Vaksin Johnson & Johnson Diklaim 85 Persen Efektif Lawan Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 01 Februari 2021 | 08:35 WIB
Vaksin Johnson & Johnson Diklaim 85 Persen Efektif Lawan Covid-19
Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Salah satu pembuat vaksin virus Corona (Covid-19), Johnson & Johnson, mengklaim bahwa vaksin sekali pakainya 85 persen efektif melawan Covid-19 yang parah dan 66 persen efektif mencegah Covid-19 yang sedang hingga parah secara keseluruhan.

Dalam uji klinis Tahap III yang melibatkan delapan negara dan lebih dari 43.700 peserta, vaksin Johnson & Johnson terbukti 100 persen efektif melawan pasien Covid-19 yang dirawat inap dan kematian setelah 28 hari.

Artinya, dalam 28 hari setelah vaksinasi, tidak ada satupun peserta yang terinfeksi Covid-19 dirawat di rumah sakit atau meninggal dunia.

Tetapi, tingkat perlindungan terhadap penyakit sedang hingga berat bervariasi menurut negara.

Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]
Johnson & Johnson. [Mark Ralston/AFP]

Di Amerika Serikat, vaksin tersebut 72 persen efektif dalam mencegah Covid-19 yang sedang hingga parah. Sementara di Amerika Latin, efektivitas vaksin menjadi 66 persen, dan di Afrika Selatan vaksin 57 persen efektif.

Ini diumumkan sehari setelah Novavax menyatakan bahwa vaksin Covid-19 juga menurun kemanjurannya, dari hampir 90 persen di Inggris menjadi hanya di bawah 50 persen dalam percobaan kecil di Afrika Selatan.

Data awal juga menemukan bahwa vaksin Pfizer dan Moderna pun mungkin kurang efektif terhadap varian virus Afrika Selatan.

Namun menurut Dr. Jonathan Temte, ahli vaksin di Universitas Wisconsin School of Medicine and Public Health mengatakan, vaksin Johnson & Johnson bisa menjadi berbeda karena hanya satu suntikan dan dapat disimpan selama berbulan-bulan pada suhu lemari es.

"Vaksin Johnson & Johnson dapat didistribusikan dan disimpan seperti vaksin standar, tetap stabil selama setidaknya tiga bulan pada suhu 2 hingga 8 derajat Celcius," kata Temte kepada The Washington Post, seperti dikutip dari Live Science, Senin (1/2/2021).

baca juga

FDA tidak akan menyetujui vaksin Covid-19 kecuali jika memiliki kemanjuran 50 persen atau lebih dalam uji klinis Tahap III.

Sementara dua vaksin yang disetujui di Amerika Serikat memanfaatkan teknologi yang dikenal sebagai messenger RNA, vaksin Johnson & Johnson adalah vaksin berbasis adenovirus seperti vaksin virus Corona yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca yang disetujui di Inggris.

Vaksin itu menggunakan adenovirus untuk mengirimkan kode genetik untuk protein lonjakan (spike protein) virus Corona sehingga memicu respons kekebalan dalam tubuh.

Johnson & Johnson menemukan bahwa vaksin buatannya mulai melindungi orang dari penyakit parah setelah 14 hari dan perlindungannya meningkat seiring berjalannya waktu.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Sekelompok ahli independen yang dikenal sebagai Data and Safety Monitoring Board (DSMB) menemukan bahwa vaksin Johnson & Johnson secara umum dapat ditoleransi dengan baik dan tidak ditemukannya masalah keamanan yang signifikan.

Johnson & Johnson berencana mengajukan otorisasi penggunaan darurat dengan FDA pada awal Februari. Menurut NBC News, persetujuan itu mungkin akan diberikan pada akhir Februari mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, Vaksin Novavax 89 Persen Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Kabar Baik, Vaksin Novavax 89 Persen Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Health | Minggu, 31 Januari 2021 | 11:48 WIB

Usai Dikritik, WHO Perbarui Soal Pedoman Vaksin Moderna Boleh Untuk Bumil

Usai Dikritik, WHO Perbarui Soal Pedoman Vaksin Moderna Boleh Untuk Bumil

Health | Minggu, 31 Januari 2021 | 11:26 WIB

Vaksin Iran Diklaim Efektif Lawan Varian Baru Covid-19 dari Inggris

Vaksin Iran Diklaim Efektif Lawan Varian Baru Covid-19 dari Inggris

Tekno | Minggu, 31 Januari 2021 | 06:15 WIB

Tangis Haru Aisyah, Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Pulang dari Karantina

Tangis Haru Aisyah, Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Pulang dari Karantina

Foto | Sabtu, 30 Januari 2021 | 19:05 WIB

Bos Kasino Penipu Kini Telan Pil Pahit,  Terancam Tak Terima Vaksin Tahap 2

Bos Kasino Penipu Kini Telan Pil Pahit, Terancam Tak Terima Vaksin Tahap 2

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 08:50 WIB

Saat Negara Kaya dan Negara Miskin Bersaing Dapatkan Vaksin Covid-19

Saat Negara Kaya dan Negara Miskin Bersaing Dapatkan Vaksin Covid-19

Video | Minggu, 31 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jaksa Tuntut Fadia Arafiq 5 Tahun, Diduga Atur Proyek Outsourcing untuk Perusahaannya

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:27 WIB

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

Gerai Berdiri Belum Tentu Siap Operasi, KSP Soroti Hambatan Kopdes Merah Putih Meski Ada Perpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:23 WIB

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Aliran Dana Pelicin Terbongkar, KPK Bidik Summarecon Jadi Tersangka Korupsi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

Adik Mitchell Baker Dicoret dari Timnas Hong Kong, Bisa Gabung Indonesia?

Adik Mitchell Baker Dicoret dari Timnas Hong Kong, Bisa Gabung Indonesia?

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 11:21 WIB

BRI Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Perjalanan Makin Nyaman

BRI Prioritas Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Perjalanan Makin Nyaman

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:20 WIB

Bridgestone Hadirkan Ban Mobil Baru Harga Terjangkau untuk Harian

Bridgestone Hadirkan Ban Mobil Baru Harga Terjangkau untuk Harian

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 11:19 WIB

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Perjalanan bagi Nasabah BRI Prioritas

Ekstra 27.000 GarudaMiles, Benefit Perjalanan bagi Nasabah BRI Prioritas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 11:16 WIB

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

5 Prinsip Kakeibo: Cara Efektif Orang Jepang Mengerem Kebiasaan Belanja Impulsif

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:12 WIB

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

Kisah Pemilah Sampah Tumbangkan Petahana: Sinyal Kuat Perubahan Politik dari Desa hingga Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:11 WIB

×