Kaspersky: Mustang Panda Kumpulkan Data Politik-Ekonomi Intelijen

Dythia Novianty Suara.Com
Senin, 13 September 2021 | 14:44 WIB
Kaspersky: Mustang Panda Kumpulkan Data Politik-Ekonomi Intelijen
Ilustrasi Malware. [Damien Meyer/AFP]

Suara.com - Sejak 2019, Kaspersky telah menerbitkan penelitiannya tentang HoneyMyte (alias Temp.Hex dan Mustang Panda).

Sebuah Advanced Persistent Group (APT) yang telah aktif selama beberapa tahun, HoneyMyte telah mengadopsi teknik yang berbeda untuk melakukan serangan selama beberapa tahun terakhir dan telah berfokus pada berbagai profil penargetan.

"Laporan terbaru kami yang diterbitkan Juli lalu mengungkapkan sekelompok aktivitas yang telah melakukan serangan spionase siber terhadap entitas pemerintah di Myanmar dan Filipina setidaknya sejak Oktober 2020," ujar Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky dalam keterangan resminya, Senin (13/9/2021).

Meskipun awalnya memusatkan perhatian mereka pada Myanmar, para aktor ancaman telah mengalihkan fokus mereka ke Filipina.

Mereka biasanya mendapatkan pijakan awal dalam sistem melalui email spear-phishing dengan tautan unduhan Dropbox.

Setelah diklik, tautan ini mengunduh arsip RAR yang disamarkan sebagai dokumen Word yang berisi muatan berbahaya.

Layanan Dropbox. [Shutterstock]
Layanan Dropbox. [Shutterstock]

Setelah diunduh pada sistem, malware mencoba menginfeksi host lain dengan menyebar melalui drive USB yang dapat dilepas.

Jika drive ditemukan, malware membuat direktori tersembunyi di drive, di mana kemudian memindahkan semua file korban, bersama dengan executable berbahaya.

Pakar Kaspersky mengaitkan aktivitas ini – dijuluki sebagai LuminousMoth – yang erat dengan kelompok ancaman HoneyMyte, aktor ancaman berbahasa China yang terkenal, sudah lama berdiri, dengan kepercayaan diri sedang hingga tinggi.

Baca Juga: Peretas China Diduga Bobol Situs BIN dan Kementerian, Ahli: Peringatan Perbaiki Sistem

"HoneyMyte terutama tertarik untuk mengumpulkan intelijen geopolitik dan ekonomi di Asia dan Afrika," terangnya.

Misalnya, dalam serangan sebelumnya yang dilakukan dari pertengahan 2018, aktor ancaman ini menggunakan implan PlugX, serta skrip PowerShell multi-tahap yang menyerupai CobaltStrike.

Kampanye ini menargetkan entitas pemerintah di Myanmar, Mongolia, Ethiopia, Vietnam, dan Bangladesh.

"Berdasarkan penargetan organisasi pemerintah di Asia dan Afrika, kami menilai bahwa salah satu motivasi utama HoneyMyte adalah mengumpulkan intelijen geo-politik dan ekonomi," ungkap dia.

Untuk mengatasinya, ada banyak cara yang dapat dilakukan organisasi untuk tetap aman dari serangan tersebut.

1. Memberi staf pelatihan kebersihan keamanan siber dasar, karena banyak serangan yang ditargetkan dimulai dengan phishing atau teknik rekayasa sosial lainnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI