Terungkap! Ini yang Tersembunyi di Permukaan Mars

Dythia Novianty

Jum'at, 23 Juli 2021 | 11:30 WIB
Terungkap! Ini yang Tersembunyi di Permukaan Mars
Planet Mars. [NASA]

Suara.com - Penelitian baru ini, merupakan pertama kalinya umat manusia dapat mulai memetakan interior planet lain di luar Bumi kita sendiri.

Mengandalkan data yang diambil dari misi InSight NASA, telah mencari Marsquakes yang bergema di seluruh permukaannya.

Menggunakan informasi tentang gempa tersebut, para peneliti dapat memahami apa yang mungkin bersembunyi di bawah permukaan Mars.

Di bawah situs pendaratan InSight, keraknya memiliki ketebalan sekitar 20 kilometer atau 39 kilometer.

Hal ini diungkap tim peneliti internasional yang dipimpin ahli geofisika Dr Brigitte Knapmeyer-Endrun di Institut Geologi dan Mineralogi Universitas Cologne dan Dr Mark Panning di Laboratorium Propulsi Jet, Institut Teknologi California (Caltech).

Mempelajari lapisan interior planet, mulai dari kerak, mantel, dan intinya, dapat mengungkapkan wawasan penting tentang pembentukan dan evolusinya.

InSight deteksi 2 gempa di Mars. [NASA]
InSight deteksi 2 gempa di Mars. [NASA]

Selain itu, juga dapat mengungkap aktivitas geomagnetik dan tektonik apa pun.

Daerah pedalaman dapat diselidiki dengan mengukur gelombang yang berjalan melalui planet ini setelah peristiwa seismik seperti gempa.

Karakteristik internal Bumi telah disurvei menggunakan metode tersebut, sebagaimana dilansir Independent, Jumat (23/7/2021).

baca juga

Di masa lalu, hanya perbedaan relatif dalam ketebalan Mars yang dapat diperkirakan dan asumsi tambahan diperlukan untuk mendapatkan ketebalan absolut.

Nilai-nilai ini menunjukkan sebaran yang besar, tergantung pada asumsi yang dibuat.

Seismologi menggantikan asumsi ini dengan pengukuran langsung di lokasi pendaratan dan mengkalibrasi ketebalan kerak untuk seluruh planet.

Data independen juga memungkinkan peneliti memperkirakan kepadatan kerak.

“Apa yang dapat diukur oleh seismologi terutama adalah kontras kecepatan. Ini adalah perbedaan dalam kecepatan rambat gelombang seismik dalam bahan yang berbeda," ujar Dr Knapmeyer-Endrun, penulis utama makalah.

Menurutnya, sangat mirip dengan optik dan dapat mengamati fenomena seperti refleksi dan refraksi.

“Mengenai kerak, kami juga mendapat manfaat dari fakta bahwa kerak dan mantel terbuat dari batuan yang berbeda, dengan lompatan kecepatan yang kuat di antara keduanya,” jelas dia.

Seismogram di Mars. [NASA]
Seismogram di Mars. [NASA]

Struktur kerak dapat ditentukan secara tepat berdasarkan lompatan ini.

Menurut data, di lokasi pendaratan InSight lapisan atas setebal sekitar delapan kilometer, dengan margin dua kilometer.

Di bawahnya, lapisan lain mengikuti sekitar 20 kilometer, dengan margin lima kilometer.

“Ada kemungkinan bahwa mantel dimulai di bawah lapisan ini, yang akan menunjukkan kerak yang sangat tipis, bahkan dibandingkan dengan kerak benua di Bumi," terang Dr Knapmeyer-Endrun.

Di bawah Cologne, dia menambahkan, misalnya, kerak bumi setebal sekitar 30 kilometer.

Ada lapisan ketiga di Mars, yang akan membuat kerak di bawah lokasi pendaratan setebal 39 kilometer, dengan margin delapan kilometer.

Itu akan konsisten dengan temuan sebelumnya, tetapi sinyal dari lapisan ini tidak penting untuk mencocokkan data yang ada, kata para ahli.

Dalam kedua kasus mereka tidak dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa seluruh kerak terbuat dari bahan yang sama yang diketahui dari pengukuran permukaan dan dari meteorit Mars.

Data menunjukkan lapisan paling atas terdiri dari batuan berpori yang tidak terduga.

Mungkin juga ada jenis batuan lain pada kedalaman yang lebih besar daripada basal yang terlihat di permukaan.

Penampakan awan di Mars. [NASA]
Penampakan awan di Mars. [NASA]

Pengukuran ketebalan kerak tunggal di lokasi pendaratan InSight sudah cukup untuk memetakan kerak di seluruh planet.

Pengukuran dari satelit yang mengorbit Mars memberikan gambaran yang sangat jelas tentang medan gravitasi planet.

Hal ini memungkinkan para ilmuwan membandingkan perbedaan relatif dalam ketebalan kerak dengan pengukuran yang diambil di lokasi pendaratan.

Kombinasi data ini memberikan peta yang akurat.

Data tentang struktur Mars saat ini juga dapat memberikan informasi tentang bagaimana planet ini berevolusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampel Tanah dari Mars Ungkap Kondisi Layak Huni 1 Juta Tahun Lalu

Sampel Tanah dari Mars Ungkap Kondisi Layak Huni 1 Juta Tahun Lalu

Tekno | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:00 WIB

NASA Deteksi Potensi Lebih Banyak Air di Mars

NASA Deteksi Potensi Lebih Banyak Air di Mars

Tekno | Minggu, 27 Juni 2021 | 14:30 WIB

China Berencana "Menjajah" Luar Angkasa Mulai 2033

China Berencana "Menjajah" Luar Angkasa Mulai 2033

Tekno | Minggu, 27 Juni 2021 | 10:00 WIB

Tak Ingin Kalah, China Akan Bangun Peradaban Manusia di Mars, Rencananya Wow Banget

Tak Ingin Kalah, China Akan Bangun Peradaban Manusia di Mars, Rencananya Wow Banget

Tekno | Kamis, 17 Juni 2021 | 12:30 WIB

Penjelajah NASA Mulai Cari Tanda dan Kumpulkan Kehidupan Kuno di Mars

Penjelajah NASA Mulai Cari Tanda dan Kumpulkan Kehidupan Kuno di Mars

Tekno | Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:35 WIB

Benarkah Ada Bukti Penemuan Semangka di Mars?

Benarkah Ada Bukti Penemuan Semangka di Mars?

Tekno | Rabu, 09 Juni 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×