alexametrics

Keren! Tidak Hanya Broadband Internet, Satelit Starlink SpaceX Bisa untuk GPS

Dythia Novianty
Keren! Tidak Hanya Broadband Internet, Satelit Starlink SpaceX Bisa untuk GPS
Sekelompok satelit Starlink berhasil dipotret saat melintas di atas Kota Leiden, Belanda. [AFP/Marco Langbroek]

Penelitian terbaru menunjukkan satelit Starlink SpaceX dapat digunakan untuk navigasi dan penentuan posisi global.

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukkan satelit Starlink SpaceX dapat digunakan untuk navigasi dan penentuan posisi global, selain fungsi inti mereka dari Internet broadband.

Peneliti teknik di luar SpaceX menemukan cara menggunakan sinyal konstelasi Starlink untuk navigasi, yang serupa dengan kemampuan yang disediakan oleh satelit pemosisian global (GPS).

Studi ini merupakan pertama kalinya Starlink digunakan untuk navigasi oleh para peneliti di luar SpaceX, kata anggota tim.

Para peneliti melakukan triangulasi sinyal dari enam satelit Starlink untuk memperbaiki lokasi di Bumi dengan akurasi kurang dari 27 kaki (delapan meter), tim tersebut melaporkan dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: 5 Etika Menggunakan Internet yang Wajib Diajarkan Anak ke Orangtua

Itu cukup sebanding dengan kemampuan GPS smartphone, yang biasanya menunjukkan dengan tepat tempat kamu di Bumi dalam jarak 16 kaki (4,9 m), tergantung pada kondisinya.

"Kami menangkap sinyal dan kemudian merancang algoritme canggih untuk menentukan lokasi, dan kami menunjukkan bahwa itu bekerja dengan sangat akurat," penulis studi Zak Kassas, direktur Pusat Penelitian Kendaraan Otomatis dengan Navigasi Multimodal Assured (CARMEN) di Ohio State University.

Ilustrasi GPS. [Shutterstock]
Ilustrasi GPS. [Shutterstock]

Menurutnya, meskipun Starlink tidak dirancang untuk tujuan navigasi, para peneliti menunjukkan bahwa adalah mungkin mempelajari bagian-bagian dari sistem dengan cukup baik dengan menggunakannya untuk navigasi.

Para peneliti mengembangkan sistem navigasi mereka tanpa bantuan dari SpaceX, atau akses apa pun ke data yang dibagikan melalui koneksi broadband.

Sebaliknya, mereka menggunakan sinyal dari beberapa satelit dan mengembangkan algoritma untuk menemukan posisi di Bumi.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Internet di Indonesia Dihack hingga Sebabkan Gangguan Massal?

Selanjutnya, mereka menempatkan antena di kampus University of California, Irvine dalam upaya menemukan lokasinya menggunakan Starlink.

Komentar