Wafer Besar untuk Semikonduktor Daya Jadi Kunci Masa Depan Rendah Karbon

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:29 WIB
Wafer Besar untuk Semikonduktor Daya Jadi Kunci Masa Depan Rendah Karbon
Semikonduktor daya dipasang di semua peralatan listrik. (Dok: Toshiba)

Suara.com - Saat ini, seluruh dunia sedang melakukan upaya dekarbonisasi dan netralitas karbon. Dekarbonisasi adalah proses pengurangan emisi karbon ke atmosfer, terutama karbon.

Untuk merealisasikan hal tersebut, semikonduktor akan menjadi kunci realisasinya, khususnya semikonduktor daya (power semiconductors). Takeshi Kamebuchi dari Toshiba Electronic Devices & Storage Corporation mengatakan, semikonduktor daya berperan membantu kita dalam mencapai masa depan yang rendah karbon.

"Jika kita membandingkan semikonduktor dengan bagian tubuh, prosesor dan memori dapat dilihat sebagai otak, maka semikonduktor daya memainkan peran sebagai jantung dan otot," ujarnya.

Semikonduktor daya sama pentingnya dengan jantung dan otot, dan menangani kontrol daya di semua jenis peralatan listrik, mulai dari TV, mesin cuci, dan peralatan rumah tangga lainnya, hingga peralatan infrastruktur utama, termasuk rolling stock dan transmisi daya serta peralatan distribusi. Meningkatkan kinerja semikonduktor daya mengurangi kehilangan daya (power loss) dan secara langsung berkontribusi mengurangi konsumsi daya peralatan.

Pembuatan Semikonduktor harus Ramah Lingkungan
Pembuatan semikonduktor, apapun jenisnya, umumnya membutuhkan banyak listrik, air, bahan kimia dan gas. Namun jika pembuatannya menghabiskan banyak energi, maka dampak bersihnya terhadap konsumsi energi dan Bumi akan berkurang.

“Mengurangi beban lingkungan dari proses manufaktur adalah tanggung jawab dan prioritas tertinggi perusahaan yang memproduksi semikonduktor. Saat kita menyediakan produk hemat energi untuk pasar, maka kita juga harus menyadari dampaknya terhadap lingkungan, dan terus berupaya untuk mengendalikannya," tambah Kamebuchi.

Maret 2021, Toshiba memastikan masa depan bisnis semikonduktor dayanya dengan berinvestasi pada fasilitas produksi wafer yang berdiameter lebih besar. Semikonduktor diproduksi pada cakram silikon, yang dikenal sebagai wafer. Wafer yang lebih besar menghasilkan lebih banyak chip dan produksi lebih efisien.

Semikonduktor daya telah lama dicirikan sebagai produk volume rendah campuran tinggi, dan manufaktur telah dilakukan pada wafer 200mm, dengan produksi pada wafer 300mm disediakan untuk campuran rendah. Beberapa tahun terakhir telah terlihat tren percepatan, terutama pada produsen besar luar negeri yang menuju produksi semikonduktor daya wafer 300mm.

Di samping produksi pada diameter yang lebih besar, ada kekuatan lain yang berperan, yaitu material baru yang diharapkan memiliki dampak besar.

baca juga

Kebanyakan semikonduktor terbuat dari silikon, tetapi dalam beberapa aplikasi, terutama yang membutuhkan tegangan tinggi dan switching kecepatan tinggi, silikon terbentur pada batas karakteristik fisiknya.

Kemajuan yang berkelanjutan dan kinerja generasi berikutnya yang lebih baik akan membutuhkan bahan semikonduktor yang majemuk, antara lain silikon karbida (SiC) dan galium nitrida (GaN). Keduanya diharapkan mampu memberikan peningkatan dramatis pada perangkat silikon.

"Selama masyarakat menggunakan listrik, semikonduktor daya akan tetap penting, dan meningkatkan kinerjanya adalah suatu keharusan jika kita ingin mencapai kemakmuran di masa depan dan masyarakat yang berkelanjutan. Semikonduktor daya adalah fokus utama bisnis semikonduktor Toshiba. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mempercepat perluasan kapasitas produksi dan untuk mengembangkan teknologi baru, sehingga kami dapat berkontribusi untuk mewujudkan masyarakat bebas karbon," ujar Kamebuchi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMW: Desain Mobil Masa Depan Harus Lebih Berani dan Bermakna

BMW: Desain Mobil Masa Depan Harus Lebih Berani dan Bermakna

Otomotif | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Sering Terjadi, Ini 4 Proses Pendewasaan Diri dalam Menata Masa Depan

Sering Terjadi, Ini 4 Proses Pendewasaan Diri dalam Menata Masa Depan

Your Say | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Lulusan Harvard Bicara Tentang Manfaat Lain Pendidikan, Bisa Bentuk Pola Pikir!

Lulusan Harvard Bicara Tentang Manfaat Lain Pendidikan, Bisa Bentuk Pola Pikir!

Lifestyle | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:53 WIB

Arti Tahi Lalat di Bawah Alis, Masa Depan Akan Cerah

Arti Tahi Lalat di Bawah Alis, Masa Depan Akan Cerah

Jabar | Rabu, 06 Oktober 2021 | 15:45 WIB

4 Tanda Orang yang Bakal Hidup Sukses di Masa Depan, Kamu Termasuk?

4 Tanda Orang yang Bakal Hidup Sukses di Masa Depan, Kamu Termasuk?

Your Say | Kamis, 23 September 2021 | 15:17 WIB

5 Hal Ini Hanya Dilakukan oleh Orang yang Peduli dengan Masa Depannya

5 Hal Ini Hanya Dilakukan oleh Orang yang Peduli dengan Masa Depannya

Your Say | Rabu, 15 September 2021 | 13:20 WIB

Terkini

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:33 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 18:31 WIB

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

×