Mulai September, Google Hapus Akun Pengembang Aplikasi yang Tak Aktif

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Jum'at, 30 Juli 2021 | 13:30 WIB
Mulai September, Google Hapus Akun Pengembang Aplikasi yang Tak Aktif
Logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Google mengumumkan bahwa perusahaan akan menutup akun pengembang aplikasi di Google Play Store apabila mereka tidak aktif atau ditinggalkan selama setahun.

Akun yang dihapus ini juga termasuk bagi pengembang yang tidak pernah mengunggah aplikasi atau mengakses Google Play Console dalam setahun.

Dikutip dari Gadgetsnow, Jumat (30/7/2021), kebijakan baru ini akan berlaku pada 1 September 2021.

Google mengatakan, mereka ingin menjadikan ekosistem Google Play menjadi lebih aman karena developer aktif memelihara aplikasi buatannya.

Kebijakan hapus akun pengembang ini tidak akan berlaku bagi akun yang memiliki lebih dari 1.000 pemasangan atau memiliki riwayat pembelian dalam aplikasi selama 90 hari terakhir.

Apabila akun pengembang tersebut ditutup Google, pengembang memang masih bisa membuat akun baru.

Google Play Store [shutterstock]
Google Play Store [shutterstock]

Namun, perusahaan tidak akan mengizinkan mereka untuk mengaktifkan kembali akun, aplikasi, atau data lama.

Selain itu, Google juga mempermudah opsi agar pengguna bisa menghapus iklan yang dipersonalisasi.

Jika pengguna menghapus ID iklan Android di perangkat baru, maka pengidentifikasi iklan akan dihapus dan dimulai kembali dari nol. Kebijakan ini akan berlaku mulai 4 Oktober 2021.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Praktis Mematikan Autocorrect di Smartphone Android

Cara Praktis Mematikan Autocorrect di Smartphone Android

Tekno | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:14 WIB

Google DoodleHari ini, Olimpiade Tokyo Dimeriahkan Burung Hantu Fukuro

Google DoodleHari ini, Olimpiade Tokyo Dimeriahkan Burung Hantu Fukuro

Tekno | Kamis, 29 Juli 2021 | 10:01 WIB

Fantastis! 3 Perusahaan Teknologi Ini Berhasil Cetak Laba Gabungan Lebih dari Rp 700 T

Fantastis! 3 Perusahaan Teknologi Ini Berhasil Cetak Laba Gabungan Lebih dari Rp 700 T

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 18:29 WIB

Google Pakai Nama Internal Tiramisu untuk Android 13?

Google Pakai Nama Internal Tiramisu untuk Android 13?

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:39 WIB

Google Doodle Hari Ini, Olimpiade Tokyo 2020 Disemarakkan Setan Rugby

Google Doodle Hari Ini, Olimpiade Tokyo 2020 Disemarakkan Setan Rugby

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:13 WIB

Hindari Virus Corona, Salah Satu Pendiri Google Ngungsi ke Fiji

Hindari Virus Corona, Salah Satu Pendiri Google Ngungsi ke Fiji

News | Senin, 26 Juli 2021 | 13:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×