NHS Akan Luncurkan Vaksin Covid-19 setelah Natal

Senin, 19 Oktober 2020 | 11:00 WIB
NHS Akan Luncurkan Vaksin Covid-19 setelah Natal
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pearson0612/Pixabay]

Suara.com - National Health Service (NHS) Inggris sedang bersiap untuk meluncurkan vaksin virus Corona (Covid-19), tak lama setelah Natal.

Ribuan pekerja NHS akan dilatih untuk memberikan vaksin yang diklaim akan mengurangi infeksi dan menyelamatkan nyawa.

Profesor Jonathan Van-Tam, ahli di bidang influenza termasuk vaksinologi dan obat antivirus, mengatakan kepada anggota parlemen bahwa uji coba tahap tiga dari vaksin yang dibuat di Universitas Oxford dan diproduksi AstraZeneca, kemungkinan dapat diluncurkan secara massal pada awal Desember.

"Ini bukanlah saran yang sama sekali tidak realistis bahwa kami dapat menggunakan vaksin segera setelah Natal. Itu akan berdampak signifikan pada penerimaan dan kematian di rumah sakit," kata prof Van-Tam, seperti dikutip The Sun, Senin (19/10/2020).

Ilustrasi Oxford of University. [Shutterstock]
Ilustrasi Oxford of University. [Shutterstock]

Pemerintah mengubah undang-undang akhir pekan ini untuk menambah jumlah para profesional kesehatan yang dapat menyuntikkan vaksin. Peraturan baru tersebut akan memungkinkan apoteker, dokter gigi, bidan, dan para medis untuk memberikan suntikan vaksin kepada masyarakat.

Seorang pejabat departemen kesehatan mengonfirmasi bahwa program pelatihan yang komprehensif sedang dikembangkan oleh NHS dan Public Health England, untuk melatih lebih banyak orang agar dapat memberikan suntikan vaksin.

"Perubahan hukum ini akan membantu kami untuk memastikan kami siap meluncurkan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif segera setelah lulus uji klinis dan menjalani pemeriksaan ketat oleh regulator," ucap Matt Hancock, sekretaris kesehatan, dalam sebuah pernyataan.

Vaksin pertama akan diberikan kepada orang tua dan orang yang rentan. Sementara untuk memvaksinasi kelompok orang yang paling berisiko akan memakan waktu beberapa bulan.

Gagasan peluncuran vaksin setelah Natal muncul setelah kepala Oxford Vaccine Group, memperingatkan pekan lalu bahwa masyarakat Inggris mungkin perlu menjaga jarak dan memakai masker wajah hingga musim panas mendatang.

Baca Juga: Waduh! Efeknya Belum Terbukti, Vaksin Covid-19 China Siap Dijual

Namun, Andrew Pollard memperingatkan bahwa jika uji coba vaksin selesai pada akhir tahun ini, vaksin mungkin tidak akan siap hingga 2021.

"Kehidupan tidak akan kembali normal paling cepat sampai musim panas. Kami mungkin membutuhkan masker hingga Juli. Jika kita akhirnya mendapatkan vaksin yang efektif mencegah penyakit, sejauh ini itu adalah cara terbaik untuk mengendalikan virus," kata Pollard.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Pollard menambahkan, bahkan jika negara telah memiliki vaksin yang cukup untuk semua orang, menurutnya itu tidak mungkin akan dengan cepat mengubah keadaan pandemi di mana aturan seperti menjaga jarak dihapuskan secara instan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI