Telkom Ungkap Faktor Yang Diduga Penyebab Gangguan Jaringan di Papua

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Selasa, 10 Mei 2022 | 22:10 WIB
Telkom Ungkap Faktor Yang Diduga Penyebab Gangguan Jaringan di Papua
Direktur Network dan IT Solution PT Telkom Herlan Wijanarko (kanan) menjelaskan kendala layanan Telkom di Papua pada Selasa (10/5/2022). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Dirut Network dan IT Solution PT Telkom Herlan Wijanarko mengungkapkan saat ini gangguan jaringan di Papua disebabkan dari Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) rute Merauke-Timika. Dugaannya ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan internet di wilayah tersebut.

"Secara historis, kabel laut ini banyak faktor gangguannya. Pertama adalah kondisi geografis alam. Kita kan ada di jalur gunung berapi. Jadi ada gunung berapi bawah laut yang ada di sekitar Papua," kata Herlan dalam konferensi pers virtual di Kantor Kominfo di Jakarta, Selasa (10/5/2022).

Faktor kedua masih dari alam, yakni terjadinya longsor di bawah laut. Sementara faktor ketiga bisa berasal dari aktivitas manusia.

"Ada juga kegiatan dari teman-teman nelayan. Biasanya di laut dangkal, ada jangkar dan perangkap ikan yang bisa nyangkut di kabel bawah laut Telkom," ujar dia.

"Faktor kemungkinan ini bisa banyak, nanti bisa ketahuan kalau sudah diangkat (kabelnya)," sambung Herlan.

Ia mengungkapkan, kabel laut Telkom saat ini memiliki total fiber optik sepanjang 178.000 km yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sementara segmen lautnya di domestik ada sekitar 24.000 km.

"Itu kita pantau terus. Jadi ada banyak potensi gangguan dan sekarang kita sedang dalam kasus itu," klaim dia.

Herlan mengungkapkan, di tanggal 11 Mei nanti, kapal perbaikan akan mulai berlayar ke Merauke. Tanggal sampai kapal tersebut ke sana kira-kira terjadi pada 21 Mei, yang dilanjutkan ke lokasi sehari setelahnya.

"Jadi tanggal 23 Mei akan mulai repair di area Merauke. Kalau cuaca lancar, angin mendukung, dalam tiga hari akan bisa diselesaikan. Nah tanggal 26 Mei kami bisa memperbaiki gangguan kabel laut SKKL Merauke," terang Herlan.

baca juga

Adapun dari pengukurannya, ia mengatakan kalau kabel laut ini diduga putus di jarak 270-an km dari Merauke dengan kedalaman 60 meter. Dari sana, ia berharap bisa memperbaiki gangguan jaringan yang saat ini ada Merauke.

"Kami ingin secepat mungkin me-recovery gangguan di Merauke ini. tapi kami punya keterbatasan, di kapal itu. Mudah-mudahan di akhir bulan semua sudah bisa recovery sampai normal kembali," harap dia.

Sembari menunggu, Telkom juga memiliki cadangan untuk kebutuhan layanan telekomunikasi di Papua. Ada Voice Telkomsel, yang 100 persen bisa dipakai.

"Tapi untuk data internet kami batasi pemakaiannya. Jadi memenuhi kebutuhan prioritas lebih dulu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

Melampaui Kompetisi, IFRC 2026 Perkuat Budaya Keselamatan di Tanah Papua

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, NeutraDC Ungkap Strategi di Sovereign Tech Summit 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:46 WIB

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Telkom Perkuat ESG lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill

Telkom Perkuat ESG lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Mitratel Perluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Terkini

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Audiensi Aliansi Jogja Memanggil dan Pemda DIY Buntu, Tuntutan Upah Layak Tak Dijawab Tegas

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Pencabutan Bea Keluar Ekspor Emas Hanya Rumor Belaka

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:42 WIB

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

PEVC 2026 Dorong Indonesia Jadi Pemain Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Pertamina Ajak Anak Muda Jadi Penggerak Inovasi Indonesia di Momentum Sumpah Pemuda

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:37 WIB

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

Transjakarta Masih Rekayasa Operasional Imbas Demo Bundaran HI, 20 Rute Terdampak

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

Siswa Sekolah Rakyat Pimpin Ribuan Peserta Ikrarkan Sumpah Pemuda

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Respon Djarum Setelah Kantor Digeledah KPK Soal Dugaan Korupsi Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

×