Ilmuwan Harvard: Alien Kunjungi Bumi 2017, Ini Buktinya

Dythia Novianty

Minggu, 03 Januari 2021 | 12:00 WIB
Ilmuwan Harvard: Alien Kunjungi Bumi 2017, Ini Buktinya
Ilustrasi penampakkan alien. [Shutterstock]

Suara.com - Saat tanda pertama kehidupan berakal pertama kali mengunjungi kita dari luar angkasa, itu bukanlah piring raksasa yang melayang-layang di atas New York. Kemungkinan besar, itu akan menjadi sampah peradaban alien.

Avi Loeb, ketua Departemen Astronomi Harvard, yakin dia sudah menemukan sebagian dari sampah itu.

Melalui bukunya yang akan datang, “Extraterrestrial: The First Sign of Intelligent Life Beyond Earth” (Houghton Mifflin Harcourt), pada 26 Januari, profesor tersebut memaparkan kasus yang menarik, mengapa sebuah objek yang baru-baru ini mengembara ke tata surya kita bukan sekadar batu tapi sebenarnya adalah bagian dari teknologi alien.

Objek tersebut bergerak menuju tata surya kita dari arah Vega, bintang terdekat yang berjarak 25 tahun cahaya, dan mencegat bidang orbit tata surya kita pada 6 September 2017.

UFO. [Kalhh from Pixabay}
UFO. [Kalhh from Pixabay}

"Pada 9 September, lintasannya membawanya paling dekat ke matahari. Pada akhir September, ia melesat dengan kecepatan sekitar 58.900 mil per jam melewati jarak orbit Venus, dan kemudian, pada 7 Oktober, ia melesat melewati Bumi sebelum bergerak cepat menuju konstelasi Pegasus dan kegelapan di sekitarnya," tulis Loeb dalam bukunya dilansir laman New York Post, Minggu (3/1/2021).

Objek tersebut pertama kali ditemukan sebuah observatorium di Hawaii yang berisi Teleskop Survei Panorama dan Sistem Respons Cepat (Pan-STARRS) - teleskop definisi tertinggi di bumi. Objek luar angkasa itu dijuluki Oumuamua.

Saat para penjelajah luar angkasa pergi, itu relatif kecil dengan panjang hanya sekitar 100 yard, tetapi itu adalah masalah besar dalam komunitas ilmiah.

Sebagai permulaan, itu adalah objek antarbintang pertama yang terdeteksi di dalam tata surya kita. Menilai dari lintasan objek, para astronom menyimpulkan bahwa benda itu tidak terikat oleh gravitasi matahari, yang menunjukkan bahwa ia hanya bergerak melewatinya.

Tidak ada foto tajam yang dapat diambil, tetapi para astronom dapat melatih teleskop mereka pada objek tersebut selama 11 hari, mengumpulkan banyak data lain.

baca juga

Awalnya, para ilmuwan mengira itu adalah komet biasa. Namun Loeb mengatakan bahwa asumsi berisiko memungkinkan yang familier untuk menentukan apa yang mungkin kita temukan.

“Apa yang akan terjadi jika manusia gua melihat ponsel?” Dia bertanya.

Dia telah melihat batu sepanjang hidupnya, dan dia akan mengira itu hanya batu yang berkilau. Loeb segera membuka pikirannya pada kemungkinan lain, yakni itu bukan komet tetapi teknologi yang dibuang dari peradaban alien.

Sejumlah properti yang tidak biasa tentang objek tersebut membantu Loeb membuat kesimpulan ini. Pertama adalah dimensi 'Oumuamua.

Para astronom melihat cara objek memantulkan sinar matahari. Kecerahannya bervariasi sepuluh kali lipat setiap delapan jam, menunjukkan bahwa itu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan rotasi penuh.

Oumuamua. [NASA]
Oumuamua. [NASA]

Para ilmuwan menyimpulkan bahwa benda itu setidaknya lima sampai sepuluh kali lebih panjang daripada lebarnya - seperti bentuk cerutu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Tekno | Kamis, 31 Desember 2020 | 10:00 WIB

Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020

Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020

Tekno | Rabu, 30 Desember 2020 | 13:00 WIB

Punya Nyanyian Unik, Populasi Paus Biru Baru Ditemukan di Samudra Hindia

Punya Nyanyian Unik, Populasi Paus Biru Baru Ditemukan di Samudra Hindia

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:28 WIB

5 Temuan Terkait Alien Sepanjang 2020

5 Temuan Terkait Alien Sepanjang 2020

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 12:15 WIB

Ilmuwan Ungkap Kelompok Hewan Terbesar yang Pernah Tercatat di Dunia

Ilmuwan Ungkap Kelompok Hewan Terbesar yang Pernah Tercatat di Dunia

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 11:00 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Plasenta Manusia

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Plasenta Manusia

Tekno | Minggu, 27 Desember 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×