Lubang Ozon Musiman di Antartika Akan Tetap Aktif Hingga November

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 13 November 2020 | 09:25 WIB
Lubang Ozon Musiman di Antartika Akan Tetap Aktif Hingga November
Ilustrasi kawasan Antartika. (shutterstock)

Suara.com - Pengamatan satelit dan balon cuaca dari NASA dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menunjukkan bahwa lubang ozon musiman di atas Antartika akan tetap aktif hingga November.

Ozon adalah gas di lapisan stratosfer yang bertindak sebagai tabir surya bagi kehidupan di Bumi. Di lapisan itu, ozon melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet pemicu kanker, dan dapat merusak tumbuhan serta plankton.

Ozon stratosfer alami menipis ketika klorin dan bromin dari aktivitas yang dilakukan manusia menempel pada atom ozon. Setiap musim dingin di belahan Bumi selatan, sinar Matahari yang memantul menyebabkan interaksi yang mengikis ozon. Erosi akan berlanjut di suhu dingin hingga mendekati musim semi.

"Suhu dingin yang terus-menerus dan angin sirkumpolar yang kuat, juga dikenal sebagai pusaran kutub, mendukung pembentukan lubang ozon Antartika yang besar dan dalam yang akan bertahan hingga November," kata NASA dalam sebuah pernyataan pada 30 Oktober, seperti dikutip Space.com pada Jumat (13/11/2020).

Lubang ozon di Antartika, pada penampakan September 2020 [NASA,Goddard Space Flight Center].
Lubang ozon di Antartika, pada penampakan 20 September 2020 [NASA,Goddard Space Flight Center].

NASA menambahkan lubang ozon Antartika tahunan mencapai ukuran puncaknya sekitar 9,6 juta mil persegi pada 20 September atau kira-kira tiga kali luas benua Amerika. Pengamatan mengungkapkan penghapusan ozon hampir sempurna di lapisan stratosfer setinggi 4 mil di kutub selatan.

Lubang ozon 2020 adalah yang terbesar ke-12 berdasarkan luasnya dalam 40 tahun catatan satelit dan sekaligus jumlah ozon terendah ke-14 yang diukur oleh instrumen balon.

Bagaimanapun, produksi ozon jauh lebih baik daripada 2000 ketika ukuran lubang mencapai puncaknya. Lubang itu telah berkurang sejak penurunan bahan kimia perusak ozon yang diatur oleh Protokol Montreal 1987.

"Dari puncak 2000, tingkat klorin dan brom di stratosfer Antartika telah turun sekitar 16 persen ke tingkat alami. Jalan kita masih panjang, tetapi perbaikan itu membuat perbedaan besar tahun ini. Lubang itu akan menjadi sekitar satu juta mil persegi lebih besar jika masih ada klorin di stratosfer sebanyak yang ada pada tahun 2000," ucap Paul A. Newman, kepala ilmuwan ilmu Bumi di Goddard Space Flight Center NASA.

Instrumen satelit yang mengukur ozon termasuk Dutch-Finnish Ozone Monitoring Instrument pada satelit Aura NASA, Microwave Limb Sounder pada Aura, Ozone Mapping Profiler Suite di satelit NASA-NOAA Suomi National Polar-orbiting Partnership (NPP), dan Ozone Mapping Profiler Suite lainnya pada satelit kutub NOAA-20.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:29 WIB

Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing

Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 25 Juni 2026 | 20:03 WIB

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Perlukah Pakai Serum setelah Sheet Mask? Simak Aturan yang Benar Menurut Ahli

Perlukah Pakai Serum setelah Sheet Mask? Simak Aturan yang Benar Menurut Ahli

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:20 WIB

Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban

Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:02 WIB

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:27 WIB

Terkini

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:11 WIB

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Shopee - Meta, Kreator Instagram Kini Bisa Dapat Komisi dari Reels dan Feed Lewat Program Afiliasi

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:18 WIB

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:06 WIB

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

6 Fitur Wajib HP Kelas Menengah untuk Gaming, Lancar Tanpa Lag

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:42 WIB

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Quantum Accelerator Pertama di Singapura Resmi Diluncurkan, Startup Indonesia Masuk Daftar

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:27 WIB

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

8 HP Murah dengan Kamera Terbaik untuk Fotografi Ringan 2026, Hasil Jernih

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:11 WIB

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Spill Rahasia Konten Estetik Tanpa Ribet, Cukup Pakai OPPO Reno16 Series

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:51 WIB

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Perbandingan Spesifikasi Infinix Hot 70 vs Tecno Spark 50, Duel HP Murahh Baterai Jumbo

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

×