi kemungkinan transmisi selama penerbangan ini, oleh karena itu transmisi dalam penerbangan dapat terjadi," kata Profesor Sandra Ciesek, penulis penelitian dan Direktur Institut Virologi Medis di Universitas Goethe, seperti dikutip IFL Science, Kamis (20/8/2020).

Ciesek menambahkan, dapat dianggap meyakinkan bahwa tingkat penularan tidak lebih tinggi.

Dilaporkan dalam JAMA Network Open, studi kasus tersebut merinci penerbangan komersial antara Tel Aviv di Israel ke Frankfurt di Jerman yang terjadi pada 9 Maret 2020 dan berlangsung selama 4 jam 40 menit.

Kurun waktu ini adalah tahap awal pandemi di Eropa, masker wajah tidak terlalu banyak digunakan dan banyak orang yang masih lalai tentang tindakan jarak fisik.

Dari 102 penumpang di dalam penerbangan itu, 24 di antaranya adalah anggota kelompok turis yang sama.

Baca Juga: Bisa Hancurkan Patogen, Ilmuwan Rancang Bahan Baru Masker Wajah

Seluruh 24 anggota menjalani evaluasi medis dan pengujian untuk Covid-19 tepat setelah mendarat.

Sementara 71 penumpang lainnya dihubungi empat hingga lima minggu kemudian untuk wawancara. Sayangnya, tujuh penumpang lainnya tidak bisa dihubungi.

Dari 24 turis, sebanyak tujuh orang dinyatakan positif Covid-19 sesaat setelah mendarat di bandara Jerman.

Empat dari tujuh orang itu merasa sakit selama penerbangan, dua orang merasa baik-baik saja pada saat itu tetapi kemudian mengalami gejala, dan satu orang tanpa gejala.

Tujuh orang ini diperkirakan terinfeksi selama seminggu sebelumnya setelah melakukan kontak dengan manajer hotel yang dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, dua kasus kemungkinan penularan di udara teridentifikasi pada penumpang yang bukan bagian dari kelompok turis, keduanya duduk dalam dua bari dari orang yang diketahui terinfeksi. Dalam salah satu kasus ini, penularan dari penerbangan tampaknya sangat mungkin terjadi karena mereka dikarantina selama 14 hari setelah mendarat, tetapi masih sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI