Pencairan Es Berdampak Buruk Bagi Plankton, Pengaruhi Pasokan Nitrogen

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 17 Agustus 2021 | 14:46 WIB
Pencairan Es Berdampak Buruk Bagi Plankton, Pengaruhi Pasokan Nitrogen
Global warming di Arktik, Kutub Utara. [Shutterstock]

Suara.com - Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Universitas Princeton dan Institut Kimia Max Planck, menemukan bahwa pencairan es laut Arktik membawa dampak buruk bagi plankton.

Para ahli menggunakan fosil plankton dan inti es untuk memeriksa tingkat pasokan nitrogen ke Samudra Arktik bagian barat dan tengah.

Penelitian menunjukkan dengan pemanasan global, perairan ini akan memiliki lebih sedikit nitrogen dan pada akhirnya akan mempengaruhi produktivitas plankton.

"Plankton juga membutuhkan nutrisi untuk tumbuh. Apakah plankton bisa mendapatkan nutrisi tersebut adalah tergantung seberapa terstratifikasi laut bagian atas," kata Julie Granger, profesor ilmu kelautan, dikutip dari CNET, Selasa (17/8/2021).

Ketika laut bagian atas sangat berlapis, dengan air yang ringan mengambang di atas air dalam yang padat, pasokan nutrisi ke permukaan yang diterangi Matahari menjadi lambat.

Penelitian baru menemukan jumlah nitrogen di Arktik telah berubah sejak zaman es terakhir.

Plankton. [NOAA]
Plankton. [NOAA]

Kutub Utara adalah tempat bertemunya lautan Pasifik dan Atlantik.

Air Pasifik yang segar mengalir di atas air yang lebih asin dari Atlantik, sehingga menyebabkan Kutub Utara bagian barat dipenuhi nitrogen yang mengalir dari Pasifik.

Selama zaman es terakhir dan di bawah iklim yang lebih dingin, stratifikasi di Arktik lemah.

Setelah zaman es, stratifikasi Arktik tengah menjadi lebih kuat, memuncak pada waktu musim panas.

Sejak saat itu, stratifikasi di Arktik tengah semakin melemah, memungkinkan nitrogen yang lebih dalam naik ke permukaan.

Beberapa ilmuwan mengatakan bahwa peningkatan jumlah sinar Matahari yang menyentuh laut dapat membuat plankton Arktik lebih produktif.

Para ahli dari studi baru ini menemukan hal itu tidak mungkin terjadi karena ketersediaan nitrogen di daerah terbuka Arktik.

Ilustrasi Nitrogen. [WikimediaImages/Pixabay]
Ilustrasi Nitrogen. [WikimediaImages/Pixabay]

Tingkat nitrogen yang rendah dapat menyebabkan produktivitas plankton memburuk dan merugikan salah satu organisme dasar dalam ekosistem jaring makanan di laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp5 Ribu, Jajanan Es Asap Ini Buat Warganet Kaget

Dijual Rp5 Ribu, Jajanan Es Asap Ini Buat Warganet Kaget

Lifestyle | Senin, 29 Maret 2021 | 09:04 WIB

Peringatan! Polusi Udara Dapat Naik Kembali ke Tingkat sebelum Pandemi

Peringatan! Polusi Udara Dapat Naik Kembali ke Tingkat sebelum Pandemi

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:30 WIB

Ngeri! Pria Ini Simpan Mayat Istri di Tangki Nitrogen Cair

Ngeri! Pria Ini Simpan Mayat Istri di Tangki Nitrogen Cair

Sumbar | Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:35 WIB

Berharap Hidup Kembali, Suami Simpan Jenazah Istri di Tangki Nitrogen Cair

Berharap Hidup Kembali, Suami Simpan Jenazah Istri di Tangki Nitrogen Cair

News | Jum'at, 22 Januari 2021 | 14:17 WIB

Waduh! Area Es Terakhir di Arktik Akan Menghilang?

Waduh! Area Es Terakhir di Arktik Akan Menghilang?

Tekno | Selasa, 12 Januari 2021 | 10:00 WIB

Pertama, Es Laut di Kutub Utara Gagal Membeku Kembali

Pertama, Es Laut di Kutub Utara Gagal Membeku Kembali

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Terkini

23 Kode Redeem FF Terkini 22 April 2026: Event Tebus Murah Rilis, Panen Diskon 90 Persen

23 Kode Redeem FF Terkini 22 April 2026: Event Tebus Murah Rilis, Panen Diskon 90 Persen

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 07:01 WIB

4 Rekomendasi HP yang Bisa Wireless Charging Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi HP yang Bisa Wireless Charging Termurah 2026, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 06:50 WIB

Terpopuler: 5 HP Infinix Kamera OIS Termurah hingga Cara Menghilangkan Iklan di HP

Terpopuler: 5 HP Infinix Kamera OIS Termurah hingga Cara Menghilangkan Iklan di HP

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 06:50 WIB

5 HP dengan Fitur Wireless Charging Mulai dari Harga Rp2 Jutaan

5 HP dengan Fitur Wireless Charging Mulai dari Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 06:33 WIB

Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam

Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 20:32 WIB

Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah

Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 20:30 WIB

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 20:28 WIB

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain

35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 20:06 WIB

Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni

Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 18:45 WIB

Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026

Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 17:46 WIB