Maraknya Pembangunan Pusat Data di Indonesia Harus Dikawal UU Pelindungan Data Pribadi

Liberty Jemadu

Kamis, 23 September 2021 | 16:58 WIB
Maraknya Pembangunan Pusat Data di Indonesia Harus Dikawal UU Pelindungan Data Pribadi
Ilustrasi barisan server dalam sebuah fasilitas pusat data. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan mengingatkan bahwa pembangunan data center atau pusat data di Indonesia perlu diikuti oleh pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Data Pribadi (PDP).

"Pembahasan serta pengesahan RUU PDP ini mendesak karena kompleksitas data dan keamanan data membutuhkan pendekatan konsisten yang melibatkan semua pemangku kepentingan guna menjaga kontrol keamanan. Juga antara lain untuk mencegah terjadinya kebocoran data berulang terutama dari pusat data, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta," tegas Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (23/9/2021).

Ia mengingatkan bahwa selain maraknya pembangunan data center milik perusahaan swasta, termasuk asing, di Indonesia, pemerintah juga berencana untuk membuat Pusat Data Nasional (PDN) untuk menampung data digital dari kementerian dan lembaga, lokal hingga nasional, serta menjamin aspek interoperasionalnya.

Pingkan mengapresiasi maraknya pembangunan pusat data di Indonesia, namun hal tersebut perlu diimbangi dengan kepastian regulasi yang menjamin keamanan dan perlindungan data.

Ia menambahkan bahwa lemahnya keamanan privasi dan perlindungan data konsumen di Indonesia mempermudah pencurian data/identitas, penipuan, dan peretasan oleh oknum tidak bertanggung jawab, seperti tercermin dari rangkaian kasus eksploitasi data masyarakat melalui serangan phising melalui SMS, telepon, media sosial, hingga virus komputer seperti virus malware pada web browser.

Saat ini, penanganan kebocoran data masih bertumpu pada Peraturan Pemerintah 71/2019 mengenai Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, yang fokus utamanya masih pada sistem dan transaksi elektronik, padahal ekonomi digital juga membutuhkan terjaminnya hak-hak konsumen digital termasuk atas kerahasiaan dan keamanan data.

Pingkan memaparkan, idealnya pemerintah melibatkan swasta dalam pembangunan pusat data untuk meringankan anggaran dan juga berbagi pengalaman soal kapasitas dan infrastruktur.

"Maraknya minat pada sektor ini merupakan peluang bagi transformasi digital di Indonesia," katanya.

Ia juga merujuk misalnya kepada pusat data dan komputasi awan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, yang turut dikelola oleh Google dan Microsoft melalui kontrak kerja sama.

baca juga

Peran swasta juga penting mengingat pembangunan dan pengoperasian data center membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sumber daya manusia terampil dan kompeten dan juga infrastruktur yang stabil, termasuk pasokan listrik selama 24 jam yang dibutuhkan pendingin ruangan.

Pada tahun 2021 tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti Alibaba, Amazon, Google, Microsoft hingga Tencent membuka sejumlah data center di Indonesia untuk memenuhi permintaan platform digital maupun perusahaan-perusahaan di Indonesia yang telah memasuki proses digitalisasi.

Dari dalam negeri sendiri tercatat beberapa perusahaan seperti PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Indointernet Tbk (EDGE), hingga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga memiliki lini usaha data center yang turut mendukung transformasi digital di Tanah Air. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejar Ekonomi 8%, Pemerintah Targetkan Kapasitas Data Center RI Naik ke 11 GW di 2030

Kejar Ekonomi 8%, Pemerintah Targetkan Kapasitas Data Center RI Naik ke 11 GW di 2030

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Peluang Karier di Industri Data Center Terbuka, Keterampilan Apa yang Dibutuhkan?

Peluang Karier di Industri Data Center Terbuka, Keterampilan Apa yang Dibutuhkan?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:40 WIB

SM+ Akuisisi 5 Data Center PDG, Perluas Infrastruktur Digital ke 25 Kota

SM+ Akuisisi 5 Data Center PDG, Perluas Infrastruktur Digital ke 25 Kota

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:19 WIB

Emiten AREA Gandeng Perusahaan Eropa, Luncurkan Layanan AI Berbasis Data Center Lokal

Emiten AREA Gandeng Perusahaan Eropa, Luncurkan Layanan AI Berbasis Data Center Lokal

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Data Center AI Makin Menjamur, Meutya Hafid: Jangan Ganggu Air dan Energi Warga

Data Center AI Makin Menjamur, Meutya Hafid: Jangan Ganggu Air dan Energi Warga

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:06 WIB

DPR Siapkan Pidana 15 Tahun bagi Pelaku Sabotase dan Manipulasi Pusat Data Nasional

DPR Siapkan Pidana 15 Tahun bagi Pelaku Sabotase dan Manipulasi Pusat Data Nasional

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

Kebutuhan Air Data Center Jatiluhur Dikritik di Tengah Ancaman El Nino: Apa Dampaknya Bagi Warga?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:07 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Unilever Indonesia Dorong Kolaborasi Media Lokal untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Unilever Indonesia Dorong Kolaborasi Media Lokal untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI

Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI

Sumut | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja

Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Bukan Cedera! Kevin Diks Absen Bela Gladbach di Bundesliga, Ini Alasannya

Bukan Cedera! Kevin Diks Absen Bela Gladbach di Bundesliga, Ini Alasannya

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:52 WIB

BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja

Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:49 WIB

MRT Jakarta Meluncur Pukul 03.00 Selama Jakarta Running Festival 2026

MRT Jakarta Meluncur Pukul 03.00 Selama Jakarta Running Festival 2026

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang

Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang

Jabar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

Jejak 2 Ahli Kimia Asal China di Balik Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh, Datang Khusus Jadi 'Koki' Kristal

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Jadi Mesin Gol Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff Hampir Main di Klub Inggris

Jadi Mesin Gol Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff Hampir Main di Klub Inggris

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:44 WIB

×