Apakah Pancasila Buah Pikiran Soekarno Semata?

Liberty Jemadu

Rabu, 01 Juni 2022 | 17:34 WIB
Apakah Pancasila Buah Pikiran Soekarno Semata?
Budayawan membawa pusaka dan foto Presiden Soekarno saat upacara tradisi Bedhol Pusaka di halaman Museum Istana Gebang Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (31/5/2022) malam. Acara ini digelar jelang peringatan hari lahir Pancasila. [Antara/Irfan Anshori]

Suara.com - Sejak 2016, Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni. Pemerintah, melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, juga menetapkan hari lahir Pancasila tersebut sebagai hari Libur nasional.

Perumusan Pancasila tak lepas dari hasil sidang Badan Penyelidikan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945 berdasarkan pidato yang disampaikan oleh Soekarno, presiden Republik Indonesia pertama.

Berbagai catatan sejarah menyebutkan ada tiga tokoh yang merumuskan usulan dasar negara saat itu, yakni Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo. Namun, dari ketiga tokoh tersebut, hanya pemikiran Soekarno yang mendapat apresiasi secara aklamasi dan hingga kini Pancasila dianggap sebagai keunggulan pemikiran Soekarno saja.

Padahal, para pakar sejarah mengatakan bahwa proses perumusan Pancasila dilakukan melalui beberapa tahapan persidangan dan dua tokoh lainnya juga berperan besar dalam lahirnya Pancasila tersebut.

Menurut Paisol Burlian, Guru Besar Ilmu Hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, kita tidak dapat mengganggap Pancasila sebagai pemikiran Soekarno semata. Sebelum Soekarno berpidato pada tanggal 1 Juni 1945, Moh. Yamin dan Soepomo lebih dulu berpidato, masing-masing pada 29 Mei dan 31 Mei 1945. Ia menyumbangkan hasil pemikiran ideologi kebangsaan yang kini ada pada nilai-nilai Pancasila tersebut.

Pada 29 Mei 1945, Yamin dalam sidang BPUPKI mencetuskan lima asas sebagai dasar bagi Indonesia merdeka, yaitu peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ke-Tuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Kemudian, pada 31 Mei 1945, Soepomo menjabarkan usulannya terkait dasar negara, yakni persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir dan batin, musyawarah, dan keadilan rakyat.

Pada 1 Juni 1945, barulah Soekarno menjabarkan usulannya, yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dari rincian di atas, jelas bahwa pidato-pidato ketiga tokoh tersebut menunjukkan kesamaan pandangan tentang ideologi kebangsaan, ketuhanan, hubungan kebangsaan dan demokrasi.

baca juga

Yang terlihat berbeda adalah Soekarno menempatkan prinsip Ketuhanan di akhir. Hal ini karena, menurut Paisol, Soekarno melihat kondisi bangsa Indonesia pasca merdeka dari jajahan Jepang kemudian diikuti ancaman jajahan kembali dari bangsa Belanda.

Menurut Paisol, Soekarno berupaya membangun semangat bangsa Indonesia dengan meletakkan asas nasionalisme pada urutan pertama, prinsip Ketuhanan diletakkan pada urutan terakhir sebagai pengunci dan penguat asas-asas sebelumnya.

Asvi Warman Adam, sejarawan dan peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga mengatakan bahwa Yamin telah berpidato sebelum Soekarno. Soepomo pun telah menguraikan soal dasar negara. Namun, saat itu hanya Soekarno yang secara eksplisit menyampaikan gagasan nama Pancasila itu sendiri sebagai dasar negara.

Menurut Asvi, saat itu Yamin berpidato amat singkat, sementara Soepomo pada dasarnya bukan berbicara tentang dasar negara, melainkan syarat-syarat berdirinya sebuah negara, yakni adanya wilayah, penduduk dan pemerintahan.

Pertanyaan seputar siapa pencetus Pancasila memang sempat menjadi kontroversi dan perdebatan. Menurut Asvi, kontroversi tersebut berawal dari buku tipis berjudul “Naskah Proklamasi jang otentik dan Rumusan Pancasila jang otentik” yang ditulis oleh sejarawan ABRI bernama Nugroho Notosusanto. Buku ini diterbitkan oleh Pusat Sejarah ABRI, Departemen Pertahanan-Keamanan, pada tahun 1971.

Nugroho sendiri pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa rezim pemerintahan Soeharto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk

Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Mampukah Indonesia Bangkit? Mencari Jalan Keluar dari Krisis

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kritik Tajam di Buku Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno-Hatta

Kritik Tajam di Buku Kita Lebih Bodoh dari Generasi Soekarno-Hatta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

Sempat Kabur ke Seoul! Buronan Penyelundup iPhone Senilai Rp253 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Gapura Angkasa - Turkish Cargo Sign Cargo Handling Service Agremeent for Cengkareng and Denpasar

Gapura Angkasa - Turkish Cargo Sign Cargo Handling Service Agremeent for Cengkareng and Denpasar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Rilis Sebuah Mahakarya di Hari Kesaktian Pancasila

Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Rilis Sebuah Mahakarya di Hari Kesaktian Pancasila

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Jelang Uji Calon Kapolri, Listyo Masih Dampingi Prabowo dan Ngobrol dengan Gibran di Lubang Buaya

Jelang Uji Calon Kapolri, Listyo Masih Dampingi Prabowo dan Ngobrol dengan Gibran di Lubang Buaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×