Fosil Ini Ungkap Fakta Dinosaurus Bisa Menyebrangi Lautan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 11 November 2020 | 16:00 WIB
Fosil Ini Ungkap Fakta Dinosaurus Bisa Menyebrangi Lautan
Hadrosaurus. [University of Bath]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan fosil pertama hadrosaurus kecil di Maroko dari Zaman Kapur dan mengungkapkan perjalanan hewan purba ini. Penemuan ini membuat para ahli harus memikirkan ulang bagaimana dinosaurus menyebar antar benua.

Hadrosaurus yang dikenal memiliki paruh seperti bebek adalah dinosaurus pemakan tumbuhan yang mendominasi ekologi Kapur di Amerika Utara dan menyebar ke Eropa dan Asia. Di sisi lain, belum pernah ditemukannya hadrosurus di Afrika.

Oleh karena itu, Dr Nicholas Longrich dari Universitas Bath, cukup terkejut dengan penemuan fosil ini yang terletak di bebatuan berusia 66 juta tahun tidak jauh dari Casablanca, di pantai Atlantik Maroko.

"Fosil ini benar-benar tidak pada tempatnya, ini sama seperti menemukan kanguru di Skotlandia. Afrika benar-benar terisolasi oleh air, jadi bagaimana hewan ini bisa sampai di sana?" kata Longrich, seperti dikutip IFL Science, Rabu (12/11/2020).

Fosil hadrosaurus. [Wikipedia]
Fosil hadrosaurus. [Wikipedia]

Tim ilmuwan yang dipimpin Longrich, telah mendeskripsikan dinosaurus baru di Cretaceous Research dengan memberinya nama Ajnabia odysseus untuk mencerminkan perjalanannya yang panjang.

Menurut standar ukuran hadrosaurus, Ajnabia kecil memiliki panjang 3 meter ketika dinosaurus lainnya di benua lain bisa mencapai 15 meter. Namun, gigi dan tulang rahang menunjukkannya sebagai anggota subfamili Lambeosauriae hadrosaurid dan bukan garis keturunan dinosaurus lain yang mengembangkan paruh melalui evolusi konvergen.

Lambeosaurus tersebar luas di seluruh Laurasia. Jika dilihat dari bebatuan tempat ditemukannya fosil, kemungkinan besar hewan itu bisa menceburkan diri ke dalam air bila diperlukan dan menyebrangi laut dengan tenaga yang besar dan kaki yang kuat. Ini sama sekali berbeda dari makhluk darat yang berenang melintasi seluruh lautan, tapi entah bagaimana Ajnabia berhasil menyebrang.

"Tidak mungkin berjalan ke Afrika. Dinosaurus ini berevolusi lama setelah pergeseran benua dan kita tidak memiliki bukti adanya jembatan darat. Geologi menunjukkan bahwa Afrika dikelilingi oleh lautan. Jika demikian, satu-satunya cara untuk sampai ke sana adalah melalui air," tambah Longrich.

Longrich dan timnya berpikir bahwa Ajnabi termasuk dalam klade Arenysaurini, menunjukkan leluhur mencapai Afrika dari Eropa daripada Amerika Utara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memiliki Sayap, Kemampuan Terbang Dinosaurus Ini Lebih Buruk dari Ayam

Memiliki Sayap, Kemampuan Terbang Dinosaurus Ini Lebih Buruk dari Ayam

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:30 WIB

DPR : Potensi Sumber Energi Nasional masih Besar

DPR : Potensi Sumber Energi Nasional masih Besar

DPR | Senin, 26 Oktober 2020 | 17:08 WIB

Buaya Purba Berusia Enam Juta Tahun, Berenang dari Afrika ke Spanyol

Buaya Purba Berusia Enam Juta Tahun, Berenang dari Afrika ke Spanyol

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 08:30 WIB

Fosil Kerang Ini Ungkap Penyebab Kepunahan Massal 252 Juta Tahun Lalu

Fosil Kerang Ini Ungkap Penyebab Kepunahan Massal 252 Juta Tahun Lalu

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:05 WIB

Bocah 12 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus Langka

Bocah 12 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus Langka

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 12:53 WIB

Berusia 6,4 Juta Tahun, Fosil Monyet Tertua di Asia Ditemukan

Berusia 6,4 Juta Tahun, Fosil Monyet Tertua di Asia Ditemukan

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!

Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya

Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?

Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis

Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini

Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat

Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?

Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga

Health | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya

Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!

Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×