Terungkap! Ini Penyebab Runtuhnya Teleskop Radio Arecibo

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:30 WIB
Terungkap! Ini Penyebab Runtuhnya Teleskop Radio Arecibo
Observatorium Arecibo. [Shutterstock]

Suara.com - Teleskop radio Arecibo di Puerto Rico runtuh pada Desember 2020 tanpa memberikan penjelasan pasti penyebab keruntuhannya. Namun, para ahli saat itu menduga dikarenakan manufaktur bangunan.

Teleskop sains dengan berat 900 ton itu digantung di atas piringan radio oleh tiga lusin kabel pendukung. Tetapi pada Agustus 2020, salah satu kabel itu lepas dari soketnya.

Sebelum kerusakan dapat diperbaiki, kabel kedua putus pada November 2020. National Science Foundation (NSF) Amerika Serikat sebagai pemilik situs tersebut, menetapkan bahwa radio itu terlalu tidak stabil untuk diperbaiki dengan aman dan memutuskan untuk menonaktifkannya.

Sebelum NSF sempat memberlakukan penonaktifan itu, teleskop tersebut runtuh dengan sendirinya pada 1 Desember 2020.

Teleskop radio Arecibo. [University of Central Florida]
Teleskop radio Arecibo. [University of Central Florida]

Para insinyur telah menyelidiki putusnya kabel sejak Agustus dan kru telah membersihkan puing-puing serta memantau masalah lingkungan sejak keruntuhannya.

"Pembersihan dan pembuangan puing-puing sedang dilakukan," kata Francisco Cordova, direktur observatorium mengatakan dalam diskusi panel pada 21 Januari, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (29/1/2021).

Cordova mencatat bahwa lengan azimut teleskop, yang membantu mengarahkan instrumennya, dan kubah gantung yang menahan antena serta pemancar radar telah dikeluarkan dari situs. Insinyur lingkungan juga telah mengumpulkan dua jenis bahan berpotensi bahaya.

Prioritas berikutnya adalah membersihkan puing-puing bangunan yang tersisa. Untuk melakukannya, para kru telah mendekonstruksi bagian dari piringan reflektor Arecibo yang berukuran 305 meter.

Secara bersamaan, dua penyelidikan forensik sedang mengevaluasi apa yang menyebabkan runtuhnya teleskop.

Satu investigasi berfokus pada kabel pendukung. Selusin kabel tersebut ditambahkan pada tahun 1990-an, ketika observatorium memasang kubah gantung besar.

Kabel pertama yang putus adalah salah satu kabel pendukung ini, yang terlepas dari soketnya di mana itu terhubung ke salah satu dari tiga menara pendukung yang mengelilingi antena.

"Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa ada kesalahan produksi pada kabel-kabel itu. Khususnya prosedur pemasangan kabel tidak dilakukan dengan benar dan itu menyebabkan degradasi lanjutan dari elemen struktural tersebut. Tapi penyelidikan forensik akhir masih harus diselesaikan," jelas Cordova.

Penyelidikan forensik kedua berfokus pada kabel utama yang dipasang untuk konstruksi teleskop pada awal tahun 1960-an. Ini adalah salah satu kabel utama yang putus pada November 2020.

Para insinyur juga memisahkan puing-puing yang mungkin relevan dengan dua penyelidikan. Tak hanya itu, Cordova mengatakan personel sedang mengevaluasi puing-puing yang diangkat untuk kepentingan sejarah.

Teleskop Radio Arecibo. [Twitter]
Teleskop Radio Arecibo. [Twitter]

Cordova menekankan bahwa NSF bekerja secara terpisah untuk memahami dan mengevaluasi masa depan situs.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Jaringan 4G di Bulan Bisa Jadi Bencana untuk Teleskop Radio

Waduh! Jaringan 4G di Bulan Bisa Jadi Bencana untuk Teleskop Radio

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 08:05 WIB

Astronom Berencana Bangun Teleskop Cairan di Bulan

Astronom Berencana Bangun Teleskop Cairan di Bulan

Tekno | Kamis, 19 November 2020 | 13:05 WIB

Teleskop Radio Terbesar di Dunia Berhasil Identifikasi 240 Pulsar

Teleskop Radio Terbesar di Dunia Berhasil Identifikasi 240 Pulsar

Tekno | Jum'at, 06 November 2020 | 11:30 WIB

Hore! Bisa Hidup di Luar Angkasa, Ada 300 Juta Planet Bisa Jadi Pilihan

Hore! Bisa Hidup di Luar Angkasa, Ada 300 Juta Planet Bisa Jadi Pilihan

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 07:41 WIB

Waduh! Pakai Teleskop Tercanggih Pengamatan Langit Buram, Ada Apa?

Waduh! Pakai Teleskop Tercanggih Pengamatan Langit Buram, Ada Apa?

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 14:00 WIB

Cantik, NASA Bagikan Gambar Terbaru Jupiter dalam Warna Pastel

Cantik, NASA Bagikan Gambar Terbaru Jupiter dalam Warna Pastel

Tekno | Sabtu, 19 September 2020 | 14:54 WIB

Terkini

7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang

7 Rekomendasi HP Murah Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan dan Petualang

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 20:05 WIB

Motorola Edge 70 Fusion dan Signature Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera DXOMARK dan AI Canggih

Motorola Edge 70 Fusion dan Signature Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera DXOMARK dan AI Canggih

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 19:51 WIB

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 19:30 WIB

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 April 2026, Peluang Gaet Player OVR 117 dan Gems Gratis

36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 April 2026, Peluang Gaet Player OVR 117 dan Gems Gratis

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 19:05 WIB

Debut 23 April, Honor WIN H9 Diklaim Bawa 'Layar 3D Anti-Pusing 300 Hz' Pertama di Dunia

Debut 23 April, Honor WIN H9 Diklaim Bawa 'Layar 3D Anti-Pusing 300 Hz' Pertama di Dunia

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 18:54 WIB

Mini Game Anyar, Resident Evil Requiem Dapatkan Mode Mercenaries Bulan Depan?

Mini Game Anyar, Resident Evil Requiem Dapatkan Mode Mercenaries Bulan Depan?

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 18:44 WIB

HP Murah Anyar, Tecno Pop X 5G Usung Baterai 6500 mAh dan Fitur Tangguh

HP Murah Anyar, Tecno Pop X 5G Usung Baterai 6500 mAh dan Fitur Tangguh

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 17:36 WIB

Usung Zoom Optik 10X dan Sensor Sony 200 MP, Sampel Kamera Oppo Find X9 Ultra Beredar

Usung Zoom Optik 10X dan Sensor Sony 200 MP, Sampel Kamera Oppo Find X9 Ultra Beredar

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 16:52 WIB

Clock Speed Hampir 5 GHz, Chipset Dimensity 9600 Pro Diprediksi Bawa Performa Gahar

Clock Speed Hampir 5 GHz, Chipset Dimensity 9600 Pro Diprediksi Bawa Performa Gahar

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 15:41 WIB

DJI Osmo Pocket 4 Resmi, Bawa Sensor 1 Inci dan Video 4K/240fps, Ini Harga Lengkapnya

DJI Osmo Pocket 4 Resmi, Bawa Sensor 1 Inci dan Video 4K/240fps, Ini Harga Lengkapnya

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 15:38 WIB