Vaksin Covid-19 Sinovac Siap Diuji Coba ke Ratusan Remaja dan Anak-anak

Dythia Novianty

Jum'at, 18 September 2020 | 08:35 WIB
Vaksin Covid-19 Sinovac Siap Diuji Coba ke Ratusan Remaja dan Anak-anak
Kandidat vaksin Covid-19, Sinovac. [Noel Celis/AFP]

Suara.com - Pembuat vaksin Covid-19 China Sinovac Biotech, berencana memulai uji klinis vaksin virus corona eksperimental dengan anak-anak dan remaja akhir bulan ini. Langkah ini memperluas pengujiannya pada suntikan yang sudah dalam tahap akhir studi dengan orang dewasa.

Sebagaimana melansir laman Channel Inews Asia, Jumat (18/9/2020), penemuan vaksin Covid-19 yang bekerja untuk seluruh populasi, termasuk orang muda, bisa menjadi sangat penting dalam pencegahan pandemi virus corona, melalui sekolah dan taman kanak-kanak.

Sebanyak 552 peserta sehat berusia antara tiga dan 17 tahun, akan menggunakan dua dosis CoronaVac Sinovac yang terdaftar di AS atau plasebo dalam uji coba gabungan Fase 1 dan Fase 2, yang diperkirakan akan dimulai pada 28 September di provinsi Hebei, China utara. Menurut juru bicara Sinovac, persidangan telah disetujui oleh regulator China.

China telah menginokulasi setidaknya puluhan ribu warganya yang meluncurkan vaksin virus corona eksperimental, menarik minat internasional dalam pengembangannya, meskipun para ahli mengkhawatirkan keamanan obat yang belum menyelesaikan pengujian standar.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Sebagai bagian dari program itu, CoronaVac, yang diuji dalam uji coba skala besar tahap akhir di Brasil, Indonesia, dan Turki, telah diberikan kepada sekitar 90 persen karyawan perusahaan dan keluarganya.

Data sejauh ini menunjukkan, virus Covid-19 umumnya menyebabkan penyakit lebih ringan pada anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa, Namun, beberapa kasus anak-anak yang membutuhkan perawatan intensif juga telah dilaporkan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Beberapa ratus anak dirawat di rumah sakit AS dengan sindrom peradangan yang jarang tetapi parah, yang dapat mencakup gejala seperti demam, ruam, dan kelenjar bengkak, terkait dengan virus corona.

Sinovac mengatakan awal bulan ini, CoronaVac tampaknya aman dan mampu menginduksi antibodi untuk orang tua, sementara tingkat antibodi yang dihasilkan vaksin sedikit lebih rendah daripada yang terlihat pada orang dewasa yang lebih muda, mengutip hasil awal dari uji coba tahap awal hingga pertengahan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Ditemukan Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona

Kronologis Ditemukan Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona

Kalbar | Jum'at, 11 September 2020 | 10:25 WIB

Myelitis Transversal, Penyebab Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditunda

Myelitis Transversal, Penyebab Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditunda

Health | Jum'at, 11 September 2020 | 08:53 WIB

Diduga Ada Reaksi Serius, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditangguhkan

Diduga Ada Reaksi Serius, Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca Ditangguhkan

Health | Rabu, 09 September 2020 | 10:04 WIB

Bahas Vaksin SinoVac, WHO dan China Rapat Khusus

Bahas Vaksin SinoVac, WHO dan China Rapat Khusus

Health | Selasa, 08 September 2020 | 15:42 WIB

Susun Persyaratan Persetujuan Vaksin Covid-19, WHO Gandeng China

Susun Persyaratan Persetujuan Vaksin Covid-19, WHO Gandeng China

News | Selasa, 08 September 2020 | 14:53 WIB

China Pamer Vaksin Covid-19, Target Meluncur Akhir 2020

China Pamer Vaksin Covid-19, Target Meluncur Akhir 2020

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 08:15 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×