Niantic Matikan Game Pokemon Go di Rusia dan Belarusia

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Minggu, 13 Maret 2022 | 13:26 WIB
Niantic Matikan Game Pokemon Go di Rusia dan Belarusia
Pokemon Go. [Mimzy/Pixabay]

Suara.com - Pengembang game Niantic mengumumkan bakal mematikan game Pokemon Go di Rusia dan Ukraina.

Langkah ini sebagai tanggapan atas invasi Rusia yang berlangsung di Ukraina.

"Game Niantic tidak lagi tersedia untuk diunduh di Rusia dan Belarusia, dan gameplay juga akan segera ditangguhkan di sana," ujar Niantic dalam akun Twitternya.

"Kami berdiri bersama komunitas global dalam mengharapkan perdamaian dan resolusi cepat atas kekerasan dan penderitaan di Ukraina," sambung Niantic, dikutip dari Engadget, Minggu (13/3/2022).

Belum jelas kapan Niantic menangguhkan game buatannya ke negara tersebut.

Langkah ini dinilai dapat mendorong perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Cuitan Niantic menghentikan Pokemon Go di Rusia. [Twitter]
Cuitan Niantic menghentikan Pokemon Go di Rusia. [Twitter]

Langkah Niantic mengikuti jejak beberapa perusahaan game yang menghukum Rusia.

Sebelumnya, Sony sudah menangguhkan penjualan game dan konsol di Rusia, lalu ada Microsoft yang menghentikan semua penjualan di negara tersebut.

Kemudian disusul pula dari Nintendo yang menghentikan transaksi dalam rubel (mata uang Rusia) di layanan eShop.

baca juga

Mereka juga memblokir penjualan Nintendo Switch ke negara Vladimir Putin.

Pengembang dan penerbit game turut membuat keputusan serupa. Bungie misalnya, mereka sudah membatasi layanan untuk game Destiny 2 di Rusia.

Kemudian pengembang game lain seperti Ubisoft, Epic, CD Projekt Red, Take-Two, hingga EA juga berhenti menjual gamenya di Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pokemon Go Akan Gelar Acara Global untuk Ulang Tahun ke-25

Pokemon Go Akan Gelar Acara Global untuk Ulang Tahun ke-25

Tekno | Jum'at, 11 Desember 2020 | 23:15 WIB

Fantastis, Pokemon GO Raup Keuntungan 1 Miliar Dolar AS pada 2020

Fantastis, Pokemon GO Raup Keuntungan 1 Miliar Dolar AS pada 2020

Tekno | Sabtu, 07 November 2020 | 21:30 WIB

Niantic Rayakan Ulang Tahun, Pokemon Go Tawarkan Banyak Bonus

Niantic Rayakan Ulang Tahun, Pokemon Go Tawarkan Banyak Bonus

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2020 | 21:05 WIB

Perangkat iOS dan Android Lama Tak akan Lagi Bisa Memainkan Pokemon Go

Perangkat iOS dan Android Lama Tak akan Lagi Bisa Memainkan Pokemon Go

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 15:00 WIB

Google Maps Kini Bisa Dimanfaatkan untuk Buat Game ala Pokemon Go

Google Maps Kini Bisa Dimanfaatkan untuk Buat Game ala Pokemon Go

Tekno | Selasa, 16 Juni 2020 | 18:55 WIB

Pokemon Go Fest Akan Diadakan Secara Online Tahun Ini

Pokemon Go Fest Akan Diadakan Secara Online Tahun Ini

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×