Pertama Kalinya, Bayi Hiu Lahir Tanpa Pembuahan Sperma

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:50 WIB
Pertama Kalinya, Bayi Hiu Lahir Tanpa Pembuahan Sperma
Ilustrasi ikan hiu. [Jakob Owens/Unsplash]

Suara.com - Para ilmuwan mengamati kelahiran langka dan pertama kalinya seekor bayi hiu yang dilahirkan tanpa adanya pembuahan dari sperma jantan.

Disebut oleh para ahli sebagai "kelahiran perawan", bayi hiu ini lahir di dalam tangki akuarium yang seluruhnya hanya berisi hiu betina.

Bayi hiu smoothhound yang diberi nama Ispera, berarti harapan dalam bahasa Sardiania, lahir di Acquario di Cala Gonone, Italia.

Induknya menghabiskan sepuluh tahun tinggal bersama dengan satu betina lain.

Para ilmuwan menduga bayi yang baru lahir itu bisa menjadi kasus partenogenesis hiu pertama yang didokumentasikan pada spesies itu.

Partenogenesis adalah fenomena langka di mana sel telur berkembang menjadi embrio tanpa dibuahi oleh sperma.

Anak hiu tanpa pembuahan sperma. [Agi.it]
Anak hiu tanpa pembuahan sperma. [Agi.it]

Proses ini telah diamati pada lebih dari 80 spesies vertebrata, termasuk hiu, ikan, dan reptil.

"Sekitar 15 spesies hiu dan pari diketahui mengalami hal ini," kata Demian Chapman, direktur program konservasi hiu dan pari di Mote Marine Laboratory & Aquarium, dikutip dari Science Alert, Selasa (31/8/2021).

Chapman menambahkan bahwa meskipun hiu mungkin memiliki kemampuan untuk melakukannya, itu sulit untuk mendokumentasikannya di alam liar.

baca juga

"Di alam liar, partenogenesis mungkin menjadi pilihan terakhir bagi betina yang tidak dapat menemukan pasangan dalam situasi kepadatan populasi yang rendah," tambah Chapman.

Respons tersebut juga dapat dipicu pada hiu penangkaran yang dipisahkan dari pejantan dalam waktu yang lama.

Terdapat dua jenis partenogenesis, salah satunya adalah apomixis, jenis kloning yang paling umum pada tanaman.

Jenis lainnya adalah automixis, yang didokumentasikan pada hiu dan melibatkan sedikit pengocokan gen betina untuk membuat keturunan mirip dengan induk, tetapi bukan klon serupa.

"Partenogenesis pada dasarnya adalah bentuk perkawinan sedarah, karena keragaman genetik keturunannya sangat berkurang," ucap Christine Dudgeon, peneliti dari University of Queensland.

Ilustrasi ikan-ikan hiu (Shutterstock).
Ilustrasi ikan-ikan hiu (Shutterstock).

Akibatnya, keturunan partenogenesis dapat memiliki peluang bertahan hidup yang berkurang.

Saat ini, ahli biologi kelautan di akuarium Italia telah mengirim sampel DNA ke laboratorium untuk mengonfirmasi bahwa Ispera lahir melalui partenogenesis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fosil Paus Berkaki Empat Ditemukan di Mesir

Fosil Paus Berkaki Empat Ditemukan di Mesir

Tekno | Minggu, 29 Agustus 2021 | 06:10 WIB

Gagal Diselamatkan, Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Batu Hiu Jadi Santapan Warga

Gagal Diselamatkan, Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Batu Hiu Jadi Santapan Warga

Jabar | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 13:32 WIB

Kapan Waktu yang Tepat bagi Manusia Pergi ke Mars?

Kapan Waktu yang Tepat bagi Manusia Pergi ke Mars?

Tekno | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 20:52 WIB

Jenis Planet Hycean Berpotensi Tampung Kehidupan Alien

Jenis Planet Hycean Berpotensi Tampung Kehidupan Alien

Tekno | Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:57 WIB

Pahlawan Berjas Putih

Pahlawan Berjas Putih

Your Say | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:46 WIB

Tes Kepribadian: Ini Kaki atau Hiu, Menurut Kamu?

Tes Kepribadian: Ini Kaki atau Hiu, Menurut Kamu?

Bali | Rabu, 25 Agustus 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 12:00 WIB

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:28 WIB

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:15 WIB

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

×