Waduh! NASA Ungkap Panas Bumi Berlipat Ganda

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 21 Juni 2021 | 15:30 WIB
Waduh! NASA Ungkap Panas Bumi Berlipat Ganda
Ilustrasi panas Bumi. [Shutterstock]

Suara.com - Keseimbangan energi Bumi meningkat dua kali lipat antara 2005 dan 2019.

Energi Bumi dapat dilihat sebagai jumlah energi radiasi Matahari yang diterima planet versus jumlah energi inframerah termal, yang dipancarkan kembali oleh Bumi ke luar angkasa.

Namun, gas rumah kaca telah mengubah ini dan menjebak lebih banyak energi serta membuat suhu rata-rata planet lebih tinggi.

Ketidakseimbangan energi saat ini berada di 0,3 persen, yang berarti Bumi menerima lebih banyak panas daripada yang dikeluarkan kembali ke luar angkasa.

NASA dan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) mengukur energi ini dengan cara yang berbeda.

NASA menggunakan rangkaian sensor satelit Clouds and the Earth's Radiant Energy System (CERES), yang dapat memberikan gambaran global.

Panas Bumi berlipat ganda. [NASA]
Panas Bumi berlipat ganda. [NASA]

Sementara NOAA memiliki Argo yang mampu memperkirakan seberapa cepat lautan memanas.

Dalam temuan baru yang diterbitkan dalam Geophysical Research Letters, menunjukkan tidak hanya energi.

Tapi, juga terjadi peningkatan karbon dioksida, metana, dan emisi gas berbahaya lainnya yang menjebak panas di atmosfer Bumi dan menangkap radiasi yang seharusnya lolos ke luar angkasa.

baca juga

"Selama periode tersebut, hal ini mengarah pada perubahan yang cukup besar dalam ketidakseimbangan energi Bumi. Besarnya peningkatan belum pernah terjadi sebelumnya," kata Norman Loeb, peneliti utama CERES di Langley Research Center NASA.

Untuk mengetahui jumlah energi yang diserap Bumi dalam 14 tahun terakhir, tim ahli mengatakan bahwa itu setara dengan 7,67 miliar orang di Bumi yang menggunakan 20 ceret listrik sekaligus atau setara dengan empat ledakan per detik, dari bom atom di Hiroshima.

Dilansir dari IFL Science, Senin (21/6/2021), ada banyak faktor, baik alam maupun manusia yang berkontribusi terhadap ketidakseimbangan energi.

Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)
Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)

Tetapi, jika perangkap energi tidak dikurangi, iklim di Bumi akan semakin berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelajah NASA Mulai Cari Tanda dan Kumpulkan Kehidupan Kuno di Mars

Penjelajah NASA Mulai Cari Tanda dan Kumpulkan Kehidupan Kuno di Mars

Tekno | Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:35 WIB

NASA Temukan Planet Aneh dengan Atmosfer Mirip Bumi

NASA Temukan Planet Aneh dengan Atmosfer Mirip Bumi

Tekno | Kamis, 10 Juni 2021 | 15:00 WIB

Wow! Begini Penampakan Pertama dari Bulan Terbesar di Tata Surya

Wow! Begini Penampakan Pertama dari Bulan Terbesar di Tata Surya

Tekno | Kamis, 10 Juni 2021 | 07:30 WIB

Permukaan Danau Kelimutu Turun, Pemprov NTT Minta Vulkanolog Teliti

Permukaan Danau Kelimutu Turun, Pemprov NTT Minta Vulkanolog Teliti

Tekno | Rabu, 09 Juni 2021 | 17:05 WIB

NASA Bersiap Lakukan Pendekatan ke Bulan Terbesar di Tata Surya

NASA Bersiap Lakukan Pendekatan ke Bulan Terbesar di Tata Surya

Tekno | Senin, 07 Juni 2021 | 19:30 WIB

NASA Turun Tangan Selidiki Penampakan UFO

NASA Turun Tangan Selidiki Penampakan UFO

Tekno | Senin, 07 Juni 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×