Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 04 Desember 2020 | 10:38 WIB
Ilmuwan Sebut Mikroba Mungkin Bisa Hidup di Bawah Permukaan Mars
Ilustrasi permukaan planet Mars (Shutterstock).

Suara.com - Selama bertahun-tahun, para ilmuwan terus mencari tanda-tanda kehidupan kuno di Mars. Sebuah penelitian terbaru dilakukan ilmuwan planet dari Rutgers University, mengungkap bahwa mikroba mungkin bisa bertahan hidup jauh di bawah permukaan Planet Merah.

Tim ilmuwan yang dipimpin Lujendra Ojha mulanya meneliti masalah redupnya Matahari muda yang berhubungan kelayakhunian Mars di masa lampau.

Sekitar empat miliar tahun lalu, Matahari tidak berbentuk bola panas seperti saat ini. Bintang itu jauh lebih redup sehingga seharusnya iklim Mars membeku.

"Ini sedikit misteri karena kami juga melihat banyak tanda air di Mars pada masa lalu," kata tim ilmuwan, seperti dikutip CNET, Kamis (3/12/2020).

Penemuan mikroba di bawah permukaan Mars. [Rutgers]
Penemuan mikroba di bawah permukaan Mars. [Rutgers]

Penelitian yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya air cair pada masa lampau di permukaan Mars dan bahkan terjadinya megaflood. Jika hangat dan basah, Mars kemungkinan pernah dihuni oleh mikroba. Tapi itu menimbulkan pertanyaan bagaimana mencairkan air dengan Matahari muda yang redup.

"Saya dan rekan penulis saya mengusulkan agar paradoks Matahari muda yang redup dapat direkonsiliasi, setidaknya sebagian, jika Mars memiliki suhu panas yang tinggi di masa lalu," kata Ojha yang menerbitkan penelitiannya di jurnal Science Advances.

Ini adalah fenomena yang juga terlihat di Bumi, di mana unsur-unsur membusuk menghasilkan panas yang dapat mencairkan lapisan es dari bawah. Jika Mars mengalami kondisi serupa seperti di Bumi, hal itu bisa menjelaskan kehadiran air cair meski Matahari redup.

"Jika kehidupan pernah ada di Mars, itu mengikuti air cair hingga semakin dalam. Pada kedalaman seperti itu, kehidupan bisa ditopang oleh aktivitas hidrotermal dan reaksi batu-air. Jadi, bawah permukaan mungkin bisa mewakili lingkungan layak huni terlama di Mars," tambah Ojha.

Dengan penelitian ini, pengetahuan manusia tentang Mars dan garis asal-usul air planet telah berkembang cepat. Kendaraan penjelajah saat ini masih berfokus pada pencarian tanda-tanda kehidupan di permukaan Mars.

baca juga

Namun, tidak menutup kemungkinan jika penjelajah di masa depan, akan mengintip di bawah permukaan Planet Merah untuk mengetahui sejarah kelayakhuniannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Meteorit Mars yang Jatuh Jutaan Tahun Lalu Mengandung Kristal

Wow! Meteorit Mars yang Jatuh Jutaan Tahun Lalu Mengandung Kristal

Jatim | Senin, 23 November 2020 | 10:09 WIB

Ilmuwan Temukan Kristal Tak Terduga Dalam Meteorit Mars

Ilmuwan Temukan Kristal Tak Terduga Dalam Meteorit Mars

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 09:01 WIB

Elon Musk Beberkan Rencana Manusia Hidup di Mars pada 2025

Elon Musk Beberkan Rencana Manusia Hidup di Mars pada 2025

Tekno | Minggu, 22 November 2020 | 11:32 WIB

Penjelajah Baru Perseverance Berhasil Rekam Suara Selama Perjalanan ke Mars

Penjelajah Baru Perseverance Berhasil Rekam Suara Selama Perjalanan ke Mars

Tekno | Jum'at, 20 November 2020 | 13:30 WIB

Kementan Ungkap Strategi Lawan Resistensi Antimikroba di Hewan Ternak

Kementan Ungkap Strategi Lawan Resistensi Antimikroba di Hewan Ternak

Jabar | Kamis, 19 November 2020 | 10:25 WIB

Cegah Resistensi Antimikroba pada Hewan Ternak, Ini Strategi Kementan

Cegah Resistensi Antimikroba pada Hewan Ternak, Ini Strategi Kementan

Health | Rabu, 18 November 2020 | 18:34 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×