Mematikan Kamera saat Zoom Dapat Menyelamatkan Bumi, Kok Bisa?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 18 Januari 2021 | 09:30 WIB
Mematikan Kamera saat Zoom Dapat Menyelamatkan Bumi, Kok Bisa?
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan menyebut bahwa mematikan kamera saat Zoom selama rapat atau sekolah online sebenarnya dapat berkontribusi untuk menyelamatkan Bumi.

Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), semakin banyak orang yang bekerja dan bersekolah dari rumah menggunakan layanan video konferensi seperti Zoom, Microsoft Teams, atau aplikasi sejenisnya.

Terkadang, ada beberapa orang enggan menyalakan kamera dengan berbagai alasan. Meski begitu, menurut penelitian baru yang diterbitkan di Resources, Conservation and Recycling, mematikan kamera saat pertemuan online lebih baik bagi Bumi.

Mematikan kamera saat panggilan video dapat mengurangi carbon footprint hingga 96 persen dan mengurangi emisi hingga 86 persen.

Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).
Ilustrasi emisi karbon dioksida dari industri (Shutterstock).

Carbon footprint atau jejak karbon merupakan jumlah karbon atau gas emisi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia pada kurun waktu tertentu.

Studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Yale, Purdue, dan MIT mengamati dampak lingkungan dari penggunaan internet.

"Gaya hidup digital yang baru dikembangkan memiliki manfaat lingkungan yang besar, termasuk pengurangan emisi karbon dioksida terkait perjalanan," tulis para ilmuwan dalam penelitian tersebut.

Namun, ditambahkannya, peningkatan penggunaan internet memiliki beberapa dampak lingkungan tersembunyi yang harus diungkap agar transisi ke ekonomi rendah karbon dan hijau berhasil.

Sebelum aturan lockdown diberlakukan di seluruh dunia, jejak karbon internet sudah meningkat, terhitung 3,7 persen dari emisi gas rumah kaca.

baca juga

Konsumsi listrik pusat data menyumbang 1 persen dari permintaan energi global. Sejak Maret, sebagian besar negara telah melihat peningkatan penggunaan internet hingga 20 persen.

Jika tren kenaikan ini terus berlanjut, penggunaan individual akan setara dengan penggunaan air yang dapat mengisi lebih dari 300.000 kolam renang Olimpiade. Sehingga membutuhkan 115.229 kilometer persegi hutan untuk menyerap karbon ekstra yang dikeluarkan.

Para peneliti menganalisis air, tanah, dan jejak karbon untuk setiap gigabyte data yang digunakan di banyak platform online yang berbeda dari berbagai negara.

Tim menemukan bahwa lebih banyak platform video yang berat memiliki footprint yang lebih tinggi. Para ahli juga menemukan bahwa air, tanah, dan jejak karbon sangat bervariasi antar negara yang dipelajari.

Jejak tanah Inggris 281 persen lebih tinggi dari median global, jejak air Brasil 218 persen di atas median, dan jejak karbon Afrika Selatan 59 persen di atas median. Para peneliti berteori bahwa ini bisa terjadi karena berbagai bentuk produksi energi.

Aplikasi Zoom. [Shutterstock]
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

"Tindakan kecil seperti mematikan video selama rapat virtual, mengurangi kualitas layanan streaming, mengurangi waktu bermain game, membatasi waktu di media sosial, menghapus email dan konten yang tidak perlu di layanan penyimpanan berbasis cloud, atau berhenti berlangganan dari daftar email dapat secara signifikan mengurangi jejak lingkungan dari penggunaan Internet," tambah para ilmuwan, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (18/1/2021).

Penelitian tersebut menyebut jika ada satu juta pengguna layanan konferensi video mematikan kamera, emisi karbon bulanan akan berkurang 9.023 ton.

Jika 70 juta pengguna yang melakukan streaming video menurunkan kualitas konten dari HD ke SD, maka pengurangan bulanan sebesar 2,5 juta ton karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zoom Masuk Daftar 10 Penelusuran Google 2020

Zoom Masuk Daftar 10 Penelusuran Google 2020

Tekno | Sabtu, 26 Desember 2020 | 18:25 WIB

Saingi Google dan Microsoft, Zoom Siap Luncurkan Layanan Email dan Kalender

Saingi Google dan Microsoft, Zoom Siap Luncurkan Layanan Email dan Kalender

Tekno | Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:55 WIB

Perkuat Layanannya, Zoom Akan Buat Email Sendiri

Perkuat Layanannya, Zoom Akan Buat Email Sendiri

Tekno | Jum'at, 25 Desember 2020 | 10:54 WIB

Mengenal Zoom Fatigue, Fenomena Lelah dan Cemas Karena Sering Rapat Online

Mengenal Zoom Fatigue, Fenomena Lelah dan Cemas Karena Sering Rapat Online

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2020 | 13:06 WIB

Zoom Akan Rekrut Ratusan Sarjana Teknik, Anda Berminat?

Zoom Akan Rekrut Ratusan Sarjana Teknik, Anda Berminat?

Sulsel | Kamis, 17 Desember 2020 | 17:08 WIB

Kocak! Bapak-bapak Tak Tahu Cara Mute Zoom, Minta Pembicara Lakukan Hal Ini

Kocak! Bapak-bapak Tak Tahu Cara Mute Zoom, Minta Pembicara Lakukan Hal Ini

Kaltim | Selasa, 15 Desember 2020 | 12:29 WIB

Terkini

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:40 WIB

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:38 WIB

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:35 WIB

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:33 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang

Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:30 WIB

×