Internet Super Cepat, Download Netflix Cuma 1 Detik

Minggu, 23 Agustus 2020 | 09:15 WIB
Internet Super Cepat, Download Netflix Cuma 1 Detik
Ilustrasi internet. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti telah menciptakan koneksi internet tercepat yang pernah ada, jauh lebih cepat daripada yang pernah dilakukan sebelumnya.

Tim di balik terobosan ini adalah para peneliti dari University College London (UCL), yang mampu mengirimkan data dengan kecepatan 178 terabit per detik.

Kecepatannya ini dua kali lipat lebih cepat daripada kapasitas sistem mana pun yang saat ini digunakan di dunia, atau seperlima lebih cepat dari rekor sebelumnya.

Saking cepatnya, koneksi internet yang mereka temukan sanggup untuk mengunduh seluruh daftar film di Netflix hanya dalam satu detik.

Ilustrasi aplikasi Netflix. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi Netflix. [Shutterstock]

Temuan ini juga mendekati batas teoritis transmisi data yang pertama kali diungkapkan oleh matematikawan asal Amerika Serikat, Claude Shannon, pada 1949.

Peningkatan kecepatan ini bisa saja terjadi karena para peneliti mampu mengirimkan data melalui rentang warna yang jauh lebih luas, daripada yang biasanya digunakan dalam serat optik.

Dengan menggabungkan berbagai teknologi amplfiier, mereka dapat memanfaatkan properti cahaya yang mentransmisikan data dengan sebaik-baiknya. Hal ini memungkinkan mereka memanipulasi masing-masing panjang gelombang.

Meski begitu, teknologi broadband ini masih dalam level pembuktian konsep. Artinya, para pelanggan internet rumahan masih belum bisa menikmati unduhan super cepat dalam waktu dekat.

Akan tetapi, para peneliti mencatat bahwa cara untui mempercepat koneksi internet ini cukup hemat dan mudah dilakukan, karena berbasis pada infrastruktur yang sudah ada.

Baca Juga: Ini 4 Langkah Mengatasi dan Menghindari Peretasan

Untuk mempercepat intenet, kata para peneliti, yang diperlukan hanya meningkatkan amplifier yang digunakan pada rute serat optik seharga 16 ribu poundsterling atau senilai Rp 309 juta. Harga ini jauh lebih murah ketimbang memasang serat optik baru, yang biayanya menelan 450 ribu poundsterling atau Rp 8,7 miliar untuk setiap kilometernya.

Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]
Ilustrasi browsing internet. [Pixabay]

Para peneliti menilai, peningkatan kecepatan internet seperti itu akan dibutuhkan di masa depan karena jumlah data yang digunakan dan dikirim terus meningkat.

"Semakin mudah membuat dan menyimpan informasi, akan menjadi lebih penting untuk dapat memenuhi permintaan kecepatan transfer data. Aplikasi yang belum terpikirkan sebelumnya yang akan mengubah kehidupan banyak orang," tutup Lidia Galdino dari UCL, penulis utama makalah baru tersebut, sebagaimana dikutip dari Independent, Minggu (23/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI