Fosil Dinosaurus Tanpa Lengan Ditemukan, Berusia 70 Juta Tahun Lalu

Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:12 WIB
Fosil Dinosaurus Tanpa Lengan Ditemukan, Berusia 70 Juta Tahun Lalu
Dinosaurus Guemesia ochoai yang baru ditemukan mungkin terlihat sedikit mirip dengan abelisaurid lain yang diilustrasikan di sini, Carnotaurus sastrei yang bertanduk. (Image credit: Fred Wierum; CC BY 4.0 via Wikimedia Commons)

Suara.com - Ahli paleontologi di Argentina menemukan fosil dinosaurus tanpa lengan dengan otak kecil yang hidup sekitar 70 juta tahun lalu.

Spesies yang baru ditemukan ini disebut Guemesia ochoai, diambil dari nama Jenderal Martin Miguel de Guemes, pahlawan Perang Kemerdekaan Argentina.

Dinosaurus tersebut masuk ke dalam anggota Abelisauridae, kelompok karnivora yang dulu hidup di tempat yang sekarang disebut Amerika Selatan, Afrika, dan India selama zaman dinosaurus.

Menurut para ahli, ada kemungkinan bahwa Guemesia ochoai merupakan kerabat dekat dari nenek moyang abelisaurid.

Namun, Guemesia ochoai memiliki dua perbedaan, seperti hewan pemakan daging itu tidak memiliki tanduk dan tinggal di wilayah yang sekarang disebut Argentina utara, lokasi di mana tengkoraknya ditemukan.

"Dinosaurus baru ini sangat tidak biasa untuk jenisnya. Ini menunjukkan bahwa dinosaurus yang hidup di wilayah tersebut sangat berbeda dari dinosaurus yang ada di bagian lain Argentina," kata Anjali Goswami, pemimpin penelitian di Natural History Museum, London.

Dilansir dari Live Science pada Sabtu (19/2/2022), meskipun hewan ini disebut tanpa lengan, namun sebenarnya memiliki lengan tetapi dengan ukuran yang sangat kecil dan hampir tidak berguna.

Diprediksi, abelisaurid memangsa titanosaurus berleher panjang, suatu prestasi mengingat struktur tubuh hewan tersebut.

Namun, sebagian besar dinosaurus pemakan daging memiliki lengan yang pendek. Tyrannosaurus rex memiliki lengan pendek, meskipun lengan itu lebih panjang daripada milik abelisaurid.

Baca Juga: Dinosaurus Berleher Panjang Terbunuh oleh Infeksi Mirip Flu

Dengan lengan kecil seperti itu, abelisaurid harus mengalahkan mangsa hanya dengan mengandalkan kepala dan rahangnya.

Fosil yang ditemukan di Formasi Los Blanquitos dekat Amblayo itu mengungkapkan bahwa Guemesia ochoai memiliki otak yang kecil. Tengkorak miliknya sekitar 70 persen lebih kecil daripada kerabat abelisaurid lainnya.

Ukurannya yang lebih kecil menunjukkan kemungkinan besar hewan itu masih remaja ketika mati.

Hingga saat ini, ada 35 spesies abelisaurid lain yang diidentifikasi di Argentina, tetapi hampir semuanya berasal dari Patagonia. Penemuan Guemesia ochoai menunjukkan bahwa wilayah utara adalah bagian unik selama periode Kapur Akhir.

Para ilmuwan berharap untuk menemukan lebih banyak spesimen Guemesia ochoai dan kerabatnya sehingga dapat belajar lebih banyak tentang kehidupan di Argentina kuno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI