Astronom Temukan Lubang Hitam Supermasif Tertua

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 Januari 2021 | 08:00 WIB
Astronom Temukan Lubang Hitam Supermasif Tertua
Ilustrasi lubang hitam. [AFP]

Suara.com - Para astronom menemukan quasar yang berada lebih dari 13,03 miliar tahun cahaya dan memiliki lubang hitam supermasif 1,6 miliar kali lebih besar, dari bintang di pusatnya.

Dijuluki J0313-1806, objek ini berasal dari waktu alam semesta baru berusia 670 juta tahun.

Dengan jarak yang sedemikian jauh, J0313-1806 menjadi pemegang rekor lubang hitam paling tua, menggeser juara sebelumnya, J1342+0928, yang ditemukan pada 2017 dan baru berusia 690 juta tahun.

Penemuan yang diumumkan pada Pertemuan ke-237 American Astronomical Society itu membantu menjelaskan lingkungan di alam semesta kuno.

Quasar merupakan objek yang paling terang di alam semesta.

Quasar J0313-1806. The University of Arizona]
Quasar J0313-1806. The University of Arizona]

Objek itu terletak di pusat galaksi, tetapi di pusatnya sendiri terdapat lubang hitam supermasif yang jutaan hingga milyaran kali lebih besar dari Matahari.

Gravitasi intens yang mengelilingi lubang hitam menangkap gas, debu, dan berpotensi menghancurkan bintang-bintang, meninggalkan jejak puing-puing di cakram yang mengelilinginya.

Puing-puing tersebut berputar dengan kecepatan luar biasa dan mengeluarkan energi dalam jumlah ekstrem, yang dapat dilihat oleh pengamat di Bumi melalui spektrum elektromagnetik sebagai cahaya yang terang.

J0313-1806 sendiri bersinar 1.000 kali lebih terang dari seluruh Bimasakti.

baca juga

Para astronom dapat menemukan quasar menggunakan beberapa observatorium berbasis darat, termasuk Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili, teleskop radio terbesar di dunia, dan dua observatorium di Mauna Kea, Hawaii.

Pengamatan tersebut memungkinkan para peneliti untuk mengkonfirmasi jarak dengan presisi tinggi dan memeriksa beberapa sifat lubang hitam supermasif di pusat quasar.

Para ahli menghitung bahwa massa lubang hitam sekitar 1,6 miliar kali lipat dari Matahari.

Tapi, tim astronom menemukan masalah karena lubang hitam tidak boleh lebih tua dari 670 juta tahun.

Teori tradisional pertumbuhan lubang hitam tidak dapat menjelaskan ukurannya dalam periode waktu yang singkat.
Pemahaman manusia saat ini tentang pembentukan lubang hitam, melibatkan bintang-bintang yang runtuh dengan sendirinya, tetapi para astronom mengatakan itu tidak akan dapat menjelaskan mengapa lubang hitam J0313-1806 begitu besar.

Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]
Ilustrasi Astronomi. [Shutterstock]

"Agar lubang hitam tumbuh menjadi ukuran yang sama dengan J0313-1806, itu harus dimulai dengan benih lubang hitam yang memiliki setidaknya 10.000 massa Matahari," kata Xiaohui Fan, astronom di Universitas Arizona, seperti dikutip dari CNET, Rabu (20/1/2021).

Skenario pada temuan yang telah publikasi di Astrophysical Journal Letters itu menyatakan bahwa lubang hitam tidak dibuat melalui bintang yang runtuh, tetapi sejumlah besar gas hidrogen dingin di awan.

Tak hanya itu, tim ilmuwan juga berspekulasi bahwa lubang hitam supermasif melahap setara dengan 25 Matahari setiap tahun. Dengan kata lain, lubang hitam itu masih terus berkembang.

Untuk menyelidiki lebih lanjut, para astronom akan menggunakan bantuan James Webb Space Telescope (JWST), yang akan diluncurkan pada 31 Oktober mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumi Ternyata Lebih Dekat dengan Lubang Hitam, Berbahayakah?

Bumi Ternyata Lebih Dekat dengan Lubang Hitam, Berbahayakah?

Tekno | Selasa, 01 Desember 2020 | 06:45 WIB

Roger Penrose: Nobel Fisika untuk Teori yang Pecahkan Misteri Lubang Hitam

Roger Penrose: Nobel Fisika untuk Teori yang Pecahkan Misteri Lubang Hitam

News | Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:55 WIB

Pemenang Nobel Klaim, Alam Semesta Lain Sudah Ada Sebelum Big Bang

Pemenang Nobel Klaim, Alam Semesta Lain Sudah Ada Sebelum Big Bang

Tekno | Senin, 12 Oktober 2020 | 12:00 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Monster Penjebak 6 Galaksi

Astronom Temukan Lubang Hitam Monster Penjebak 6 Galaksi

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Pertama Kalinya, Astronom Amati Hilangnya Korona Lubang Hitam

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:45 WIB

Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam

Ilmuwan Sebut Planet Sembilan Bisa Jadi Lubang Hitam

Tekno | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×