Lapisan Es Mencair, Ilmuwan Temukan Fosil Badak Berbulu dari 50 Ribu Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 01 Januari 2021 | 16:00 WIB
Lapisan Es Mencair, Ilmuwan Temukan Fosil Badak Berbulu dari 50 Ribu Tahun
Badak Berbulu. [Eurekalert/Albert Protopopov]

Suara.com - Para ilmuwan menemukan fosil badak berbulu yang terawetkan secara alami dengan sangat baik ketika lapisan es di Siberia mencair.

Menurut Siberian Times, makhluk Zaman Es tersebut terungkap dengan mencairnya lapisan es di wilayah Yakutia, di ujung utara Rusia, pada Agustus dan dianggap sebagai badak berbulu yang terawetkan paling baik yang pernah ditemukan di sana.

Badak tersebut diperkirakan berumur antara tiga atau empat tahun ketika mati pada sekitar 20.000 hingga 50.000 tahun yang lalu.

Fosilnya tetap membeku dan tersembunyi selama ribuan tahun, bangkainya sangat terawetkan, termasuk beberapa rambut berwarna cokelat, jaringan lunak, gigi, gumpalan lemak, dan bahkan tanduknya.

Penemuan badak berbulu berusia 50 ribu tahun. [Siberian Times]
Penemuan badak berbulu berusia 50 ribu tahun. [Siberian Times]

"Badak muda berusia antara tiga atau empat tahun dan hidup terpisah dari induknya ketika mati, kemungkinan besar karena tenggelam. Jenis kelamin hewan masih belum diketahui, kami menunggu analisis radiokarbon untuk menentukan dengan tepat kapan ia hidup," kata Dr Valery Plotnikov dari Academy of Sciences of the Republic of Sakha (Yakutia).

Fosil badak tersebut ditemukan tidak jauh dari tempat Sasha, satu-satunya bayi badak berbulu di dunia yang pernah ditemukan pada tahun 2014. Sasha sendiri diperkirakan berusia 34.000 tahun.

Dilansir dari IFL Science, Jumat (1/1/2021), Dr Plotnikov menggambarkan badak baru ini memiliki bulu bagian bawah yang sangat tebal.

Lewat temuan Sasha, itu menambah bukti bahwa badak berbulu ditutupi rambut tebal dan telah sepenuhnya beradaptasi dengan iklim dingin di usia muda.

Yakutia memang terkenal dengan penemuan hewan purba yang luar biasa. Karena pemanasan di wilayah tersebut, lapisan es mencair dengan cepat terutama selama bulan-bulan musim panas. Meskipun pencairan bukan hal yang baik, tetapi ini mengungkap harta karun purba yang tersembunyi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Ilmuwan China Tinjau Cara Pelajari Sampel Bulan

Tekno | Kamis, 31 Desember 2020 | 10:00 WIB

Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020

Berita Sains Paling Populer Sepanjang 2020

Tekno | Rabu, 30 Desember 2020 | 13:00 WIB

Punya Nyanyian Unik, Populasi Paus Biru Baru Ditemukan di Samudra Hindia

Punya Nyanyian Unik, Populasi Paus Biru Baru Ditemukan di Samudra Hindia

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:28 WIB

Ilmuwan Ungkap Kelompok Hewan Terbesar yang Pernah Tercatat di Dunia

Ilmuwan Ungkap Kelompok Hewan Terbesar yang Pernah Tercatat di Dunia

Tekno | Selasa, 29 Desember 2020 | 11:00 WIB

Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun Ditemukan

Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun Ditemukan

Batam | Sabtu, 26 Desember 2020 | 09:30 WIB

Ilmuwan Temukan Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun

Ilmuwan Temukan Senjata dari Tulang Manusia Berusia 11.000 Tahun

Tekno | Sabtu, 26 Desember 2020 | 07:47 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×