China Berencana "Menjajah" Luar Angkasa Mulai 2033

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 27 Juni 2021 | 10:00 WIB
China Berencana "Menjajah" Luar Angkasa Mulai 2033
Planet Mars. [Bruno Albino/Pixabay]

Suara.com - China berencana melakukan eksplorasi luar angkasa lebih jauh, dengan membuat pangkalan Mars hingga menjelajahi asteroid.

Menurut Wang Xiaojun, kepala China Academy of Launch Vehicle Technology (CALT), China akan meluncurkan Android untuk mengambil sampel Mars dan mencari lokasi situs pangkalan Planet Merah.

Setelahnya, itu akan menjadi misi Mars berawak untuk mengembangkan pangkalan.

Tahap selanjutnya, akan mengangkut armada kargo dari Bumi ke Mars untuk membangun komunitas di planet tersebut.

Laporan menyebut, China menjadwalkan peluncuran ini sekitar setiap dua tahun mulai dari 2033 hingga 2043.

Tak hanya itu, China juga akan membangun "tangga langit" yang dapat mengurangi biaya dan waktu untuk perjalanan ke Mars.

Penjelajah Mars China, Zhurong dalam misi Tianwen-1. [Wang Zhao/AFP]
Penjelajah Mars China, Zhurong dalam misi Tianwen-1. [Wang Zhao/AFP]

Desain yang sedang dikembangkan dalam simulasi komputer itu, menampilkan kapsul luar angkasa yang berjalan di sepanjang "tangga" yang terbuat dari nanotube karbon untuk mencapai stasiun luar angkasa.

Setelah itu, kapsul akan diluncurkan kembali dari stasiun ke Mars.

Gagasan tentang "tangga langit" itu telah dipertimbangkan oleh manusia sejak 1895, yang pertama kali dicetuskan Konstantin Tsiolkovsky.

baca juga

Kemungkinan "tangga" tersebut harus berada di orbit geostasioner, sehingga dapat bergerak bersamaan dengan planet.

Para insinyur akan merakit stasiun luar angkasa yang sangat besar dan menjatuhkan kabel ke Bumi sebagai "tangga".

Sayangnya, kabel yang cukup panjang dan kuat untuk mempertahankan integritasnya belum ditemukan hingga saat ini.

Tetapi, jika kendala itu berhasil diatasi, kemungkinan biaya perjalanan ke luar angkasa akan turun lebih dari 99 persen.

Planet Jupiter. [Shutterstock]
Planet Jupiter. [Shutterstock]

Dilansir dari Independent, Minggu (27/6/2021), China juga berencana menjelajahi asteroid dan mengirimkan misi ke Jupiter untuk penelitian lebih lanjut.

Misi pengambilan sampel Mars dan misi eksplorasi Jupiter diprediksi akan diluncurkan setelah 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendengar Suara dari Planet Merah Lewat Misi Mars 2020

Mendengar Suara dari Planet Merah Lewat Misi Mars 2020

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 13:30 WIB

Uni Emirat Arab Sukses Luncurkan Misi Mars Pertama

Uni Emirat Arab Sukses Luncurkan Misi Mars Pertama

Tekno | Senin, 20 Juli 2020 | 11:45 WIB

Uni Emirat Arab Akan Luncurkan Misi Mars Pertama Minggu Depan

Uni Emirat Arab Akan Luncurkan Misi Mars Pertama Minggu Depan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:00 WIB

Meluncur Juli, UAE Siapkan Misi Mars Pertama

Meluncur Juli, UAE Siapkan Misi Mars Pertama

Tekno | Senin, 15 Juni 2020 | 19:30 WIB

China Bangun Teleskop Radio Terbesar di Asia untuk Misi Mars

China Bangun Teleskop Radio Terbesar di Asia untuk Misi Mars

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2020 | 12:20 WIB

China Sukses Lakukan Simulasi Pendaratan Misi Mars

China Sukses Lakukan Simulasi Pendaratan Misi Mars

Tekno | Senin, 18 November 2019 | 13:55 WIB

Terkini

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:50 WIB

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:38 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:37 WIB

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:30 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:23 WIB

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:19 WIB

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:15 WIB

×