BMKG: Angin Kencang Berpotensi Picu Gelombang Tinggi di Indonesia

Liberty Jemadu

Jum'at, 05 November 2021 | 22:37 WIB
BMKG: Angin Kencang Berpotensi Picu Gelombang Tinggi di Indonesia
Gelombang tinggi diprakirakan akan terjadi di beberapa perairan Indonesia.Foto: Ombak menerjang batu grip di Pantai Muara Lasak, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (11/9/2021). [Antara/Iggoy el Fitra]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini telah memicu timbulnya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan Indonesia.

“Terkait dengan gelombang tinggi ini, saat ini ada embusan angin kencang. Yang terpantau gelombang dengan angin kencang ada di beberapa wilayah,” kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo saat dihubungi di Jakarta, Jumat (5/11/2021).

Eko mengatakan potensi gelombang yang tinggi itu disebabkan oleh adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara lima sampai 24 knot.

Akibatnya, ada beberapa area perairan yang diprediksi mulai dari 6 sampai 7 November 2021, memiliki potensi gelombang tinggi dengan ketinggian yang diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter.

Beberapa wilayah yang diprediksi memiliki potensi gelombang tinggi 2,5 sampai 4,0 meter adalah Selat Sunda bagian selatan, Selat Bali bagian selatan dan Selat Lombok bagian selatan.

Eko menyebutkan terdapat sejumlah area yang berpotensi memiliki gelombang dengan ketinggian sedang, yakni 1,25 sampai 2,5 meter. Beberapa area itu adalah Selat Sape bagian selatan, Perairan Kupang sampai Pulau Rote, Laut Arafuru, Laut Maluku, perairan utara Papua Barat dan Perairan Biak sampai Jayapura.

“Wilayah-wilayah itu saja dulu yang perlu kita perhatikan bersama,” tegas Eko.

Menurut Eko, dengan adanya potensi gelombang tinggi itu, masyarakat perlu mengetahui fase pasang maksimum air laut, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai untuk mengantisipasi apabila terjadinya hujan deras.

Dengan memahami fase pasang maksimum air laut, masyarakat mampu melakukan antisipasi pada air hujan yang dapat menghambat aliran air masuk ke wilayah laut akibat terhambatnya drainase, sehingga menyebabkan genangan hingga air sungai meluap.

baca juga

Bagi masyarakat pesisir pantai, Eko meminta agar memeriksa dan menyesuaikan kapal yang dimiliki dengan kondisi cuaca yang akan terjadi.

Perlu dipastikan bahwa kapal yang dimiliki aman dan nyaman dengan situasi gelombang di daerah masing-masing. Apabila tidak dapat beradaptasi, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas pergi ke laut (melaut).

“Yang kedua, rencanakan aktivitas berlayar sebelum melaut dengan memantau informasi dari BMKG terkait angin dan gelombang laut,” ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:00 WIB

5 Kipas Angin Kencang, Awet, dan Hemat Listrik, Mulai Rp100 Ribuan

5 Kipas Angin Kencang, Awet, dan Hemat Listrik, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 13:30 WIB

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:15 WIB

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Cuaca Makin Tak Menentu, Terlambatkah Kita Menghadapi Krisis Iklim?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:51 WIB

Suhu Tembus 43 Derajat Celsius, Panas Ekstrem Hantui Laga Piala Dunia

Suhu Tembus 43 Derajat Celsius, Panas Ekstrem Hantui Laga Piala Dunia

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:26 WIB

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Bukan Lagi Kejadian Langka: Suhu 41,7C Lumpuhkan Eropa dan Renggut 1.300 Nyawa

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Piala Dunia 2026 Izinkan Botol Plastik Segel Masuk Stadion Usai Dapat Kritik Tajam

Piala Dunia 2026 Izinkan Botol Plastik Segel Masuk Stadion Usai Dapat Kritik Tajam

Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:20 WIB

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:26 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×