NASA Curiga Ada Air Tersembunyi di Bayangan Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:30 WIB
NASA Curiga Ada Air Tersembunyi di Bayangan Bulan
Permukaan Bulan. [NASA]

Suara.com - Para ilmuwan NASA mencurigai permukaan Bulan yang kasar dan bayangan yang menyertainya, bisa menjadi tempat persembunyian es air.

Meskipun terlihat seperti kulit yang kering, Bulan kemungkinan memiliki air di seluruh permukaannya.

Namun, para ahli tidak begitu yakin bagaimana hal itu bisa terjadi karena tidak ada atmosfer untuk mengatur suhu pada siang hari, sehingga permukaan Bulan cukup panas untuk mendidihkan air.

Jika ada air yang terperangkap, air dapat berubah menjadi es dalam semalam ketika suhu permukaan turun hingga sekitar minus (-) 150 derajat Celcius.

Tetapi, entah bagaimana penelitian telah menunjukkan bahwa kemungkinan ada air di permukaan Bulan pada siang hari, ketika suhu sangat panas.

"Lebih dari satu dekade yang lalu, pesawat luar angkasa mendeteksi kemungkinan keberadaan air di permukaan Bulan pada siang hari," kata Bjorn Davidsson, astrofisikawan di Jet Propulsion Laboratory (JPL)

Penampakan Bulan. [NASA]
Penampakan Bulan. [NASA]

Hal ini ini dikonfirmasi Stratospheric Observatory for Infrared Astronomy (SOFIA) NASA pada 2020.

Pengamatan ini pada awalnya berlawanan dengan teori yang ada sebelumnya. Air seharusnya tidak bertahan di lingkungan Bulan yang keras.

Hal ini juga menantang pemahaman manusia tentang permukaan Bulan dan menimbulkan pertanyaan menarik tentang bagaimana volatil, seperti es air, dapat bertahan di objek tanpa udara.

baca juga

Penelitian yang dilakukan pada 2009 sebelumnya menemukan bahwa jumlah air berubah tergantung pada waktu dalam sehari.

Tim menggunakan model termofisika untuk memahami hal ini dan melaporkan kemungkinan ada lebih sedikit jumlah air sebelum tengah hari di bagian permukaan terpanas, tetapi meningkat pada sore hari ketika suhu mulai dingin.

Dalam penelitian terbaru, Davidsson dan peneliti lainnya memperbarui model tersebut dengan membuat permukaan Bulan menjadi jauh lebih kasar.

Para ilmuwan menemukan bahwa permukaan kasar Bulan menciptakan bayangan yang memungkinkan Bulan menahan airnya dan memungkinkan air bergerak saat suhu memanas maupun mendingin lagi.

"Model ini menyediakan mekanisme baru yang menjelaskan bagaimana air bergerak di antara permukaan Bulan dan atmosfer Bulan yang tipis," tambah Davidsson, dikutip dari Science Alert, Rabu (4/8/2021).

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Model suhu permukaan Bulan yang dijelaskan dalam penelitian ini memiliki implikasi signifikan untuk memahami keberadaan dan evolusi air di permukaan Bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Terancam Tenggelam

Jakarta Terancam Tenggelam

Foto | Minggu, 01 Agustus 2021 | 09:07 WIB

NASA Gunakan Satelit Temukan Titik Terpanas Kebakaran Hutan

NASA Gunakan Satelit Temukan Titik Terpanas Kebakaran Hutan

Tekno | Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:25 WIB

Berusia 310 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Otak Terawetkan Sempurna

Berusia 310 Juta Tahun, Ilmuwan Temukan Fosil Otak Terawetkan Sempurna

Tekno | Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:30 WIB

Gemas! Ilmuwan Temukan SpongeBob dan Patrick Star Hidup di Dunia Nyata

Gemas! Ilmuwan Temukan SpongeBob dan Patrick Star Hidup di Dunia Nyata

Tekno | Jum'at, 30 Juli 2021 | 07:30 WIB

Ilmuwan Harvard Akan Buru Bukti Teknologi Alien Lewat Proyek Galileo

Ilmuwan Harvard Akan Buru Bukti Teknologi Alien Lewat Proyek Galileo

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:00 WIB

Waspada! Ilmuwan Peringatkan Tanda Vital Bumi Terus Menurun

Waspada! Ilmuwan Peringatkan Tanda Vital Bumi Terus Menurun

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×