Array

Waspada Ransomware BlackCat, Metodenya Canggih

Dythia Novianty Suara.Com
Sabtu, 09 April 2022 | 09:30 WIB
Waspada Ransomware BlackCat, Metodenya Canggih
Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Peneliti Kaspersky mengungkapkan rincian dua insiden siber yang dilakukan oleh grup ransomware BlackCat.

Kompleksitas malware yang digunakan, dikombinasikan dengan pengalaman luas para aktor di baliknya, menjadikan grup tersebut salah satu pemain utama di pasar ransomware saat ini.

Alat dan teknik yang digunakan saat melakukan upaya serangan, mengonfirmasi hubungan antara BlackCat dan grup ransomware terkenal lainnya, seperti BlackMatter dan REvil.

Grup ransomware BlackCat adalah aktor ancaman yang telah beroperasi setidaknya sejak Desember 2021.

Tidak seperti banyak aktor ransomware lainnya, malware BlackCat ditulis dalam bahasa pemrograman Rust.

Berkat kemampuan kompilasi silang canggih Rust, BlackCat dapat menargetkan sistem Windows dan Linux.

Logo Windows pada keyboard (unsplash)
Logo Windows pada keyboard (unsplash)

Dengan kata lain, BlackCat telah memperkenalkan kemajuan inkremental dan pergeseran teknologi yang digunakan untuk mengatasi tantangan pengembangan ransomware.

Aktor tersebut mengklaim sebagai penerus kelompok ransomware terkenal seperti BlackMatter dan REvil.

"Telemetri kami menunjukkan bahwa setidaknya beberapa anggota grup BlackCat baru memiliki
tautan langsung ke BlackMatter, karena mereka menggunakan alat dan teknik yang sebelumnya telah
digunakan secara luas oleh BlackMatter," tulis Kaspersky dalam rilisnya, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga: Waspada Serangan Siber Menyamar sebagai Pesan Suara WhatsApp

Kasus pertama melihat serangan terhadap penyedia ERP (enterprise resource planning) atau
perencanaan sumber daya perusahaan, yang rentan di Kawasan Timur Tengah yang menampung banyak situs.

Penyerang secara bersamaan mengirimkan dua executable berbeda ke server fisik yang sama, menargetkan dua organisasi berbeda yang dihosting secara virtual di sana.

Meskipun grup tersebut salah dalam memahami server yang terinfeksi sebagai dua sistem fisik yang berbeda, penyerang meninggalkan jejak yang penting untuk menentukan gaya operasi BlackCat.

Peneliti Kaspersky menyimpulkan bahwa aktor tersebut mengeksploitasi risiko aset bersama di seluruh sumber daya cloud.

Selain itu, dalam hal ini, grup juga mengirimkan file batch Mimikatz bersama dengan executable dan utilitas pemulihan kata sandi jaringan Nirsoft.

Pengetahuan tentang pengembangan malware, contoh baru yang ditulis dari awal dalam bahasa pemrograman yang tidak biasa, dan pengalaman dalam memelihara infrastruktur, telah mengubah grup BlackCat menjadi pemain utama di pasar ransomware.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI