Muncul Penyakit Misterius, Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Dihentikan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Muncul Penyakit Misterius, Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson Dihentikan
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]

Suara.com - Perusahaan farmasi Johnson & Johnson, yang memimpin penilitian vaksin virus Corona (Covid-19), menghentikan tahap akhir dari vaksin secara sementara, setelah seorang peserta terkena penyakit misterius.

Saat ini, perusahaan sedang meneliti untuk mengetahui apakah penyakit tersebut kebetulan atau terkait dengan suntikan vaksin.

Johnson & Johnson mengatakan dalam pernyataan bahwa penyakit, kecelakaan, dan kejadian buruk lainnya merupakan bagian yang umum terjadi saat melakukan studi klinis, tetapi dokter dan panel pemantauan keamanan sedang menyelidikinya.

"Kami telah menghentikan sementara pemberian dosis lebih lanjut di semua uji klinis kandidat vaksin Covid-19 kami," kata Johnson & Johnson dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Metro, Rabu (14/10/2020).

Ilustrasi Johnson & Johnson. [Mark RALSTON/AFP]
Ilustrasi Johnson & Johnson. [Mark RALSTON/AFP]

Mengikuti pedoman yang ada, penyakit peserta saat ini sedang ditinjau dan dievaluasi.

"Kami juga mempelajari lebih lanjut tentang penyakit peserta ini dan penting untuk mengetahui semua faktanya sebelum kami membagikan informasi tambahan," tambah Johnson & Johnson.

Perusahaan tidak mengungkapkan lebih banyak detail tentang penyakit pasien dengan alasan privasi. Penghentian sementara tersebut setidaknya yang kedua terjadi di antara beberapa kandidat vaksin Covid-19, yang telah mencapai tahap akhir skala besar di Amerika Serikat.

Meski begitu, penghentian sementara studi medis skala besar relatif umum. Hanya sedikit yang dipublikasikan dalam uji coba obat biasa, tetapi vaksin Covid-19 sedang diteliti dengan cermat karena skala upaya untuk menemukan vaksin yang layak.

Perusahaan diharuskan untuk menyelidiki reaksi serius atau tidak terduga yang terjadi selama pengujian obat. Karena tes dilakukan pada puluhan ribu orang, beberapa masalah medis terjadi secara kebetulan.

baca juga

Salah satu langkah pertama yang dikatakan perusahaan akan dilakukan adalah menentukan apakah peserta tersebut menerima vaksin atau plasebo.

Pengujian tahap akhir dari vaksin Covid-19 yang dibuat oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford juga telah ditunda untuk kedua kalinya di Amerika Serikat, setelah munculnya reaksi tak terduga pada peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Jatuh Sakit, Uji Klinis Vaksin Corona Johnson & Johnson Dihentikan

Relawan Jatuh Sakit, Uji Klinis Vaksin Corona Johnson & Johnson Dihentikan

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:20 WIB

Vaksin Covid-19 Diberikan Bertahap, Siapa yang Dapat Duluan?

Vaksin Covid-19 Diberikan Bertahap, Siapa yang Dapat Duluan?

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 05:30 WIB

Mampukah Vaksin Buatan Tahun 1921 Hentikan Pandemi Covid-19?

Mampukah Vaksin Buatan Tahun 1921 Hentikan Pandemi Covid-19?

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 20:11 WIB

Dokter Inggris Imbau Pakai Masker dalam Ruangan dan Berita Hits Lainnya

Dokter Inggris Imbau Pakai Masker dalam Ruangan dan Berita Hits Lainnya

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 18:23 WIB

China Dukung Indonesia Menjadi Pusat Vaksin Terkuat di Asia Tenggara

China Dukung Indonesia Menjadi Pusat Vaksin Terkuat di Asia Tenggara

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 17:32 WIB

Pemerintah Indonesia Telah Siapkan 273 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia Telah Siapkan 273 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 17:14 WIB

Terkini

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

×