Ada Apa Nih? Astronom Minta PBB Lindungi Langit Malam dari Satelit SpaceX

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:30 WIB
Ada Apa Nih? Astronom Minta PBB Lindungi Langit Malam dari Satelit SpaceX
Logo SpaceX. [Shutterstock]

Suara.com - Konstelasi satelit Starlink yang diluncurkan SpaceX, membuat para astronom merasa terancam karena pengamatan langit malam terganggu. Beberapa komunitas astronom sekarang berharap bahwa PBB juga dapat membantu melindungi langit malam dari megaconstellations satelit.

Langkah yang diambil para astronom dimulai dengan lokakarya online yang disebut "Dark and Quiet Skies for Science and Society", yang diselenggarakan bersama oleh Kantor Urusan Luar Angkasa PBB (UNOOSA) dan Persatuan Astronomi Internasional.

Lokakarya yang dilakukan pada 8 Oktober, secara khusus membahas dampak megaconstellations terhadap astronomi dan cara mengurangi efeknya. Diskusi itu akan menghasilkan laporan yang akan diserahkan ke Komite PBB untuk Peaceful Uses of Outer Space.

"Harapan jangka panjang kami adalah dapat membujuk PBB untuk mengeluarkan pedoman tentang melindungi langit malam yang akan mencerminkan kompromi yang wajar antara operator satelit dan kebutuhan astronom," kata Jonathan McDowell, astronom dan pelacak satelit yang berbasis di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, seperti dikutip Space.com, Rabu (14/10/2020).

McDowell menambahkan, pedoman tersebut kemudian akan diambil alih oleh pemerintah nasional sebagai peraturan perizinan, jika semua berjalanan sesuai rencana.

Pedoman semacam itu mungkin mendorong operator merancang pesawat luar angkasa seminimal mungkin dan menjaganya pada ketinggian yang lebih rendah dari 600 kilometer. Ini adalah pendekatan baru bagi komunitas astronomi, yang belum banyak terlibat dalam masalah tata ruang angkasa.

Dampak pada astronomi di darat diperkirakan datang dari tiga konstelasi komersial terbesar, yang semuanya dirancang untuk memancarkan layanan internet dari orbit Bumi rendah (LEO), seperti Starlink SpaceX, jaringan OneWeb, dan Project Kuiper yang akan dijalankan oleh Amazon.

SpaceX dan Amazon berencana untuk memepertahankan satelit mereka di dekat atau di bawah garis 360 mil, tetapi konstelasi OneWeb akan terbang jauh lebih tinggi, sekitar 750 mil.

Amazon mengatakan bahwa Project Kuiper akan terdiri dari sekitar 3.200 pesawat luar angkasa. Sementara SpaceX mengantongi izin dari Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat untuk menempatkan 12.000 satelit Starlink. Sedangkan OneWeb berencana untuk meluncurkan 48.000 pesawat luar angkasa.

Menurut UNOOSA, secara total kini telah diluncurakn kurang dari 10.000 objek ke perbatasan terakhir sejak awal era luar angkasa pada 1957.

Meski begitu, tidak ada kepastian berapa banyak satelit internet yang akan diluncurkan ke luar angkasa. SpaceX saat ini telah meluncurkan hampir 800 Starlink dan berencana untuk terus meluncurkannya.

Amazon belum menempatkan satu satelit pun untuk Project Kuiper, sementara OneWeb telah mengorbitkan 74 satelit. Tapi, perusahaan tersebut baru-baru ini mengalami kebangkrutan dan dibeli oleh grup yang dipimpin bersama oleh pemerintah nasional Inggris.

McDowell mengelompokkan dampak yang akan terjadi pada astronomi. Dampak dari 10.000 satelit internet LEO pada pengamatan astronomi berada di level "parah", sementara 100.000 satelit dikelompokkan sebagai "bencana besar".

Para astronom sebelumnya telah melakukan diskusi dengan SpaceX dan berhasil mengurangi kecerahan satelit Starlink dengan menambahkan semacam pelindung pada badan satelit sehingga tidak memantulkan sinar Matahari.

Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]

McDowell mengatakan bahwa ia menghargai upaya semacam itu. Namun, pedoman PBB juga dapat membantu mengurangi potensi dampak lain dari megaconstellations yang akan datang, seperti lingkungan orbit yang semakin berantakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Tesla Roadstar Dekati Planet Mars

Mobil Tesla Roadstar Dekati Planet Mars

Otomotif | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 08:15 WIB

NASA Gandeng SpaceX Akan Luncurkan 4 Astronot ke ISS Akhir Bulan

NASA Gandeng SpaceX Akan Luncurkan 4 Astronot ke ISS Akhir Bulan

Tekno | Senin, 05 Oktober 2020 | 08:00 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Monster Penjebak 6 Galaksi

Astronom Temukan Lubang Hitam Monster Penjebak 6 Galaksi

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Wah! Astronom Temukan Planet Bersuhu 3.200 Derajat Celcius

Wah! Astronom Temukan Planet Bersuhu 3.200 Derajat Celcius

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 09:45 WIB

Astronom Deteksi Uap Air Garam di Bintang Bermassa 25 Kali Matahari

Astronom Deteksi Uap Air Garam di Bintang Bermassa 25 Kali Matahari

Tekno | Senin, 28 September 2020 | 11:30 WIB

Satelit SpaceX Bikin Astronom Frustrasi, Kenapa?

Satelit SpaceX Bikin Astronom Frustrasi, Kenapa?

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 09:00 WIB

Terkini

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!

20 Prompt AI Edit Foto Lebaran Jadi Glow Up dan Estetik, Tinggal Copas!

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:13 WIB

32 Kode Redeem FF 22 Maret 2026: Trik Spin Bundle Old Clover Cuma Modal 1000 Diamond

32 Kode Redeem FF 22 Maret 2026: Trik Spin Bundle Old Clover Cuma Modal 1000 Diamond

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:31 WIB

28 Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026: Kunci Jawaban Kuis Hari 3 dan Trik Gacha Draft Mewah

28 Kode Redeem FC Mobile 22 Maret 2026: Kunci Jawaban Kuis Hari 3 dan Trik Gacha Draft Mewah

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:11 WIB

6 HP Rp2 Jutaan yang Awet Jangka Panjang, Performa Ciamik Fitur Lengkap!

6 HP Rp2 Jutaan yang Awet Jangka Panjang, Performa Ciamik Fitur Lengkap!

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Terpopuler: Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik

Terpopuler: Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

5 Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik, Pilihan Cerdas Upgrade Gadget Pakai Uang THR

5 Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik, Pilihan Cerdas Upgrade Gadget Pakai Uang THR

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:14 WIB

35 Jawaban Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Balas Chat WhatsApp

35 Jawaban Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Balas Chat WhatsApp

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:59 WIB

35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp

35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:52 WIB