Google Beri Kunci Pengaman Gratis ke 10.000 Akun Riskan Sasaran Peretasan

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:26 WIB
Google Beri Kunci Pengaman Gratis ke 10.000 Akun Riskan Sasaran Peretasan
Logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Google akan memberikan kunci pengaman berupa USB fisik gratis ke 10.000 akun pengguna yang berisiko tinggi jadi sasaran peretasan (hack), termasuk politikus, jurnalis, dan aktivis HAM.

Kunci pengaman USB ini menyediakan otentikasi dua faktor (2FA), sebuah lapisan keamanan tambahan di luar kata sandi.

Biasanya, Google menyediakan kunci pengaman tambahan ini dengan harga mulai dari 30 euro atau Rp 492.000.

Google menyebut telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi keamanan siber, untuk membantu mendistribusikan kunci pengaman tambahan ini ke pengguna.

Ini juga menjadi bagian dari program Google agar pengguna meningkatkan kesadaran pengamanan akun mereka, yang dibuat Google lewat Program Perlindungan Lanjutan (Advanced Protection Program/APP).

Dikutip dari BBC, Selasa (12/10/2021), pengguna yang terdaftar di APP akan dilindungi dari berbagai ancaman siber seperti serangan phising, malware dan unduhan berbahaya di Chrome dan Android, hingga akses tidak sah ke akun Gmail, Drive, dan Photos.

Cuitan Shane Huntley. [Twitter]
Cuitan Shane Huntley. [Twitter]

Pemberian kunci ini diumumkan setelah Google mendeteksi adanya serangan siber oleh aktor yang disponsori pemerintah.

Perusahaan kemudian mengirim peringatan ke 14.000 pengguna Gmail di seluruh dunia.

Diduga kuat bahwa ancaman peretasan itu dilakukan oleh APT28, kelompok hacker yang disokong Rusia.

baca juga

Kepala Threat Analysis Group (TAG), divisi keamanan siber Google, Shane Huntley mengatakan, sekitar 14.000 pengguna Gmail telah dikirimi peringatan tersebut pada sekitar tengah sampai akhir pekan kemarin.

"Jika kami mengirimkan peringatan, maka itu berarti sangat besar kemungkinan kami berhasil memblokir (email berbahaya)," tulis Huntley di Twitter.

Ia menambahkan bahwa meningkatnya serangan siber pada Oktober ini disebabkan oleh sejumlah upaya tak kenal lelah dari sekelompok kecil peretas.

Pekan lalu, sejumlah aktivis, wartawan, pegawai pemerintah, dan profesional di bidang keamanan siber mengaku memperoleh pesan berisi peringatan serangan siber terhadap akun Gmail mereka.

Cuitan Barton. [Twitter]
Cuitan Barton. [Twitter]

Di Indonesia, beberapa pengguna Twitter juga mengaku menerima pesan adanya percobaan dari peretas yang disokong pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stem Gitar Bisa Dibantu Google Search, Ini Caranya

Stem Gitar Bisa Dibantu Google Search, Ini Caranya

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 12:54 WIB

Bukan Ustaz, Selamatan Ini Malah Dipimpin oleh Google

Bukan Ustaz, Selamatan Ini Malah Dipimpin oleh Google

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Google dan YouTube Akan Blokir Iklan dari Konten yang Anti Perubahan Iklim

Google dan YouTube Akan Blokir Iklan dari Konten yang Anti Perubahan Iklim

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 08:05 WIB

Perhatian Pengguna Gmail! Waspada Email Scammer di Inbox Mencuri Nama dan Kata Sandi Kamu

Perhatian Pengguna Gmail! Waspada Email Scammer di Inbox Mencuri Nama dan Kata Sandi Kamu

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 05:40 WIB

Google Maps Siapkan Fitur Baru Khusus Pengendara Sepeda Motor

Google Maps Siapkan Fitur Baru Khusus Pengendara Sepeda Motor

Otomotif | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:45 WIB

Cara Membuat Google Classroom untuk Sekolah Online

Cara Membuat Google Classroom untuk Sekolah Online

Jabar | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 17:23 WIB

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

Mengapa Wajah Pelaku Penendangan di Senayan City Diblur Polisi? Ini Penjelasan Polda Metro

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:22 WIB

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Modal 7 Video Rekayasa Tambak Ikan, Mahasiswa di Way Kanan Kuras Tabungan Korban Rp700 Juta

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:19 WIB

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

Debu Proyek Reklamasi KCN Terbang ke Rumah Warga, Sehari Bisa Nyapu-Ngepel 5 Kali

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:16 WIB

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

365 Repeat The Year, Thriller Time Travel dengan Alur Penuh Plot Twist

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:10 WIB

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Heboh 25 Merek Beras Gizi Palsu, Pemkot Bandar Lampung Sidak Pasar dan Ancam Tarik Paksa Produk

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 17:07 WIB

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 17:06 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Memahami Trauma Loop Ibu: Apakah Bisa Berdampak pada Pola Asuh Anak?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

×