EA Umumkan Sistem Anti Cheat Game PC

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 14 September 2022 | 07:38 WIB
EA Umumkan Sistem Anti Cheat Game PC
Ilustrasi Bermain Game di PC (Unsplash/Sean Do)

Suara.com - Electronic Arts (EA) meluncurkan sistem anti cheat tingkat kernel baru untuk game PC-nya.

EA Anti Cheat (EAAC) akan debut pertama kali di FIFA 23 nanti musim gugur ini dan merupakan sistem anti cheat khusus yang dikembangkan sendiri oleh pengembang EA.

Sistem ini dirancang untuk melindungi game EA dari gangguan dan kecurangan.

EA mengatakan, itu tidak akan menambahkan anti cheat ke setiap game dan memperlakukan implementasinya berdasarkan kasus per kasus.

"Pengembang cheat PC semakin berpindah ke kernel, jadi kami perlu memiliki perlindungan mode kernel untuk memastikan permainan yang adil dan menangani pengembang cheat PC di lapangan yang sama,” jelas Elise Murphy, direktur senior keamanan game dan anti cheat di EA.

Dia menambahkan, sebagai gamer video yang cenderung teknologi, penting bagi untuk memastikan bahwa anti cheat kernel yang disertakan dalam game, fokus pada privasi dan keamanan gamer kami yang menggunakan PC.

Electronic Arts. [EA]. [Shutterstock]
Electronic Arts. [EA]. [Shutterstock]

Sistem anti cheat tingkat kernel telah menuai kritik dari pendukung privasi dan keamanan, karena driver yang digunakan sistem ini rumit dan berjalan pada tingkat yang sangat tinggi.

Sehingga jika ada masalah keamanan, maka pengembang harus sangat cepat untuk mengatasinya.

EA mengatakan, perlindungan tingkat kernel "sangat penting" untuk game kompetitif seperti FIFA 23, karena cheat yang ada beroperasi di ruang kernel.

Baca Juga: Sapa Komunitas FIFA Mobile, EA Gelar FIFA Mobile CEW - Series 5 di Bandung

Sehingga game yang berjalan dalam mode pengguna biasa tidak dapat mendeteksi bahwa sedang terjadi gangguan atau kecurangan.

“Sayangnya, beberapa tahun terakhir telah melihat peningkatan besar dalam cheat dan teknik cheat yang beroperasi dalam mode kernel, jadi satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mendeteksi dan memblokir ini adalah dengan mengoperasikan anti-cheat kami di sana juga,” jelas Murphy.

Sistem anti cheat EA akan berjalan di level kernel dan hanya berjalan ketika game dengan perlindungan EAAC sedang berjalan.

EA mengatakan bahwa proses anti cheat ditutup setelah game selesai dan bahwa anti-cheat akan terbatas pada data apa yang dikumpulkannya di sistem.

“EAAC tidak mengumpulkan informasi apa pun tentang riwayat penelusuran Anda, aplikasi yang tidak terhubung ke game EA, atau apa pun yang tidak terkait langsung dengan perlindungan anti-cheat,” kata Murphy.

Dilansir laman The Verge, Rabu (14/9/2022), sistem anti cheat tingkat kernel menjadi semakin umum akhir-akhir ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI