alexametrics

Waspada! Hacker Manfaatkan Siaran Olimpiade Tokyo 2020 Curi Data Pengguna

Dythia Novianty
Waspada! Hacker Manfaatkan Siaran Olimpiade Tokyo 2020 Curi Data Pengguna
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Olimpiade 2021 tidak luput dari agenda para penjahat siber yang ingin mencuri data pengguna internet.

Suara.com - Olimpiade 2021 tidak luput dari agenda para penjahat siber yang ingin mencuri data pengguna internet, mengatasnamakan pesta olahraga tersebut.

Kaspersky menemukan ada lima skema phishing yang berkaitan dengan Olimpiade Tokyo 2021 yang dibuat untuk mencuri kredensial korban, dilansir laman Antara, Senin (26/7/2021):

1. Siaran langsung

Olimpiade Tokyo 2021 berlangsung di tengah pandemi virus corona sehingga panitia tidak menyediakan slot untuk menonton langsung pertandingan bagi masyarakat umum.

Baca Juga: Mengenal Vidya Rafika, Atlet Menembak Indonesia yang Parasnya Curi Perhatian

Sebagai gantinya, pertandingan setiap cabang olahraga Olimpiade bisa disaksikan melalui siaran langsung.

Penjahat siber membuat laman phishing yang menawarkan menonton siaran langsung Olimpiade Tokyo, pengguna internet yang ingin menonton harus mendaftar.

Windy Cantika. (Dok: Kemenpora)
Windy Cantika. (Dok: Kemenpora)

Pelaku akan meminta korban untuk memasukkan sejumlah data, kemudian korban diminta mengklik laman lain.

Setelah itu, peretas akan memasang malware ke perangkat pengguna.

2. Tiket palsu

Baca Juga: Viral Petaka Pencurian Data Pribadi Berawal dari Pasang Iklan Online

Meski pun tidak ada menonton langsung di stadion, para scammer memasang jebakan yaitu menjual tiket pertandingan offline.

Komentar