Jenis Galon Berbahan PET dan PC Mana yang Lebih Aman? Ini Kata Pakar

Fabiola Febrinastri

Selasa, 22 Maret 2022 | 10:14 WIB
Jenis Galon Berbahan PET dan PC Mana yang Lebih Aman? Ini Kata Pakar
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Suara.com - Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), Ahmad Zainal Abidin mengatakan, galon air berbahan Polietilena tereftalat (PET) memiliki temperatur transisi gelas pada suhu 80 derajat Celcius, sedang galon berbahan Polikarbonat (PC) bertemperatur transisi 150 derajat Celcius.

“Galon berbahan PET akan lebih berisiko jika terkena sinar matahari ketimbang jenis PC,” ujar Zainal, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Hal ini diungkapkannya menanggapi jenis galon air dengan bahan berbeda. Galon yang berbahan plastik PET yang digunakan untuk sekali pakai, dinilai lebih berisiko, jika terkena sinar matahari dan benturan dibanding yang berbahan PC.

Galon PET memiliki temperatur transisi gelas (Tg) yang jauh lebih rendah dibanding yang berbahan Polikarbonat (PC). Suhu transisi gelas adalah suhu dimana suatu polimer mengalami perubahan dari liquid (yang mengalir, walapun mungkin sangat lambat) menjadi bentuk solid.

Zainal menjelaskan, semua material monomer yang dijadikan bahan pembuat galon, baik PET dan PC memiliki risiko bahaya. Adapun monomer yang digunakan sebagai bahan pembuat galon PET adalah etilen glikol, dan untuk galon PC adalah Bisphenol A (BPA).

Menurut Zainal, dalam pembuatan galon-galon di pabrik, kemungkinan masih ada monomer yang tidak bereaksi dan terjebak di dalam plastiknya. Namun katanya, monomer yang tersisa itu biasanya tidak banyak, sehingga jikapun terlepas, maka tidak akan membahayakan bagi kesehatan.

Karakteristik alamiah dari galon berbahan PET dan PC itu, kalau temperaturnya makin tinggi, maka monomernya juga akan lebih mudah larut atau terlepas.

“Karena pada temperatur yang cuma 80 derajat Celcius, galon PET sudah rontok kekuatannya, sedangkan galon PC baru rontok pada suhu 150 derajat Celcius,” ujarnya.

Begitu juga jika terjadi benturan saat pendistribusiannya. Menurut Zainal, galon PET tetap lebih berisiko dibanding galon PC, karena galon PET lebih cepat rusak jika terjadi benturan, sedang galon PC lebih awet.

baca juga

“Galon PET lebih lemah dan lebih tidak kuat. Kalau terguncang, PET lebih banyak monomernya yang terlepas,” tukasnya.

Sebelumnya, pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Eko Hari Purnomo, dan Ivan Hadinata Rimbualam dari Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) juga menegaskan, plastik PC relatif tahan panas.

Jenis PC digunakan untuk galon air minum, salah satunya karena sifat tahan panasnya itu. Selain itu, plastik PC juga keras, kaku, transparan, dan mudah dibentuk.

Menurut Eko, kecil kemungkinan ada migrasi atau perpindahan BPA dari kemasan galon ke dalam airnya mengingat BPA itu tidak larut dalam air.

“BPA ini hanya larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, ester, keton, dan sebagainya,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Ivan Hadinata Rimbualam, yang juga spesialis supplay chain di FMCG Multinasional. Dalam blognya dia menulis, "PC adalah suatu kelompok polimer termoplastik yang mudah dibentuk dengan menggunakan panas. Plastik ini memiliki banyak keunggulan, yaitu ketahanan termal dibandingkan dengan plastik jenis lain, tahan terhadap benturan, dan sangat bening." 

Soal galon PC yang dipertanyakan sering diletakkan para penjualnya di tempat yang terkena matahari, menurutnya itu tidak sampai membuat migrasi BPA menjadi lebih banyak. Itu sangat kecil, atau bahkan tidak membuat BPA-nya bermigrasi sama sekali.

“Kalau bicara BPA berbahaya, semua juga tahu itu. Cuma ada batas toleransinya,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Rencana Pelabelan BPA oleh BPOM Picu Sampah Plastik? Begini Penjelasannya

Benarkah Rencana Pelabelan BPA oleh BPOM Picu Sampah Plastik? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 Maret 2022 | 16:39 WIB

Kemasan Plastik Sekali Pakai Jadi Ancaman Implementasi Ekonomi Hijau

Kemasan Plastik Sekali Pakai Jadi Ancaman Implementasi Ekonomi Hijau

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 18:13 WIB

Pengelolaan Sampah Plastik Butuh Investasi Rp72,4 Triliun

Pengelolaan Sampah Plastik Butuh Investasi Rp72,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2022 | 16:48 WIB

Chitosan Edible Wrap, Teknologi Coating Produk Pangan atasi Reduksi Plastik

Chitosan Edible Wrap, Teknologi Coating Produk Pangan atasi Reduksi Plastik

Your Say | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:52 WIB

Hari Peduli Sampah Nasional 2022: Kampanye "Conscious City Bandung" untuk Kurangi Sampah Plastik

Hari Peduli Sampah Nasional 2022: Kampanye "Conscious City Bandung" untuk Kurangi Sampah Plastik

Jabar | Jum'at, 04 Maret 2022 | 12:43 WIB

Benarkah Air Galon Berbahaya dan Bisa Memicu Kanker? Ini Jawaban Para Ahli

Benarkah Air Galon Berbahaya dan Bisa Memicu Kanker? Ini Jawaban Para Ahli

Lampung | Senin, 31 Januari 2022 | 09:43 WIB

Terkini

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:15 WIB

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

China Negara Super Power: Real Madrid Dibuat Mohon Ampun Gegara Ulah Mbappe

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

Pemulihan Pascabencana Tunjukkan Progres Signifikan, Menko PMK Apresiasi Satgas PRR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

Sempat Menginap, Polda Metro Akhirnya Pulangkan 19 Peserta Aksi Demonstrasi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

TVS Perkuat Lini Modern Retro Lewat Peluncuran Seri TVS Ronin Agonda

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:09 WIB

×